24 C
Padang
Minggu, Januari 17, 2021
Beritasumbar.com

Delapan Kilometer Rute Harus Ditempuh Untuk Bisa Belajar Daring Di Nagari Galugua
D

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Belajar Dirumah dengan metode pembelajaran online atau daring selama penanganan pandemi Covid-19 ini, tidak semua pelajar atau mahasiswa bisa menjalaninya dengan baik. Beberapa daerah atau nagari masih kelabakan untuk bisa melaksanakannya. Alasannya tidak lain karena jangkauan signal internet yang sangat minim bahkan bisa dikatakan tidak ada di daerah mereka. Apalagi daerah mereka jauh dari pusat perkotaan. Sudah dipastikan tidak bisa mengakses jaringan internet layaknya mereka yang ada di kota.
Bagi pelajar dan mahasiswa yang tinggal di perkotaan tentu tidak mengalami persoalan ketika dilakukan pemindahan proses belajar secara online selama pandemi virus korona (Covid-19). Akses serta jaringan bisa didapat di semua lokasi.
Namun hal itu tidak berlaku bagi mereka yang berada di daerah terjauh. Pelajar dan mahasiswa di daerah terisolir terlebih dulu harus berjibaku dan berjuang agar bisa mendapatkan jaringan internet sehingga bisa mengikuti pembelajaran.
Seperti pelajar dan mahasiswa di Kenagarian Galugua Kecamatan Kapur IX Kabupaten Limapuluh Kota yang harus berpacu dengan waktu agar bisa mengudara dan mengikuti PBM online.
Kesulitan jaringan internet itu dirasakan oleh Debi Kifah Anggela, 23, salah satu mahasiswa dari Kenagarian Galugua. Ia harus bekerja ekstra agar bisa mendapatkan akses jaringan internet agar bisa mengikuti perkuliahan online.
Mahasiswa Jurusan Sistem Informasi STMIK Indonesia Padang itu menceritakan, kalau ia sudah mulai mengikuti proses perkuliahan secara online sejak 13 April 2020.
“Ya, sejak dikeluarkannya keputusan dari pihak kampus untuk meliburkan aktivitas kuliah di kampus dan belajar secara online akibat merebaknya virus Covid-19, saya pulang ke rumah dan mulai kuliah secara online,” jelasnya. seperti dilansir dari akun kapurix.com
Secara pribadi pembelajaran secara daring bukanlah hal yang baru. Bahkan hampir setiap hari ia lakukan selama di kampus. Namun yang jadi permasalahan saat berada di kampung halaman karena jaringan internet sulit untuk didapatkan.
“Apa pun jenis provider kartunya, maka kalau sudah sampai di sini, sinyal bakal hilang. Jangankan mengakses internet, nelepon pun kadang-kadang susah,” ungkapnya.
Pemuda yang akrab disapa Deby itu melanjutkan, untuk tetap bisa mengikuti pembelajaran secara online, ia bersama para pelajar dan mahasiswa lain harus menempuh jarak sekitar delapan kilometer ke tempat yang ada akses internetnya. “Lokasi tersebut berada di daerah dataran tinggi seperti perbukitan,” tukasnya.
Akan tetapi, tidak hanya jarak yang cukup jauh yang harus ditempuh. Akses menuju lokasi tersebut sangat sulit lantaran berada di dataran tinggi. Belum lagi akses jalan menuju lokasi yang berlubang-lubang sehingga jika tidak fokus sedikit maka risikonya akan tersungkur.
“Hampir setiap hari jalanan yang harus kami lewati berlubang, lumpur, dan berkubang. Ibaratnya kita seperti bertaruh nyawa agar bisa mendapatkan sinyal internet untuk mengikuti pembelajaran online,” tutur Deby kepada kapurix.com
Ia menjelaskan, saat tiba di lokasi, hanya ada beberapa pepohonan rindang dan satu rumah kayu. Di lokasi tersebut lebih kurang setiap harinya ada sebanyak 10 sampai 20 siswa yang belajar secara online. “Rata-rata kami membawa buku pelajaran, telepon genggam dan laptop untuk membuat tugas atau mengikuti pembelajaran,” jelasnya.

Ditambah lagi jalan yang masih kurang bagus untuk menuju kesana, disaat musim hujan seperti ini. Kemudian, biasanya para siswa dan mahasiswa mendatangi lokasi tersebut mulai dari pukul 10.00 sampai pukul 16.00. Jika terlalu sore maka suasana semakin gelap karena tidak ada lampu penerangan.
Jaringan internet di lokasi tersebut bisa dikatakan lumayan bagus karena sudah berada dalam format jaringan 4G. Akan tetapi, jika listrik mati dan cuaca menjadi hujan, maka jaringan internet di lokasi itu juga otomatis terganggu bahkan mati.
“Jadi kita juga bergantung pada kondisi alam dan sambungan listrik. Selama baik-baik saja, ya bisa dikatakan jaringan di sini lumayan bagus,” ujarnya.
Para siswa dan mahasiswa pun harus mengerjakan tugas mereka lebih cepat agar tidak keburu malam hari. Pasalnya, pada malam hari tidak ada seorang pun yang berani di lokasi tersebut karena tidak ada penerangan. “Kami harus mengirim tugas yang misalnya harus dikumpulkan pada malam hari, maka kami kirim siang atau sore hari,” ungkapnya.
Deby menambahkan, misalnya lupa untuk membuat tugas dan dirinya sudah pulang ke rumah, maka ia akan menghubungi dosen mengajar untuk diberikan toleransi agar mengumpulkan tugas pada pagi harinya.
“Jadi dari rumah kita berusaha menelepon dosen bahwasanya tugas tidak bisa dikumpulkan pada malam hari lantaran tidak ada sinyal. Beruntung para dosen selama ini sangat perhatian,” jelasnya.
Pastinya dengan segala kesulitan, suka dan duka yang dialami selama mengikuti pembelajaran secara online harus diterima sebagai bagian dalam pembelajaran hidup. “Yang jelas bagi kami di sini, meskipun susah mencari jaringan internet, lokasi jauh dan ekstrem. Selagi masih bisa belajar di sana, maka akan kami tempuh dan lalui dengan semangat,” tukasnya.
Ia pun berharap adanya perhatian dari pemerintah atau instansi terkait terhadap jaringan internet di kampung mereka agar hak untuk mendapatkan pelajaran secara online juga bisa dirasakan. ( kapurix.com )

