spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

UNAND Hadirkan Kebun Edukatif di Sekolah Alam IT Alkausar, Jawab Kebutuhan Sarana Belajar Berbasis Lingkungan
U

Kategori -
- Advertisement -

Padang, Beritasumbar.com, – Universitas Andalas melalui Program Kemitraan Masyarakat Membantu Nagari Membangun (PKM-MNM) kembali melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan dan lingkungan. Kegiatan ini menggandeng Yayasan Bismillah Sumatera Barat yang menaungi Sekolah Alam Islam Terpadu Alkausar, Kota Padang, sebagai mitra pelaksana.

Mengusung tema “Optimalisasi Pekarangan Sekolah dengan Budidaya Tanaman Hortikultura Berbasis Organik sebagai Sarana Belajar dan Konservasi”, kegiatan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan sekolah akan sarana pembelajaran kontekstual yang berbasis lingkungan.

Ketua Tim Pengabdian, Meisilva Erona S, S.P., M.Si dari Fakultas Pertanian Universitas Andalas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tridharma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat. Penerapan sistem irigasi sprinkler otomatis dalam program ini menjadi solusi konkret atas keterbatasan akses air yang selama ini dihadapi pihak sekolah dalam mendampingi kegiatan berkebun siswa.

“Kami berharap kebun percobaan ini dapat menjadi ruang belajar hidup bagi siswa-siswi, serta menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan sejak dini sehingga menjadikan generasi emas penerus bangsa,” ujar Meisilva.

Pendiri Yayasan Bismillah Sumatera Barat, Mardiansyah, SE, menyambut baik kegiatan ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada Tim Pengabdian UNAND yang telah menghadirkan solusi nyata di sekolah mereka.

“Selama ini, kegiatan berkebun hanya dibimbing oleh ustadz dan ustadzah yang tidak memiliki latar belakang pertanian. Dengan hadirnya tim dari UNAND, siswa kini mendapatkan pembelajaran langsung dari ahlinya. Kebun ini menjadi sarana belajar yang sangat berharga bagi anak-anak kami,” ujarnya.

Kegiatan penanaman perdana dilaksanakan pada Kamis, 19 Juni 2025 dan dihadiri oleh siswa-siswi, ustadz-ustadzah, orang tua siswa, mahasiswa, serta dosen dari Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Tim pengabdian bersama mitra telah menyiapkan bedengan ditanamani dengan  berbagai jenis sayuran seperti kangkung, bayam hijau, bayam merah, sawi putih, dan bunga kol. Sistem penyiraman menggunakan sprinkler otomatis membuat proses perawatan tanaman menjadi lebih mudah dan efisien.

Selain memperkenalkan teknologi pertanian yang ramah lingkungan, program ini juga memberikan pelatihan langsung kepada guru dan siswa terkait budidaya hortikultura berbasis organik. Dengan sistem smart farming, siswa tidak hanya belajar menanam, tetapi juga memahami proses penyiraman otomatis, pemupukan alami, serta perawatan tanaman secara terukur dan efisien.

Program ini menjadi bagian penting dalam penguatan kurikulum kontekstual yang telah dijalankan oleh Sekolah Alam IT Alkausar. Selama ini, kegiatan berkebun di sekolah tersebut merupakan bagian dari pembelajaran tematik, namun masih terbatas dalam fasilitas dan pengetahuan teknis.

“Kami berharap kolaborasi ini bisa terus berlanjut ke tahap-tahap berikutnya. Tidak hanya kebun sekolah, tapi juga pada aspek lingkungan hidup dan ketahanan pangan keluarga,” ujar ustadzah Sefni selaku kepala sekolah.

Antusiasme para siswa pun terlihat jelas sejak awal kegiatan. Mereka tampak semangat saat menanam dan mencoba sistem penyiraman sprinkler otomatis yang dapat diatur waktunya. Para orang tua yang hadir juga mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memperkaya pengalaman belajar anak-anak di luar kelas.

“Anak-anak senang karena bisa praktik langsung, tidak hanya melihat gambar atau membaca buku. Ini pembelajaran yang nyata,” ungkap Yulmaini orangtua siswa.

Di sisi lain, keterlibatan mahasiswa dan dosen dari Fakultas Pertanian UNAND juga menjadi ruang berbagi ilmu lintas generasi. Mahasiswa mendapat kesempatan praktik lapangan sekaligus berdialog dengan komunitas pendidikan yang berbasis lokal dan berbasis nilai-nilai islami. Universitas Andalas menegaskan bahwa pendekatan PKM-MNM ke depan akan terus diarahkan untuk menjangkau lembaga-lembaga pendidikan dan komunitas masyarakat di Sumatera Barat. Harapannya, kegiatan seperti ini mampu melahirkan lebih banyak inovasi lokal yang berbasis kolaborasi dan memberdayakan nagari

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img