spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Anggota DPR-RI Ini Harapkan Stunting Turun Lima Persen Di Sijunjung
A

Kategori -
- Advertisement -

Sijunjung, beritasumbar.com – Anggota Komisi lX DPR-RI Drs. Darul Siska mengharapkan penurunan lima persen setiap tahun angka stunting di Kabupaten Sijunjung. Harapan anggota DPR putra Talawi ini disampaikan dalam acara sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana bersama Mitra Kerja di provinsi Sumatera Barat di UDKP Camat Koto Vll Kabupaten Sijunjung, Jumat (22/4).

Para ibu-ibu supaya telaten lagi seperti orang tua zaman dulu yang memberikan makanan untuk anaknya secara alami, artinya ibu- ibu era melinial untuk mengurangi makan cepat saji, untuk anaknya.

Kemudian tingkatkan pola asuh anak yang baik, perbanyak makan buah dan sayur tanam di pekarangan rumah. Bagi ibu hamil agar dijaga dengan baik, rutin dan teratur pemeriksaan kandungan dan bayi dirawat dengan baik dan diimunisasi lengkap.

“Pergunakan air bersih dan sanitasi yang sehat dalam rumah tangga, katanya.

Menurut Darul Siska, kehadirannya ke Sijunjung, karena dia adalah putra daerah Talawi tempat kelahiranya merupakan bagian dari Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, sebelum terjadi pemekaran wilayah kota Sawahlunto.

“Melihat data dan kondisi yang ada di lapangan, bahwa angka stunting di Kabupaten Sijunjung cukup tinggi, maka terpanggil untuk mencarikan solusi untuk penurunan angka stunting di Ranah Lansek Manih ini,” harapnya.

Bupati Sijunjung pada kesempatan tersebut diwakili Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Sukardi SH menyampaikan, Program Bangga Kencana yang merupakan program pembangunan keluarga, kependudukan dan Keluarga Berencana yang harus bekerja keras, bersinergi, komunikasi dengan seluruh stakeholder dan mitra kerja.

Berdasarkan PK 2021 ini dari 60.118 jumlah keluarga hampir 30 persen termasuk kategori berpotensi risiko stunting sebanyak 32.777. Strategi-srategi percepatan penurunan stunting oleh BKKBN saat ini diantaranya survailance keluarga berisiko stunting, pendampingan calon pengantin/PUS, pendampingan ibu hamil dan anak dibawah dua tahun (Baduta) merupakan 3 prioritas RAN PASTI Kedua Terbentuknya Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang ada tersebar pada semua nagari di Kabupaten Sijunjung.

“Ketiga, Audit Kasus Stunting yaitu mencari penyebab terjadinya kasus stunting sebagai upaya pencegahan terjadinya kasus serupa, dilaksanakan 2 setahun. Forum pelaksana aksi melaksanakan konvergensi, lintas sektor, koordinasi dan konsolidasi program pusat, daerah dan peran serta pemangku kepentingan,” jelas Plt Kadis Pendalian Penduduk dan KB. Camat Koto Vll Elko Febri Marola mengucapkan selamat datang kepada anggota DPR- RI Komisi lX dan rombongan di kecamatan yang terkenal dengan Lamang Tanjung Ampalu.Semoga Bapak dan Ibu betah berada didaerah ini, pesan camat.( Alim)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img