Sijunjung, BeritaSumbar.com,-Siswa SMP dan SMA bebas membayar kewajiban setiap bulan, karena sudah dibayarkan dengan dana Anggaran APBD. Untuk tidak ada lagi anak- anak Kabupaten Sijunjung yang tidak sekolah karena tidak mampu bayar biaya bulanan.
Bagi anak- anak yang berprestasi akan dibantu Pemkab lewat dana pendidikan Baznas, kata Bupati Benny Dwifa Yuswir, dihadapan peserta sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, di UPDK Kecamatan Kamang Baru Minggu (10/4) Untuk peningkatan Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM).
Pemerintah Kabupaten Sijunjung telah melakukan kerjasama di bidang pendidikan dengan institusi pendidikan yang kompeten, Universitas Negeri Padang (UNP). Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) UNP dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam rangka penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Sijunjung dengan UNP.
Penandatanganan tersebut dilakukan pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Perayaan Hari Ulang Tahun ke 73 Kabupaten Sijunjung, Jumat (18/2), kata Benny. Kecuali biaya Komite/uang komite memang tidak ditanggu APBD.
Kehadiran Fakultas Agrobisnis UNP di Sijunjung, akan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas SDM bidang pertanian di daerah ini. UNP juga akan membuka Prodi Pendidikan Guru Anak Usaha Dini (PGPAUD) karena Kabupaten Sijunjung telah memperoleh prestasi sebagai Kabupaten PAUD secara nasional” jelas bupati.
Untuk itu jangan sampai di buang kesempatan emas ini, untuk memberikan pendidikan sampai perguruan tinggi bagi anak cucu kita. Kalau selama ini anak cucu kita pergi ke Padang dan daerah tetangga untuk melanjutkan keperguruan tinggi, sekarang sudah ada di kampung sendiri. Sebagai Guru Mengaji, Khatib, Imam dan Gharim Masjid, merupakan orang terpandang dan tokoh masyarakat, mari kita dorong anak, cucu dan generasi muda kita untuk menuntut ilmu setinggi- tingginya, ajak Bupati.( Alim)