28 C
Padang
Selasa, Oktober 19, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Efendri Eka Saputra Sukses Memasyarakatkan Jaksa
E

Kategori -
- Advertisement -

Sijunjung,BeritaSumbar.com,-Meskipun baru menjabat 3 bulan sebagai Kepala Kejari Sijunjung, nama Efendri Eka Saputra tidak asing lagi di telinga masyarakat Sijunjung. Bagaimana tidak. Ditengah-tengah kesibukannya, Kejari yang akrab dipanggil pak Eka ini selalu sempatkan bersilaturrahmi dengan masyarakat. Terkadang beliau tidak segan untuk berdiskusi dengan masyarakat di lapau-lapau. Banyak kalangan mengakui, Efendri Eka Saputra sangat Low Profile dan sangat komukatif.

Dulunya, Image Kejari di mata masyarakat sebagai tempat yang sangat asing dan menakutkan. Kini beliau sukses mengubah wajah Kajari menjadi tempat yang sangat nyaman dan humanis.
“Dulu Kantor Kejari ini bagi sebagian orang adalah tempat yang menakutkan. Berdiskusi dan bersilaturrahmi dengan kepala kajari itu sangat sulit. Kini image itu mampu beliau ubah menjadi tempat yang sangat humanis. Beliau juga sukses melakukan transpormasi pelayanan Publik sesuai perkembangan zaman.

Ada Aplikasi KLIK OKE yang beliau luncurkan untuk menampung aspirasi, saran dan pengaduan masyarakat. Bahkan beliau juga menyediakan tempat pelayanan publik. Bagi saya, Beliau sukses mamsyarakatkan jaksa. Inilah tugas Kejaksaan yang sesungguhnya”, Terang Harbi Hanif Burdha,Ketua KNPI Sijunjung.

Namun, dibalik kelembutan itu tentunya beliau sangat tegas dan berintegritas. Dalam menjalankan Tugas sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sijunjung, beliau tidak main-main. Ada beberapa kasus yang sedang beliau tangani dan tergolong kelas kakap kalau untuk Tingkat Kabupaten/Kota.

Secara Sosial, beliau juga manusia biasa. Butuh kawan, sahabat dan keluarga. Tapi dalam menjalankan Tugas, beliau sangat tegas. Kalau ada yang salah beliau tindak. Karena tugas Kejaksaan adalah melakukan Pencegahan dan Penindakan. Sebelum sampai level penindakan,beliau mengupayakan langkah pencegahan. Karena kesuksesan kejaksaan bukan tergantung banyak kasus yang ditangani. Tapi seberapa kuat pencegahan dilakukan, sampai seluruh elemen masyarakat sadar akan hukum. (H2B)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img