27 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Dicurigai Bermasalah, Pasar Semi Modern Siap Diresmikan
D

Kategori -
- Advertisement -

Sempat dianggap bermasaalah, akhirnya gedung baru pasar semi modern yang berdiri kawasan Pasar Raya Solok siap diresmikan. Dan pemakaian gedung baru pasar semi modern yang dibangun dengan dana APBD Kota Solok senilai Rp18 miliar lebih menunggu persetujuan DPRD Kota Solok.

“Kita menunggu penetapan dan sistim sewa atas kios yang ada di pasar semi modern sebelum diresmikan pemakaiannya. Dan kita masih menunggu persetujuan dewan atas persoalan tersebut,” ungkap Wali Kota Solok, Irzal Ilyas di hadapan sejumlah wartawan di pressroom, Balai Kota Solok, Selasa (13/1).
Terkait persoalan yang pernah mencuat atas pembangunan pasar semi modern yang sempat menjadi perhatian banyak pihak, Irzal Ilyas mengatakan bahwa semua telah tuntas dan tinggal memanfaakan bangunan tersebut bagi para pedagang.

Pasar semi modern yang dibangun dengan dana APBD Kota Solok dengan sistim multiyear dan telah tuntas pembangunannya ditahun 2013 silam, hingga kini masih menunggu kapan bangunan tersebut akan dimanfaatkan. Sebelumnya, pembangunan gedung baru pasar semi modern yang dibangun dilahan bekas kantor Pos dikawasan Pasar Raya Solok sempat menjadi sorotan banyak pihak termasuk DPRD Kota Solok.

Bahkan atas persoalan pembangunan pasar semi modern yang tidak kunjung dimanfaatkan meski telah tuntas pengerjaannya sesuai dengan kontrak kerja pada pertengah 2013 silam, anggota DPRD Kota Solok sempat mengusung penggunaan hak angket dewan. Namun entah kenapa, pengunaan hak angket dewan tersebut “menguap” tanpa ada kejelasan dan muaranya hingga masa bakti anggota DPRD Kota Solok 2009-2014 itu habis.
Penggunaan hak angket dewan sebagai bentuk pengawasan anggota DPRD Kota Solok terhadap kegiatan pembangunan bukan saja kandas dalam kasus pembangunan pasar semi modern yang dianggap bermasaalah.

Penggunaan hak angket dewan juga pernah diusung oleh anggota DPRD Kota Solok atas persoalan pembangunan kolam renang di rumah dinas Wali Kota Solok yang dinilai tidak sesuai dengan peruntukan anggaran kala itu. Namun upaya pengusungan hak angket atas pembangunan kolam renang dirumah dinas Wali Kota Solok itupun kandas ditengah jalan.

Terkait persoalan pembangunan pasar semi modern di kawasan Pasar Raya Solok, juga sempat menjadi perhatian pihak penegak hukum. Bahkan untuk memastikan persoalan tersebut tim dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat sempat turun ke objek perkara. Namun menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Solok, Ir. Ardy Sofyan , memang ada beberapa persoalan yang dianggap tidak sesuai dengan perencanaan dan persoalan tersebut telah ada solusinya.

Kini pemanfaatan gedung baru pasar semi modern dikawasan Pasar Raya Solok tinggal menunggu waktu saja.
Irzal Ilyas berharap dengan pemenfaatan pasar semi modern nantinya, persoalan perdagangan yang terjadi dikawasan Pasar Raya Solok selama ini dapat teratasi. (Posmetro)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img