25 C
Padang
Jumat, Mei 14, 2021
Beritasumbar.com

Batu Akiak Suliki Diperkenalkan, BAKORPAKEM Payakumbuh Studi Koperatif ke Mataram
B

Kategori -

Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, jadi daerah tujuan bagi anggota Badan Koordinasi Pengawasan Aliran dan Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Payakumbuh, untuk melakukan kunjungan kerja atau studi koperatif, 19-22 November. Kunjungan ini diperlukan, untuk berbagi informasi terhadap penanganan aliran kepercayaan masyarakat dan memelihara kerukunan umat beragama di Payakumbuh ke depan. Walikota Riza memperkenalkan batu akiak lumuik Suliki kepada pimpinan kota setempat.

Rombongan studi koperatif ke Mataram berjumlah 45 itu, dipimpin langsung pasangan Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, bersama Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam. Dalam rombongan ini juga ikut Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Trisno Widodo, Ketua MUI H. Mismardi, BA, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Desembri P. Chaniago bersama pengurus lainnya. Berikutnya Kepala Kantor Kesbangpol Hj. Elfriza Zaharman bersama puluhan stafnya sebagai penyelenggara kegiatan.

Kemudian juga ikut serta Kepala Kantor Kementerian Agama H. Salman S. Memed, Kepala Dinas Pendidikan H. Hasan Basri, Kasat Intel Kejari Mursal, SH, Kasat Intel Kodim Suherman, Kasat Intelkam Polresta AKP Efrizaldi, SH, MH, serta Asisten I Setdako Yoherman, camat kelima kecamatan, sejumlah kabag di jajaran Setdako dan pimpinan SKPD terkait.

Kedatangan rombongan Bakorpakem Payakumbuh di Mataram itu, disambut hangat Walikota Mataram H. Ahyar Abduh bersama Wawako Mohan Ruslikana dan Sekdako HL. Makmur Said. Tidak hanya itu, tuan rumah juga menghadirkan Ketua DPRD Mataram H. Didi Sumardi, seluruh anggota Muspida, Ketua MUI, Ketua FKUB Mataram, jajaran SKPD terkait serta Ketua Perantau Sumatera Barat di NTB dan Mataram. “Kita diperlakukan teramat baik oleh tuan rumah,” ucap Wawako Suwandel Muchtar, Minggu (23/11).

Selain menjelaskan rencana kunjungan, Walikota Riza Falepi, menggambarkan kondisi Payakumbuh sekarang ini. Menurutnya, dari 125 ribu jiwa penduduk Payakumbuh, 98 persen di antaranya dalah pemeluk agama Islam. Sisanya, pemeluk agama kristen protestan, katolik dan lainnya. Kerukunan umat beragama berjalan baik, damai, tak ada keributan. Kalaupun ada, hanya bersifat interen, tapi dapat diselesaikan secara musyawarah dan mufakat.

Walau begitu, sebut Walikota Riza, kebijakan-kebijakan apa yang pantas ditiru dalam penanganan kerukunan umat beragama di Pulau Lombok dan Mataram ini, yang pantas dibawa pulang ke Payakumbuh. “Sepanjang untuk kebaikan dan kemajuan, kebijakan Mataram ini pantas dipelajari,” tegas walikota.

Sementara itu, Walikota Mataram Ahyar Abduh, juga mengaku senang dengan kunjungan rombongan Payakumbuh dimaksud. Menurutnya, dari segi luas wilayah, Mataram kalah luas dengan Payakumbuh. Hanya saja, dari kepadatan penduduk, Kota Mataram lebih tinggi dengan ragam agama suku dan etnis yang lengkap. Keenam agama di Indonesia, Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan Kong Hu Cu ada di Kota Mataram. “Mataram untuk semua warga Indonesia,” tegasnya.

Menyinggung potensi konflik, menut Walikota Mataram Ahyar, bisa saja terjadi. Tapi, dengan pendekatan dan sosialisasi yang dilakukan FKUB, semua konflit dapat diselesaikan dengan damai. Menurutnya, pemko memfasilitasi terhadap pertikaian internal sesama pemeluk agama. Pendekatan sosial budaya, ternyata cukup ampuh mempersatukan seluruh pemeluk agama di Mataram.

Pertemuan Bakorpakem kedua daerah itu, berakhir dengan pertukaran cenderamata. Tuan rumah juga membagi-bagikan Alqur’an kepada seluruh rombongan Payakumbuh. Sebaliknya, selain plakat kota, makanan khas, pakaian tenun dan songket, Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Wawako H. Suwandel Muchtar, Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam serta Dandim 0306/50 Kota Trisno Widodo juga menyerahkan cincin batu akiak lumuik Suliki kepada pimpinan daerah setempat. (rfk/humas payakumbuh)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Wako Tak Hadir di Paripurna LKPJ, Marfendi: Jangan Dikritisi Berlebihan

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Ketidakhadiran wali kota Bukittinggi, Erman Safar dalam sidang paripurna Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) 2020 di aula sidang utama dewan, tidak bisa...
- Advertisement -

Tim KRYD Polres Dan Tim 7 Pemko Payakumbuh Lebih Intensif Dalam Razia Yustisi Prokes Dan Pelanggaran Perda Lainnya

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Pada minggu terakhir bulan ramadhan 1442 H tahun ini, Tim Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) merupakan Tim khusus yang dibentuk polres yang personilnya gabungan dari beberapa satuan kerja di Polres Payakumbuh. Dalam pelaksanaan operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan, tim ini bekerja sama dengan Satpol PP payakumbuh.

