25 C
Padang
Sabtu, April 17, 2021
Beritasumbar.com

Delapan Kilometer Rute Harus Ditempuh Untuk Bisa Belajar Daring Di Nagari Galugua
D

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Belajar Dirumah dengan metode pembelajaran online atau daring selama penanganan pandemi Covid-19 ini, tidak semua pelajar atau mahasiswa bisa menjalaninya dengan baik. Beberapa daerah atau nagari masih kelabakan untuk bisa melaksanakannya. Alasannya tidak lain karena jangkauan signal internet yang sangat minim bahkan bisa dikatakan tidak ada di daerah mereka. Apalagi daerah mereka jauh dari pusat perkotaan. Sudah dipastikan tidak bisa mengakses jaringan internet layaknya mereka yang ada di kota.
Bagi pelajar dan mahasiswa yang tinggal di perkotaan tentu tidak mengalami persoalan ketika dilakukan pemindahan proses belajar secara online selama pandemi virus korona (Covid-19). Akses serta jaringan bisa didapat di semua lokasi.
Namun hal itu tidak berlaku bagi mereka yang berada di daerah terjauh. Pelajar dan mahasiswa di daerah terisolir terlebih dulu harus berjibaku dan berjuang agar bisa mendapatkan jaringan internet sehingga bisa mengikuti pembelajaran.
Seperti pelajar dan mahasiswa di Kenagarian Galugua Kecamatan Kapur IX Kabupaten Limapuluh Kota yang harus berpacu dengan waktu agar bisa mengudara dan mengikuti PBM online.
Kesulitan jaringan internet itu dirasakan oleh Debi Kifah Anggela, 23, salah satu mahasiswa dari Kenagarian Galugua. Ia harus bekerja ekstra agar bisa mendapatkan akses jaringan internet agar bisa mengikuti perkuliahan online.
Mahasiswa Jurusan Sistem Informasi STMIK Indonesia Padang itu menceritakan, kalau ia sudah mulai mengikuti proses perkuliahan secara online sejak 13 April 2020.
“Ya, sejak dikeluarkannya keputusan dari pihak kampus untuk meliburkan aktivitas kuliah di kampus dan belajar secara online akibat merebaknya virus Covid-19, saya pulang ke rumah dan mulai kuliah secara online,” jelasnya. seperti dilansir dari akun kapurix.com
Secara pribadi pembelajaran secara daring bukanlah hal yang baru. Bahkan hampir setiap hari ia lakukan selama di kampus. Namun yang jadi permasalahan saat berada di kampung halaman karena jaringan internet sulit untuk didapatkan.
“Apa pun jenis provider kartunya, maka kalau sudah sampai di sini, sinyal bakal hilang. Jangankan mengakses internet, nelepon pun kadang-kadang susah,” ungkapnya.
Pemuda yang akrab disapa Deby itu melanjutkan, untuk tetap bisa mengikuti pembelajaran secara online, ia bersama para pelajar dan mahasiswa lain harus menempuh jarak sekitar delapan kilometer ke tempat yang ada akses internetnya. “Lokasi tersebut berada di daerah dataran tinggi seperti perbukitan,” tukasnya.
Akan tetapi, tidak hanya jarak yang cukup jauh yang harus ditempuh. Akses menuju lokasi tersebut sangat sulit lantaran berada di dataran tinggi. Belum lagi akses jalan menuju lokasi yang berlubang-lubang sehingga jika tidak fokus sedikit maka risikonya akan tersungkur.
“Hampir setiap hari jalanan yang harus kami lewati berlubang, lumpur, dan berkubang. Ibaratnya kita seperti bertaruh nyawa agar bisa mendapatkan sinyal internet untuk mengikuti pembelajaran online,” tutur Deby kepada kapurix.com
Ia menjelaskan, saat tiba di lokasi, hanya ada beberapa pepohonan rindang dan satu rumah kayu. Di lokasi tersebut lebih kurang setiap harinya ada sebanyak 10 sampai 20 siswa yang belajar secara online. “Rata-rata kami membawa buku pelajaran, telepon genggam dan laptop untuk membuat tugas atau mengikuti pembelajaran,” jelasnya.

Ditambah lagi jalan yang masih kurang bagus untuk menuju kesana, disaat musim hujan seperti ini. Kemudian, biasanya para siswa dan mahasiswa mendatangi lokasi tersebut mulai dari pukul 10.00 sampai pukul 16.00. Jika terlalu sore maka suasana semakin gelap karena tidak ada lampu penerangan.
Jaringan internet di lokasi tersebut bisa dikatakan lumayan bagus karena sudah berada dalam format jaringan 4G. Akan tetapi, jika listrik mati dan cuaca menjadi hujan, maka jaringan internet di lokasi itu juga otomatis terganggu bahkan mati.
“Jadi kita juga bergantung pada kondisi alam dan sambungan listrik. Selama baik-baik saja, ya bisa dikatakan jaringan di sini lumayan bagus,” ujarnya.
Para siswa dan mahasiswa pun harus mengerjakan tugas mereka lebih cepat agar tidak keburu malam hari. Pasalnya, pada malam hari tidak ada seorang pun yang berani di lokasi tersebut karena tidak ada penerangan. “Kami harus mengirim tugas yang misalnya harus dikumpulkan pada malam hari, maka kami kirim siang atau sore hari,” ungkapnya.
Deby menambahkan, misalnya lupa untuk membuat tugas dan dirinya sudah pulang ke rumah, maka ia akan menghubungi dosen mengajar untuk diberikan toleransi agar mengumpulkan tugas pada pagi harinya.
“Jadi dari rumah kita berusaha menelepon dosen bahwasanya tugas tidak bisa dikumpulkan pada malam hari lantaran tidak ada sinyal. Beruntung para dosen selama ini sangat perhatian,” jelasnya.
Pastinya dengan segala kesulitan, suka dan duka yang dialami selama mengikuti pembelajaran secara online harus diterima sebagai bagian dalam pembelajaran hidup. “Yang jelas bagi kami di sini, meskipun susah mencari jaringan internet, lokasi jauh dan ekstrem. Selagi masih bisa belajar di sana, maka akan kami tempuh dan lalui dengan semangat,” tukasnya.
Ia pun berharap adanya perhatian dari pemerintah atau instansi terkait terhadap jaringan internet di kampung mereka agar hak untuk mendapatkan pelajaran secara online juga bisa dirasakan. ( kapurix.com )

