Pagaruyung, 1 September 2025 – Aksi demonstrasi yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Batusangkar di DPRD Kabupaten Tanah Datar mendapat sorotan. Muncul dugaan bahwa aksi tersebut disusupi oleh oknum yang mengaku sebagai Tenaga Ahli Bupati Tanah Datar.
Demonstrasi yang berlangsung dari pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB ini seharusnya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait perbaikan sistem hukum dan politik di Tanah Datar. Namun, kehadiran seorang oknum yang mengaku sebagai aktivis 98 dan Tenaga Ahli Bupati Tanah Datar menjadi perhatian.
Oknum yang dikenal dengan inisial ME ini turut berorasi dan diduga melakukan provokasi terhadap mahasiswa dan aparat kepolisian yang berada di lokasi. Beruntung, upaya provokasi tersebut tidak memicu bentrokan antara mahasiswa dan aparat kepolisian.
HMI Cabang Batusangkar mengapresiasi sikap tenang dan terukur dari rekan-rekan mahasiswa serta aparat kepolisian yang mampu menjaga situasi tetap kondusif. Mereka juga berharap agar pihak berwajib dapat mengusut tuntas indikasi adanya oknum yang mencoba menyusupi dan merusak jalannya aksi ini.
“Kami berharap, insiden ini tidak mengaburkan fokus dari tuntutan utama kami, yakni perbaikan sistem hukum dan politik di Indonesia khususnya Tanah Datar,” ujar Ketua Umum HMI Cabang Batusangkar.
Mereka juga menegaskan bahwa aksi demonstrasi ini merupakan wujud dari hak demokrasi mereka sebagai mahasiswa dan tidak boleh disusupi oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan lain. “Kami berharap, pihak berwajib dapat mengusut tuntas adanya indikasi penyusupan ini,” tutup Febri. (McD)