Lima Puluh Kota, BeritaSumbar.com,- Sebanyak 149 mahasiswa dari 16 politani se-Indonesia Agricultural Innovation Technology Competition (AITeC) yang diselanggarakan di Politeknik Pertanian Payakumbuh dari Senin hingga Rabu (4/7-6/7)
Wakil Ketua Badan Koordinasi Kemahasiswaan Politeknik se Indonesia (Bakorma) Wahyu Kurnia Dewanto saat membuka kegiatan, Senin (4/7) mengatakan
kegiatan itu untuk mengangkat tema peningkatan kualitas SDM pertanian untuk memantapkan kemandirian pertanian yang berkelanjutan, kata
Selain itu juga untuk memunculkan ahli-ahli pertanian muda jadi salah satu tujuan digelarnya AITeC IV 2022.
“Kompetisi ini diharapkan dapat mencari bibit-bibit mahasiswa yang unggul khususnya di bidang pertanian karena seluruh cabang pertandingan yang dilombakan diarahkan kepada inovasi di bidang pertanian atau agriculture,” katanya.
Ia mengatakan AITeC IV 2022 merupakan salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Forum Direktur Politeknik Negeri Seluruh Indonesia (FDPNI) dan Bakorma untuk mengembangkan keterampilan teknis dan nonteknis dari mahasiswa.
“Kompetisi ini diselenggarakan dalam dua kategori yakni Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian dan Kontes Vokasi Bidang Pertanian,” katanya didampingi Kepala Bagian Akademik Kemahasiswaan dan PSI Khazanatul Israr.
Inovasi tersebut nantinya diharapkan nantinya dapat berkontribusi kepada petani dan meningkatkan minat dari generasi muda untuk pertanian.
“Diakui sekarang pertanian kita kurang dilirik oleh generasi muda atau kaum milenial,” ungkapnya.
Wahyu menambahkan dengan hadirnya inovasi pertanian ini juga diharapkan bisa membantu dan berkontribusi pada salah satu isu nasional yakni ketahanan pangan.
Ketua Penyelenggara AITeC IV 2022 Ulva Mukhtar mengatakan bahwa ada pelaksanaan kali ini jumlah peserta yang mengikuti perlombaan mencapai 425 mahasiswa.
“Dari 425 peserta yang mendaftar itu telah mengikuti seleksi secara daring dan 149 mahasiswa dinyatakan lolos ke partai final yang dilaksanakan di Politani Payakumbuh ini,” katanya.
Ia menyebutkan jumlah peserta yang mengikuti AITeC pada tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah kurang lebih 300-an orang.
“Alhamdulillah, kita bersyukur pada penyelenggaraan gelaran AITeC tahun 2022 ini terjadi peningkatan jumlah peserta. Namun hal ini juga menjadi tantangan bagi Politani Negeri Payakumbuh sebagai penyelenggaraan sekaligus tuan rumah untuk menyukseskan kegiatan ini,” kata dia.
Ia mengatakan untuk kontes Vokasi Bidang Pertanian terdapat 11 cabang perlombaan yakni teknik okulasi tanaman, teknik proses fillet ikan, teknik proses karkas ayam, desain alat dan mesin pertanian dengan Autocad, teknik pembuatan bakso ikan.
“Selanjutnya teknik pengambilan sampel darah ayam, sortasi biji kopi, penyuluhan pertanian, handling ternak, dan survey pemetaan lahan ditambah dengan kompetisi inovasi teknologi bidang pertanian,” pungkasnya. (Di)