Bukittinggi,BeritaSumbar.com,-Kota Bukittinggi kembali digegerkan dengan aksi kriminal perampokan. kawanan rampok berhasil menggondol perhiasan 5 emas, uang tunai Rp 8 juta dan HP android merek Asus, milik Nur Henim (56) warga Ipuah Mandiangin Campago Ipuh Kecamatan MKS Kota Bukittinggi. Kejadian ini menimpa Nur Henim, Selasa (25/02) sekitar pukul 05.45 WIB, di belakang Masjid Baitul Jalal.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso, melalui Kasubag Humas Polres Bukittinggi AKP Robinhot Sitinjak membenarkan peristiwa tersebut. Peristiwa ini diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat di lokasi kejadian yang memberitahukan adanya perampokan yang dialami oleh Nur Henim ke Polsek Kota Bukittinggi.

“Jajaran Polsek Kota Bukittinggi yang mendapatkan informasi tersebut langsung terjun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan serta penyidikan tentang peristiwa perampokan dan membawa koran Rumah Sakit (RS) Ahmad Muchtar karena mendapat kekerasan dari rampok tersebut,” tuturnya.

Menurut keterangan korban, Nur Henim, Selasa pagi tersebut sekitar Pukul 05.45 WIB ia ingin pergi ke Pasar untuk membeli kebutuhan rumah tangganya. Ketika berada di belakang Masjid Baitul Jalal Jangkak Kelurahan Campago Ipuh tiba-tiba saja 3 orang pria yang tidak ia kenal dengan menggunakan sepeda motor langsung menghadang dirinya.

“Usai menghadang korban, tiga pelaku langsung mengambil paksa tas sandang yang berisi barang- barang berharganya. Ketika korban coba melawan, salah satu pelaku memukul bagian kepala korban hingga terjatuh. Ketika itu, pelaku merampas barang barang milik korban,” jelas AKP. Robinhot.

Saat ini jajaran Polres Bukittinggi masih melakukan penyelidikan serta mengumpulkan saksi-saksi dilapangan, serta barang bukti di TKP. Sementara, korban ditaksir mengalami kerugian Rp 17,5 juta.

“Untuk korban sendiri masih dalam perawatan intensif di RSAM, karena masih trauma berat dan luka di bagian wajahnya. Kami dari kepolisian masih melakukan penyelidikan dan semoga pelaku bisa kita tangkap segera,” tegasnya.( kaba12.co.id )

loading...