Cek Posko Operasi Ketupat Singgalang 2021, Ini Imbauan Forkopinda Sijunjung

Sijunjung, beritasumbar.com - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sijunjung melakukan pengecekan kesiapan Posko Sekat Operasi Ketupat Singgalang 2021 di perbatasan Sumbar Riau, tepatnya di...
- Advertisement -

Tim KRYD Polres Dan Tim 7 Pemko Payakumbuh Lebih Intensif Dalam Razia Yustisi Prokes Dan Pelanggaran Perda Lainnya

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Pada minggu terakhir bulan ramadhan 1442 H tahun ini, Tim Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) merupakan Tim khusus yang dibentuk polres yang personilnya gabungan dari beberapa satuan kerja di Polres Payakumbuh. Dalam pelaksanaan operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan, tim ini bekerja sama dengan Satpol PP payakumbuh.

Wako Tak Hadir di Paripurna LKPJ, Marfendi: Jangan Dikritisi Berlebihan

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Ketidakhadiran wali kota Bukittinggi, Erman Safar dalam sidang paripurna Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) 2020 di aula sidang utama dewan, tidak bisa...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Banjir Bandang Tapan-Pessel; TRC BPBD Ingatkan 1078 KK Masih Tetap Waspada & Mengungsi di Rumah-Rumah Saudara Terdekat

Tapan-Pessel (12/5/2021). Sehari pasca banjir bandang yang berasal dari meluapnya sungai Batang Tapan Pesisir Selatan, Tim TCR BPBD masih mengingatkan dan menyarankan warga tetap...

Tapan-Pessel di Rundung Banjir; ‘Sedih, Idul Fitri Di Dahului Banjir’

Tapan-Pessel (11/5/21) Banjir menghantam dan menenggelamkan beberapa nagari di kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Dari informasi di lapangan diketahui empat nagari terparah, yaitu; Binjai...

Jelang Idul Fitri, Gema Sehat Juken BKKBN Sumbar Bagi-Bagi Sembako untuk Kaum Dhuafa di Padang

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Persatuan Juang Kencana Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sumatera Barat (Juken BKKBN Sumbar) melalui Gerakan Amal Sedekah Harian Anggota (Gema Sehat) mendistribusikan paket sembako kepada warga dhuafa di Kota Padang, pada Kamis (6/5/2021).

Serahkan 100 Paket Sembako Untuk Petugas Kebersihan, Wabup Sijunjung: Terima Kasih Emersia Grup

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Bupati Sijunjung Iradatillah menyerahkan 100 paket sembako bantuan Emersia Grup untuk petugas kebersihan yang ada di Lingkungan Pemkab Sijunjung. Penyerahan paket...

Tujuh OPD Kota Padang Panjang Peroleh Hak Akses Data Perseorangan Penduduk

Padang Panjang, beritasumbar.com - Sebanyak tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang telah memperoleh hak akses terhadap data perseorangan penduduk. "Ini...

Bupati Sijunjung Imbau ASN Hingga Masyarakat Salurkan Zakat Lewat Baznas

Sijunjung, beritasumbar.com - Bupati Sijunjung Beny Dwifa Yuswir mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, BUMD di daerah itu supaya menyerahkan zakat kepada  Baznas...

Anggota DPR RI Rezka Oktoberia Tampung Aspirasi, Warga Minta Akses Penghubung Bukik Limbuku-Payobasuang

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Sejumlah tokoh masyarakat Nagari Bukik Limbuku, Kecamatan Harau, Lima Puluh Kota menyampaikan aspirasi kepada anggota DPR RI, Rezka Oktoberia...

Peduli Petani, Pemkab Sijunjung Beri Bantuan 173 Alsintan

Sijunjung, beritasumbar.com - Sebanyak 173 unit alat mesin pertanian (alsintan) diserahkan kepada kelompok tani di Kabupaten Sijunjung guna meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut. Alsintan itu...

Padang Pariaman Bantu Alsintan Untuk 22 Kelompok Tani

Pariaman, beritasumbar.com - Dalam rangka meningkatkan produktifitas para petani, Pemkab Kabupaten Padang Pariaman memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Penyerahan bantuan alat pertanian kepada 20...

Shelia Band, Anak Petani Bawang di Alahan Panjang Rilis Lagu Satu Cinta

Anak-anak petani bawang di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat mendirikan grup musik bernama Shelia Band. Meskipun berada di daerah minim fasilitas bermusik, tak jadi kendala bagi mereka untuk berkarya. Terbukti dengan peluncuran single perdana mereka yang berjudul Satu Cinta, dirilis pada Selasa, 27 April 2021 di channel Youtube Trinswara Record.
- Advertisement -