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

BNPT Gandeng Pemuka Agama untuk Cegah Pengaruh Radikal Terorisme pada Generasi Milenial

Generasi milenial sangat rentan terpengaruh pada paham radikal terorisme yang menjadi misi bagi organisasi terlarang dunia, seperti ISIS dan Wahabi. Guna mencegah hal tersebut, Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjasama dengan Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema ‘Kebhinekaan Penyelamat Bangsa’, pada Jumat malam (9/4/2021) di Taman Miniatur 99 Masjid Dunia, Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
- Advertisement -

Dipercaya Jadi Pengisi Soundtrack Film, Heniikun Bay Optimis Rilis Album Trilogy ke Dua

Eksistensi Heniikun Bay punya daya tarik tersendiri bagi para penikmat musik di Tanah Air pada saat ini. Kesuksesan grup musik asal Kota Yogyakarta tersebut merilis Extended Play (EP) album trilogy pertama Hexalogy Yakin Wae, membuat mereka optimis untuk meluncurkan album trilogy ke dua yang akan dirilis pada Senin 12 April 2021 di channel YouTube Prima Founder TV.

Wali Kota Riza Falepi Tutup Objek Wisata Selama Balimau Dan Libur Lebaran

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Menyambut bulan Suci Ramadhan setiap tahunannya, ada adat istiadat dan budaya yang berkembang ditengah-tengah masyarakat, namanya ”Potang Balimau” yang dilaksanakan di lokasi-lokasi objek wisata sebagai bentuk mensucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa. Ada juga tradisi pulang basamo untuk merayakan hari lebaran bersama saudara dan kerabat.
- Advertisement -

Startup Milenial Bekerja Membangun Negeri: Pelatihan Gratis Digital Marketing dengan Instagram untuk KUMKM se-Indonesia

Startup digital agency Dig.It.All untuk keseskian kalinya kembali berkontribusi dalam pengembangan kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menegah (KUMKM) yang sedang berupaya melakukan transformasi, dari bisnis tradisional brick and mortar menjadi bisnis yang mampu memanfaatkan peluang dari geliat pertumbuhan pasar online.

Diusia 180 Tahun Usung Perwujudan Limapuluh Kota Yang Madani,Beradar dan Berbudaya Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu dari sembilan belas Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 3.354,30 Km² . Kabupaten Lima Puluh kota terdiri dari 13 Kecamatan, 79 Nagari, dan 401 Jorong.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...

Berusaha Kabur, DPO Narkoba Ini Tewas Ditembak Polisi

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- E Pria 32 tahun asal Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota tewas terkena timah panas Tim Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota. Pria yang berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) tersebut berusaha meloloskan diri dari kepungan pihak berwajib pada Selasa 13/4 kemaren dengan meloncat dari lantai 2 rumahnya.

Diusia 180 Tahun Usung Perwujudan Limapuluh Kota Yang Madani,Beradar dan Berbudaya Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu dari sembilan belas Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 3.354,30 Km² . Kabupaten Lima Puluh kota terdiri dari 13 Kecamatan, 79 Nagari, dan 401 Jorong.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa Kunjungi Lima Puluh Kota

Lima puluh Kota, BeritaSumbar.com,- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Lima Puluh Kota, Jumat, (9/4/2021). Turut hadir Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Anggota DPR RI Rezka Oktoberia dan Nurhayati, Bupati Lima Puluh Kota, Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Forkopimda, dan Kepala OPD.

Pasca Bencana Angin Kencang, Kantor Wali Nagari Sungai Balantiak Belum Diperbaiki.

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Angin kencang yang terjadi beberapa hari yang lalu mengakibatkan rusaknya Kantor Walinagari Sungai Balantiak Kecamatan Akabiluru Kabupaten 50Kota. Sebagian atap kantor tersebut terbang dibawa angin dan salah satu gonjongnya patah.

Atlit Tenis Meja Limapuluh Kota Lolos Ke Tingkat Nasional di Ajang Pekan Olahraga Pelajar

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com, - Atlit tenis meja putri asal Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Ulfah Septy Annisa, dipastikan lolos ke tingkat nasional dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang digelar di Kota Padang sejak 6-8 April 2021 kemarin.

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...
- Advertisement -