25 C
Padang
Monday, November 30, 2020
Beritasumbar.com

Dua Siswa Payakumbuh Terkendala Biaya Ke Amerika
D

Kategori -

Dua orang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Payakumbuh, akan bertolak ke Amerika pada minggu ke dua bulan oktober mendatang. Mereka adalah Bob Marta dan Uswatun Hasanah Yude. Mereka akan mengikuti program “Future Leader of Indonesia” hasil kerjasama lembaga swadaya masyarakat (LSM) Indonesia Motiv dengan Northtern Illinois University. Namun, kendala biaya yang harus ditanggung oleh kedua siswa ini, membuat mereka merasa pesimis untuk bisa berangkat. Perihalnya, LSM Indonesia Motiv hanya bisa menanggung biaya sebanyak 30% saja. Sedangkan, kekurangan biaya yang harus mereka penuhi berkisar Rp. 45 juta per orang.

Untuk itu, kedua siswa berprestasi yang berasal dari SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Payakumbuh, mendatangi Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, di Balaikota Payakumbuh, Rabu (13/5). Mereka didampingi Kadisdik Hasan Basri dan Kepsek masing-masing, yaitu Resnulius dan Irma Takarina.

Dihadapan Wako Riza, Bob Marta yang duduk di kelas XI MIA (Matematika dan Ilmu Alam) SMA Negeri 1 ini menerangkan, bahwa mereka berdua berhasil terpilih sebagai siswa yang berkesempatan berangkat ke Amerika Serikat, tepatnya Kota Chicago, untuk mengikuti programleadership atau pelatihan kepemimpinan yang digagas oleh LSM Indonesia Motiv bekerjasama dengan Northtern Illinois University. Selain itu, tambah Uswatun Hasanah, siswa kelas X SMA Negeri 2 ini, mereka akan digembleng selama 1 (satu) bulan yang dimulai pada pertengahan bulan Oktober hingga Nopember mendatang.

“Pihak penyelenggara program, yakni Indonesia Motiv hanya bisa membantu biaya per peserta sebanyak 30 %, selebihnya diupayakan oleh masing-masing peserta. Untuk itu, kami memohon kebijaksanaan Bapak Walikota untuk bisa membantu kami” ujar Bob yang diamini oleh Hana.

Disamping itu, kata Bob, mereka termasuk dalam 10 orang peserta yang berasal dari Propinsi Sumatera Barat. Sedangkan, jumlah peserta se-Indonesia yang akan mengikuti program ini yaitu 25 orang. Mereka berdua sebelumnya telah melalui tahap seleksi yang cukup ketat yang berlangsung 2 tahap. Dimulai dari bulan Maret 2015 yang lalu, mereka juga harus menyingkirkan 15 orang siswa asal Kota Payakumbuh lainnya yang juga mengikuti seleksi ini.

Menanggapi hal tersebut, Wako Riza Falepi menyambut positif atas keberhasilan dua siswa ini. Wako berharap agar keberhasilan ini jangan sampai terlewatkan. Apalagi kesempatan ini tidak dapat diraih dengan mudah. “Kita merasa bangga dengan keberhasilan para siswa ini, dengan mendapat kesempatan untuk belajar ke negeri orang. Kesempatan untuk belajar ke luar negeri ini harus dipergunakan semaksimal mungkin. Wawasan dan pengalaman mereka akan bertambah. Apalagi, belajar untuk menjadi pemimpin Indonesia di masa depan. Tentunya akan menghasilkan SDM-SDM yang berkualitas” ujar Wako Riza.

Wako Riza melalui Dinas Pendidikan akan berkoordinasi dengan dinas instansi lainnya maupun dengan BUMN ataupun BUMD yang ada di Kota Payakumbuh. “Untuk kekurangan biaya ini, Pemko akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Mudah-mudahan kekurangan ini bisa kita tutupi bersama” ujar Wako Riza lagi.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Indikasi Bunuh Diri Relawan Covid-19 China di Brasil, Ada apa dengan Pengujian Klinis Vaksin Covid-19?

Oleh : Ramadhila Sari - Penulis adalah Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Kasus infeksi Covid-19 meningkat di 80 negara sebagian...

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

Gaji THL di Payakumbuh dipastikan berkurang pada 2021

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Meski sempat mendapatkan penolakan dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), gaji Tenaga Harian Lepas di Kota Payakumbuh...

Bumerang Microplastic Di Masa Pandemi

Oleh : Annisa Vitri, Arin Simatupang(Mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Andalas, Padang) Seperti yang kita ketahui dunia...

Pada Debat Kandidat, Paslon DoA Paparkan Pessel Maju Merata Dan Sejahtera

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Debat publik calon bupati dan calon wakil bupati Pesisir Selatan, digeber Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Pesisir Selatan di studio Padang...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...

Peminat KPPS Di Kecamatan VII Koto Padang Pariaman Melimpah

Padang Pariaman, beritasumbar.com -Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan VII Koto Sungai Sariak menyerahkan hasil seleksi calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) oleh...
- Advertisement -