MTQ Nasional ke 27 tahun 2018, total peserta yang mengikuti pergelaran akbar para khafilah se-Nusantara ini sebanyak 1872 orang. Provinsi Sumatera Barat membawa 50 orang perwakilannya yang 5 diantaranya dari Kota Payakumbuh.
“Kegiatan MTQ Nasional Ke 27 di Kota Medan ini berlangsung pada tanggal 4 sampai 13 Oktober 2018. Pembukaan kegiatan pada tanggal 6 Oktober dan penutupan pada 12 Oktober 2018. Insyaallah kita juga akan hadiri, Pak,” Mustafa infokan.
Secara resmi, Pemko Payakumbuh melalui Wakil Walikota Erwin Yunaz melepas 5 kafilah MTQ dari kita Payakumbuh di Balai Kota. Kegiatan ini juga tampak dihadiri majlis guru tempat dimana kelima kafilah bersekolah. Sementara Kuntum Khaira Ummah tampak diwakili officialnya.
Terpisah di ruang kerjanya, terkait pembinaan dan penyiapan kafilah MTQ melalui LPTQ, baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat kota, Kabag Kesra Ul Fakhri menerangkan bahwa bagian kesra mencoba menerapkan konsep BERKAH secara estafet. Dirinya berharap kelak konsep ini menjadi acuan / rujukan dan dapat pertimbangkan untuk dikuatkan dengan Perwako.
“Kita berharap LPTQ di Payakumbuh nantinya tumbuh bermutu dan kompetitif melalui konsep BERKAH. Yakni Benahi, secara bersama dan estafet kita akan mencoba membenahi LPTQ dari hulu ke hilir. Edukasi, bagaimana LPTQ nantinya bukan hanya mengedukasi kafilah, tapi pelatih dan official dan yanh terlibat didalamnya juga bisa teredukasi. Termaauk melipatkan purna qari dalam memberikan dan menularkan ilmu dan kompetensinya untuk lahirnya regenerasi qari bermutu dan siap bermusabaqah. Restrukturisasi kelembagaan, bagaimana kepengurusan LPTQ itu solid. Kalau ada kekosongan tentunya mesti kita benahi dan lengkapi. Seperti kekosongan akibat pindah domisili. Kuatkan, dengan telah solidnya, kita berharap LPTQ nantinya dapat dikuatkan dengan sebuah Perwako. Tentunya melalui kajian ketat. Sehingga terarah dan jelas AD / ART terkait pembinaan yang dilakukan di LPTQ itu sendiri. Andal, kita tetap fokus mengandalkan putra daerah / lokal yang singkron dengan penguatan Aplikasi MTQ Online. Selain itu kita juga mengandalkan potensi lokal dalam pembinaan lahirnya kafilah yang handal. Harmonis, dalam pelaksanaan tugas, kepengurusan LPTQ jelas siapa mengerjakan apa. Pemko Payakumbuh dan Kemenag hanyalah fasilisator,”beber Kabag Kesra UL Fakhri.(rel)
Beritasumbar.com
5 Kafilah Kota Payakumbuh Dilepas Pemko Payakumbuh Menuju MTQ Nasional Ke 275
- Advertisement -
- Advertisement -
