Warga pasang perangkap lalat

Limapuluh Kota, Beritasumbar.com – Sejumlah masyarakat, pemuda dan niniak mamak di Jorong Tanjuang Simantuang, Nagari Situjuah Gadang, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, mengaku resah dan gelisah dengan banyaknya lalat yang mewabah di daerahnya. Kerumunan lalat itu dipastikan berasal dari usaha peternakan ayam, hal ini dikemukakan oleh seorang pemuda berinisial ZPS kepada media ini, Rabu (12/6).

Polling Kandidat Calon Gubernur Sumatera Barat Untuk Pilkada 2020

Sebelumnya beberapa tokoh niniak mamak nagari setempat telah mengundang pihak pengusaha, untuk membahas persoalan ini. Namun dikatakan ZPS, tidak seorang pun dari mereka yang mau memenuhi undangan dari niniak mamak, “sebagai anak kemenakan dan pemuda setempat kami merasa tidak dihargai oleh pemilik usaha ayam ini, terlebih lagi undangan dari niniak mamak kami tidak pernah dipenuhi. Jangan salahkan masyarakat jika melakukan hal yang tidak diingankan,” ucap pemuda kelahiran 1994 tersebut.

ZPS juga mengatakan, jika Wali Jorong sebagai ujung tombak pemerintahan sudah mengupayakan menyelesaikan persoalan ini, namun belum menemukan titik terang, “kerumunan lalat ini jelas mengganggu aktifitas masyarakat, lebih – lebih mayoritas masyarakat disini juga memproduksi kerupuk ubi, tidak elok rasanya produksi mereka diganggu oleh banyaknya lalat. Beruntung sekarang ini belum banyak laporan korban penyakit diare, atau efek lain yang ditimbulkan lalat yang berasal dari kotoran ayam itu,” imbuhnya.

ZPS bersama pemuda setempat mengaku, berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Limapuluh Kota untuk mencarikan solusi dari masalah ini. “Demi menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, kami berharap kepada Pemda untuk turut menyelasaikan masalah ini, karena usaha ayam di daerah kami telah mengganggu lingkungan sekitar,” sekian ZPS. (FRP)

loading...