SAWAHLUNTO, Beritasumbar.com — Berhenti bekerja tak berarti harus berhenti berkegiatan. Bagi ratusan pensiunan PT Bukit Asam Tbk, menjaga persaudaraan setelah masa dinas berakhir menjadi alasan untuk kembali berkumpul. Mereka memilih Pantai Gandoriah, Pariaman, sebagai tempat melepas kejenuhan sekaligus merawat hubungan yang selama ini terjalin di lingkungan kerja.
Sekitar 250 pasangan suami istri pensiunan PT Bukit Asam yang tergabung dalam Persatuan Pensiunan Karyawan Bukit Asam (PPKBA) dan Persatuan Istri Pensiunan PT BA (PIP) mengikuti kegiatan family gathering pada Kamis, 15 Oktober 2026. Rombongan bertolak menuju Pantai Gandoriah menggunakan delapan bus pariwisata.
Ketua PPKBA Cabang Ombilin, Epi Kusnadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi di antara para pensiunan beserta istri mereka. Setelah tidak lagi disibukkan pekerjaan, sebagian pensiunan menjalani aktivitas masing-masing sehingga komunikasi dan pertemuan tidak selalu terjaga.
“Family gathering ini ruang bagi kami para pensiunan yang tergabung dalam PPKBA dan PIP untuk merekatkan silaturahmi, menyatukan rasa kekeluargaan antarsesama pensiunan dan istri masing-masing,” kata Epi, didampingi Sekretaris PPKBA Cabang Ombilin, Edi Narwin Daulay.
Menurut Edi, pertemuan tersebut tidak semata-mata menjadi agenda rekreasi. Kegiatan itu juga dimaksudkan untuk membangun kembali komunikasi dan menjaga ikatan kekeluargaan di antara mereka yang pernah berada dalam lingkungan kerja yang sama.
Biaya perjalanan delapan bus pariwisata ditanggung pengusaha lokal Jaulin Simanjuntak, yang juga merupakan pensiunan PT Bukit Asam. Ia mengatakan keinginan untuk mempertemukan para pensiunan dan pasangan mereka sudah lama terpendam. Kesempatan itu akhirnya terwujud melalui kegiatan bersama tersebut.
Jaulin mengeluarkan dana lebih dari Rp 20 juta untuk membiayai penyewaan bus. Ia menganggap biaya tersebut bukan persoalan utama dibandingkan kesempatan mempertemukan kembali rekan-rekan lama dan memperkokoh persaudaraan tanpa membedakan status.
“Bukan jumlah uangnya, tetapi bagaimana silaturahmi antarpensiunan tetap terjaga erat dan tidak terputus,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari anggota DPRD Sawahlunto, Nurilman, yang juga pensiunan PT Bukit Asam. Ia membantu menyediakan air mineral kemasan untuk kebutuhan rombongan selama perjalanan.
Nurilman berharap kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi para pensiunan untuk menikmati waktu bersama sekaligus mempertahankan hubungan kekeluargaan.
Bagi para peserta, perjalanan ke Pantai Gandoriah bukan sekadar liburan. Setelah bertahun-tahun terikat rutinitas pekerjaan, mereka kembali memiliki kesempatan untuk bertemu, berbincang, dan menjaga persahabatan yang telah dibangun selama masa pengabdian di PT Bukit Asam.***
Beritasumbar.com
Pensiunan Bukan Akhir Kebersamaan, 250 Pasutri Eks Karyawan PTBA Reuni ke Pantai GandoriahP
- Advertisement -
- Advertisement -
