spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Bukittinggi Butuh 167 Guru Dukung Kurikulum Baru
B

Kategori -
- Advertisement -

Bukittinggi, beritasumbar.com — Sebanyak 167 guru dibutuhkan untuk mendukung tambahan kurikulum muatan lokal seperti pelajaran Fiqih, Bahasa Arab, Sejarah Islam dan Aqidah-Akhlak bagi siswa SD dan SMP Negeri di kota Bukittinggi.

“Proses rekrutmennya segera kita lakukan dan terbuka bagi tamatan PPKN, Seni Budaya, Bahasa Indonesia, IPS, Tarbiyah, Syariah dan Ushuludin,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi Melfi Abra di Bukittinggi, Kemarin.

Ia mengatakan, mengenai apa materi pelajaran bakal diajarkan di tambahan kurikulum muatan lokal bagi siswa SD dan SMP Negeri, nantinya akan bekerja sama dengan Universitas Negeri Padang (UNP).

Melfi mengucapkan, bisa saja kebutuhan 167 orang guru tersebut berkurang apabila guru yang ada saat sekarang diberdayakan mengajar materi kurikulum muatan lokal yang baru.

“Kita kan sudah ada beberapa guru yang memiliki jurusan sama sesuai kebutuhan. Bisa juga mereka itu diberdayakan untuk mengajar. Tapi kita lihat saja dulu beberapa banyak kebutuhan dalam rekrutmen nantinya,” ucapnya.

Tambahan kurikulum muatan lokal bagi pelajar SD dengan jumlah 46 sekolah negeri, dan siswa SMP berjumlah delapan sekolah negeri di Bukittinggi, diyakini akan melahirkan generasi Islami sejak dari usia dini.

Program tambahan kurikulum muatan lokal ini merupakan bagian dari Visi Bukittinggi Hebat yaitu Hebat dalam Sektor Pendidikan sebagaimana telah dituangkan dalam Perda RPJMD Bukittinggi 2021-2026.

Sebagaimana disampaikan Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, bahwa dengan tambahan pelajaran muatan lokal di SD dan SMP Negeri yakni belajar ilmu Fiqih, Bahasa Arab, Sejarah Islam dan Aqidah Akhlak akan jadi salah satu solusi mengatasi persoalan sosial kemasyarakatan hari ini.

Dari sebab itu lah, dalam program pemerintahan Erman-Marfendi yang telah berjalan 1 tahun, lebih menitikberatkan membangun manusia.

“Tahun 2022, 2023 dan bahkan di 2024, program pemerintah tidak banyak bersifat fisik. Kita tetap konsisten meningkatkan akidah generasi muda, yang tujuan untuk membangun karakter generasi muda dari usia dini,” paparnya. (adil)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img