26 C
Padang
Rabu, Januari 19, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Bersama KMDM Dosen Unand Lakukan Pendampingan Hidroponik
B

- Advertisement -

Padang,BeritaSumbar.com,- Banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mewujudkan kemandirian pangan di tengah semakin minimnya lahan pertanian. Salah satunya dengan menanam sayuran dan buah dengan metode Hidroponik. Sistem tanaman hidroponik adalah salah satu cara bertanam menggunakan media air yang kaya nutrisi, sehingga tidak membutuhkan tanah ataupun area yang luas untuk membuat perkebunan. Bertanam menggunakan metode hidroponik akan menghasilkan tanaman berkualitas baik dan bebas bahan kimia. Media tanam hidronik sederhana di rumah bisa menfaatkan kotak styrofoam bekas wadah anggur, botol air mineral, wadah es krim, dan lainnya. Prinsip utamanya yakni wadah bisa menyimpan air. Menggunakan barang bekas dapat menekan biaya produksi dan dapat mengurangi sampah yang sulit untuk diurai.

Membuat  hidroponik di rumah bisa untuk menopang sumber pangan keluarga. Metode urban farming ini bisa dilakukan di rumah dengan biaya murah. Meskipun hanya memanfaatkan halaman rumah, sistem hidroponik ini mampu memenuhi kebutuhan pangan rumah maupun untuk skala bisnis.  Apalagi dimasa sekarang masyarakat banyak mengadopsi gaya hidup sehat, seperti makan sayuran sehat bebas peptisida.

Petani muda Brian Permana, SP sudah berhasil membuktikannya, berpengalaman hampir 5 tahun bertani dan mendirikan Hidroponik 55, saat ini beliau siap berbagi pengalaman untuk malatih ibu-ibu yang ingin belajar metode Hidroponik di rumah. Hidroponik 55 awalnya merupakan usaha pertanian yang menjual sayuran hidroponik, namun setelah mendapat kesempatan di damping oleh tim dosen dari Universitas Andalas dan bekerja sama dengan Koperasi Mandiri Dan Merdeka (KMDM) Hidroponik mulai berinovasi untuk menghasilkan beberapa produk olahan dan meluaskan pemasaran.

Bimbingan yang dilakukan mulai dari mendampingin pengurusan ijin usaha baik skala daerah hingga nasional, dan pengurusan ijin P-IRT produk olahan.  Selanjut nya, bimbingan terkait dengan pemasaran, menajemen produksi, pengemasan, dan memperbaiki lahan pertanian agar produktivitas meningkat.

Pendampingan juga dilakukan dalam pengembangan usaha penyediaan jasa pelatihan dan edukasi dilahan pertanian Hidroponik 55. Perlahan namun pasti, program Eco-Eduwista mulai dirancang dan diluncurkan secara resmi pada Senin, 6 Desember 2021 di Sekretariat Pasar Rabu Tani (PRT) Jl. Sungai Balang No 29  kel. Cupak, Kecamatan Pauh Kota Padang. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Camat sebagai Ketua Dharma Wanita dan tim PKK Kecamatan Pauh, Ibu-Ibu Dharma Wanita Universitas Andalas, dan Ibu-Ibu Dharma Wanita dari berbagai Fakultas di Unand, diantaranya dari Fakultas Keperawatan, Fakultas Peternakan, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; juga dihadiri oleh Kepala Science Techno Park (STP) Unand.

Hidroponik 55 kini hadir tidak hanya menjual sayuran sehat, namun juga menjual makanan olahan sayuran, menyediakan pelatihan terkait budidaya tanaman dengan media Hidroponik, merakit instalasi pipa hidroponik, dan menyediakan bibit hidroponik dengan harga terjangkau. Sebagai petani muda yang sudah berpengalaman menjadi narasumber terkait Hidroponik, Brian Permana, SP siap untuk diundang oleh keluarga, kelompok usaha, komunitas atau pun masyarakat untuk memberi pelatihan. Hal ini sesuai dengan penguatan ketahanan pangan dan mengembangkan produksi bahan pangan mandiri di masyarakat. Diharapkan masyarakat semakin menyadari bahwa pola hidup sehat dengan mengkonsumsi beraneka ragam sayuran tidak harus mahal, dan bertani bisa dilakukan dimana saja.

Untuk pengembangan produk olahan makanan yang berbahan dasar sayuran banyak hal yang menjadi catatan untuk di kembangkan selanjutnya, hal ini disampaikan oleh ketua reviewer Dr. Dodi, bahwa setiap produk yang dihasilkan hendak nya dilakukan uji pasar, dan uji ingredient, sehingga produk yang berbahan dasar sayuran benar-benar bergizi tinggi dan kadar gizi nya bisa diukur. Evaluasi di bulan Desember ini ternyata menyisakan sangat banyak peer dan kerja yang masih belum selesai. Namun, dengan tim pendamping dosen Unand yang solid dan dukungan penuh LPPM akan menjadi pemantik semangat untuk mengembangkan usaha Hidroponik 55 menjadi pusat penjualan sayuran dan makanan sehat dan akan berkembang menjadi kawasan eco-eduwisata di kota Padang.

Penulis: Ns. Fitri Mailani, M.Kep

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img