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

BPC. HIPMI Pessel Periode 2021 – 2024 dilantik

Para pengusaha muda di Kabupaten Pesisir Selatan diajak untuk lebih bersatu lagi dalam suatu wadah atau organisasi. Ini diperlukan untuk lebih memproteksi para pengusaha muda hingga meningkatkan kompetensinya.
- Advertisement -

Enam Penambang Emas Tertimbun Longsor Di Solok Selatan, Dua Meninggal

Padang Aro, beritasumbar.com - Akibat curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir, sebanyak enam orang penambang emas asal Jawa Tengah tertimbun longsor di...

Tingkatkan Pelayanan, Di Payakumbuh Buku KIR Ditiadakan, Diganti Smart Card

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Perhubungan (Dishub) untuk meningkatkan layanan kepengurusan pengujian kendaraan bermotor KIR atau uji kelayakan kendaraan pada kendaraan umum, baik itu angkutan umum maupun kendaraan barang. Sehingga, sekarang telah diterapkan sistem Smart Card (Kartu Pintar) KIR.
- Advertisement -

Laga Divisi 3 Turnamen Nusa Bersinar Cup Di NDB Ditutup Wawako Erwin Yunaz

Wakil Wali Kota Erwin Yunaz tidak setengah-setengah memberikan support kepada pemain dan panitia sejak Turnamen Nusa Bersinar CUP dihelat pertengahan Desember tahun lalu. Laga Divisi 3 yang dibuka dan diresmikan orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu, juga ditutupnya dengan menyerahkan hadiah langsung kepada sang pemenang, Kamis (8/1) malam, di lapangan Badminton Outdoor Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Kecamatan Payakumbuh Barat.

Turun Tinjau Lokasi Banjir Dan Longsor, Kapolres Pessel Serahkan Bantuan

Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo, S.Ik turun menuju lokasi longsor di Kampung Langgai, Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. Lokasi longsor ini ada sekitar 35 km dari jalan nasional yang melintasi kabupaten ini.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Peringatan Peristiwa Situjuah Diisi Dengan Ziarah Dan Tabur Bunga

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan peristiwa Situjuah ke-72 tahun 2021, Jumat (15/1/2021), berlangsung secara sederhana. Bila sebelumnya acara diawali dengan upacara dan berbagai atraksi, kali ini hanya berupa ziarah dan tabur bunga di makam Lurah Kincia Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Limo Nagari.

Irfendi Arbi Serahkan APD Bantuan Donatur

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi menyerahkan bantuan mesin hand sprayer, cairan desinfektan, masker dan hand sanitizer serta vitamin bagi sekolah-sekolah, kantor wali nagari, kantor camat dan lainnya di Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota. Ia berharap bantuan donatur yang disalurkan melalui forum peduli Sumatera Barat itu mampu mencegah penyebaran Covid-19 di daerah ini.

Dengan Dana CSR, PT HKI Bantu Perbaikan Jalan Di Lareh Sago Halaban

Upaya keras dan perjuangan masyarakat Lasahan untuk perbaikan infrastruktur jalan utama di Kecamatan Lareh Sago Halaban yang menghubungkan Payakumbuh-Tanah Datar ini akhirnya berbuah manis dan segera terwujud, setelah sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda mengadakan perbahasan final yang bertempat di ruangan Kantor Camat Lareh Sago Halaban pada Rabu (13/01) siang.

Ribuan Guru Di Payakumbuh Telah Ikuti Rapid Tes

Payakumbuh, beritasumbar.com - Ribuan guru di Kota Payakumbuh mengikuti rapid tes antibodi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) di sekolah. "Sekarang proses belajar...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...

Hadapi Pemberian Vaksin, Payakumbuh Siapkan 49 Vaksinator

Payakumbuh, beritasumbar.com - Menghadap pemberian vaksin, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meyiapkan 49 tenaga vaksin. Petugas tersebut yang akan memberikan vaksin...

Bupati Limapuluh Kota Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Di Simalanggang

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi memberikan bantuan korban kebakaran rumah semi permanen, Selasa(12/1) di Nagari Koto Baru Simalanggang Kecamatan Payakumbuh.

Sampah Berserakan Di Lembah Harau, Ini Komentar Penggiat Wisata

Kawasan Sarasah Bunta Harau, sudah tidak bisa digarap apapun untuk tujuan wisata natural, artinya kealamiannya mulai tercemar. Hal ini tampak dari banyaknya sampah plastik yang menumpuk di salahsatu objek Wisata di Kabupaten Limapuluh Kota itu.

Kinerja Penyelesaian Perkara Pengadilan Agama Tanjung Pati Di Tahun 2020 Alami Peningkatan

Selama tahun 2020,kinerja pengadilan agama Tanjung Pati di Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota mengalami peningkatan.
- Advertisement -