spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Sosialisasi Penanganan Hama Gudang dan Penyakit Pasca Panen pada KWT Semangat Berkarya di Nagari Sungai Batang, Kabupaten Maninjau
S

Kategori -
- Advertisement -

Oleh: Silvia Permata Sari, SP., MP.
Dosen Fakultas Pertanian, UNAND

Agam,Beritasumbar.com,- Nagari Sungai Batang merupakan salah satu dari 82 nagari di Kabupaten Agam, dimana sebagian besar mata pencaharian masyarakatnya adalah pertanian. Dari segi klasifikasi tipe tanahnya, Nagari Sungai Batang ini termasuk daerah subur berpotensi untuk dijadikan nagari mandiri benih di bidang pertanian. Namun kenyataanya, dari kegiatan PKM tahun 2021 lalu diketahui Nagari Sungai batang masih tergantung pada nagari lain, khususnya padi.

Penyediaan benih tidak tepat waktu, jumlah benih tidak sesuai dengan kebutuhan, mutu benih yang masih rendah, varietas benih tidak sesuai dengan kebutuhan petani, mahalnya harga benih bersertifikat, dan masih terbatasnya tenaga terampil (petani penangkar) benih padi.

Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberdayakan petani nagari Sungai Batang menjadi produsen benih padi unggul bersertifikat melalui pembinaan dari para tim pakar akademik dan peneliti Unand, sehingga petani di nagari setempat dapat memenuhi kebutuhan benih padinya sendiri. Dengan arti kata kelompok tani (petani padi) di nagari Sungai Batang, Agam tersebut mampu melakukan penangkaran padi dan menghasilkan benih padi bersertifikat sendiri.

Oleh karena itu, tim ahli pengabdian Unand pada tahun 2022 ini memfasilitasi dan memberikan kegiatan berupa: “Pengembangan dan Pemberdayaan Usaha Perbenihan Padi Bersertifikat di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam”. Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi, penyuluhan, bimbingan teknis, dan sekolah lapang kepada KWT Semangat Berkarya.

Salah satu materi yang diberikan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi penanganan hama gudang dan penyakit pasca panen oleh Dr. Silvia Permata Sari, SP., MP. Pada kesempatan tersebut Doktor muda ini menjelaskan betapa pentingnya ketelitian waktu panen yang tepat dan menjaga kebersihan gabah hasil panen dari proses penangkaran. Itu karena berhubungan dengan serangan hama dan  penyakit pasca panen nantinya selama proses penyimpanan.

Semakin teliti petani dalam menentukan waktu panen yang tepat, dan bijak dalam proses pengeringan dan kebersihan agar tidak tercampur dengan material campuran lainnya, maka tingkat serangan hama dan penyakit pasca panen pun dapat dikurangi atau diminimalisir sehingga kerugian ekonomi pun dapat dihindari.

Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh ketua dan anggota KWT Semangat Berkarya dengan sangat antusias. Selesai narasumber memberikan paparan materi, sesi tanya jawab dan diskusi pun berjalan hangat. Berbagi pengalaman dan permasalahan saling dipaparkan KWT kepada narasumber sampai solusinya didapatkan. Kegiatan yang seperti inilah yang sangat diharapkan oleh petani di lapang, tutur Neva Aryani sebagai KWT Semangat Berkarya.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img