25 C
Padang
Sabtu, April 17, 2021
Beritasumbar.com

Serangga Dan Manusia: Sahabat Atau Musuh?
S

Kategori -

Sejak pandemi Covid-19 disikapi dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai bentuk pengadaptasian lockdown, sampai dengan kehidupan dengan kelaziman baru atau New Normal di Indonesia, kegiatan masyarakat di rumah menjadi lebih panjang daripada sebelumnya. Dengan demikian maka pergesekan kehidupan masyarakat manusia dengan berbagai makhluk hidup lain yang berhabitat di pemukiman semakin besar. Salah satu hikmah pandemi akhirnya juga menjadikan masyakarat semakin menyadari bahwa di sekitarnya juga terdapat banyak mahkluk hidup lain yang beraktifitas, terutama yang sangat dominan di alam, yaitu serangga.
Serangga adalah mahkluk hidup dengan ciri utama pada tubuhnya yang berbuku-buku, tidak memiliki tulang belakang (invertebrata), dan telah mengalami evolusi yang sangat panjang sejak 400 juta tahun yang lalu. Kehadiran serangga di alam semesta yang jauh lebih senior atau mendahului dari pada manusia – baru muncul dua juta tahun yang lalu -, membuat golongan hewan kecil ini memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa. Serangga mampu bertahan hidup terhadap berbagai tekanan dari luar diri mereka, sehingga tidak mengherankan jika kehadiran mereka di bumi, di sekitar masyarakat manusia menjadi sangat beragam, dan mampu bertahan di berbagai tempat dan bentuk kehidupan secara luar biasa.
Masalahnya adalah ketika masyarakat berhadapan dengan serangga, lebih dominan melihat serangga sebagai musuh daripada sahabat, atau menjadi lawan ketimbang kawan. Padahal serangga sesungguhnya bagian dari ekosistem di alam semesta yang tentu saja berperan besar dan sangat membantu manusia. Ketidaktahuan dan ketidakpahaman masyarakat terhadap keberadaan serangga dan manfaatnya tersebutlah yang membuat mereka memperlakukan serangga sebai musuh ketimbang sahabat. Padahal ada bidang ilmu pengetahuan yang secara khusus mempelajari serangga tersebut di perguruan tinggi yang sering disebut sebagai entimologi.
Entomologi, adalah ilmu tentang serangga yang mengkaji tentang morfologi, taksonomi, dan hubungannya dengan lingkungan. Oleh sebab itu, para Entomolog atau orang yang mempelajari entomologi berkewajiban untuk menyampaikannya kepada masyarakat. Tergerak untuk mendampingi masyarakat agar lebih bijak melihat hubungannya dengan serangga, pada hari Rabu, tanggal 15 Juli 2020, Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI) Cabang Sumatra Barat mengadakan Seminar Nasional Daring atau online dengan tema, “Serangga dan Manusia: Sahabat atau Musuh?”.
Seminar yang diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand) Dr. Ir. Munzir Busniah, M.Si. (yang juga Anggota sekaligus Dewan Pengawas KMDM), dan dibuka langsung oleh Ketua PEI Pusat, Prof. Dr. Ir. Dadang, M.Sc., ini menghadirkan dua entomolog, yaitu Prof. Intan Ahmad, Ph.D., yang merupakan Guru Besar Entomologi pada Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknolobi Bandung (ITB) dengan spesialisasi entomologi permukiman dan industri (urban and industrial entomology). Entomolog kedua adalah Dr. Henny Herwina, Kepala Laboratorium Taksonomi Hewan Jurusan Biologi FMIPA UNAND, Ketua Perhimpunan Entomologi Indonesia Cabang Sumatra Barat, dan menjadi Direktur Koperasi Mandiri dan Merdeka – Broadcasting Network (KBN).
Kegiatan pendampingan masyarakat oleh para Entomolog tersebut sesuai dengan salah satu misi KMDM selain berkoperasi, yaitu merawat bumi. Ketika manusia bersahabat dengan serangga sebagai sesama makhluk hidup di alam semesta, serangga justru membantu kehidupan manusia, bahkan manusia bisa mengambil hikmah ketika mau belajar tentang kehidupan serangga tersebut. Apalagi ketika ditambah dengan keyakinan bahwa tidak ada satupun ciptaan Tuhan yang sia-sia keberadaannya di muka bumi: di darat, di laut, maupun di udara bahkan di luar angkasa.
Penulis: Henny Herwina (Entomolog FMIPA Unand & Direktur KBN).
Editor: Virtuous Setyaka (Dosen HI FISIP Unand & Ketua KMDM).

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Wako Riza Harapkan ASN Jadi Contoh Bagi Masyarakat, Jaga Kinerja Demi Pelayanan Prima

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi mengatakan ASN harus menjadi pionir dan contoh bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan ibadah shalat berjemaah di mesjid selama bulan Ramadhan.
- Advertisement -

Untuk Pertama Kali, School Of Randang Digelar di Kota Payakumbuh

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,— Agar dapat mengenalkan dan melestarikan kearifan lokal masakan tradisional ranah Minang dalam memasak Randang, Dinas Tenaga Kerja dan Industri melalui UPTD Sentra Randang kota Payakumbuh laksanakan kegiatan School of Randang yang berlangsung di dapur utama sentra rendang IKM kota Payakumbuh, Senin (12/4/2021).

Pasca Bencana Angin Kencang, Kantor Wali Nagari Sungai Balantiak Belum Diperbaiki.

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Angin kencang yang terjadi beberapa hari yang lalu mengakibatkan rusaknya Kantor Walinagari Sungai Balantiak Kecamatan Akabiluru Kabupaten 50Kota. Sebagian atap kantor tersebut terbang dibawa angin dan salah satu gonjongnya patah.
- Advertisement -

Ingin Dapat BPUM Rp1,2 Juta, Ayo Daftar Sebelum 21 April

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, membuat program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM), untuk pelaku usaha yang terdampak covid-19 di kota itu. Pendaftaran...

Pasca Bencana Angin Kencang, Kantor Wali Nagari Sungai Balantiak Belum Diperbaiki.

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Angin kencang yang terjadi beberapa hari yang lalu mengakibatkan rusaknya Kantor Walinagari Sungai Balantiak Kecamatan Akabiluru Kabupaten 50Kota. Sebagian atap kantor tersebut terbang dibawa angin dan salah satu gonjongnya patah.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -