33 C
Padang
Senin, April 15, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Sekolah Ilmiah Pascasarja, Mahasiswa Harus terhidar dari Plagiarisme
S

Kategori -
- Advertisement -

Depok ,BeritaSumbar.com,- Jumat (2/11)  bertepat di Balai Sidang UI, Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana Universitas Indonesia (HIMMPAS UI)  mengadakan kegiatan Sekolah Ilmiah Pascasarjana (SIP) 2018. Kegiatan yang bertemakan Scientific Research for A Better Future ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa melalui riset-riset atau penelitian dari berbagai bidang, seperti sains dan teknologi, sosial dan humaniora serta  kesehatan.
“Ini adalah kegiatan pertama yang diadakan oleh HIMMPAS UI yang bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa pascasarjana untuk meningkatkan kualitas literasi saat melakukan penelitian, publikasi dan pembuatan jurnal baik nasional maupun internasional,” kata Nur Hamid, selaku ketua panitia pada acara pembukaan SIP 2018.
Lebih dari 100 peserta yang hadir pada acara pembukaan pagi ini. Acara SIP menurut Hamid diharapkan dapat memberikan pencegahan terjadinya plagiarisme yang mungkin saja terjadi pada penulisan ilmiah. Hamid mengungkapkan plagiarisme bisa terjadi karena adanya niat dari penulis atau ketidaksengajaan.
“Plagiarisme sering terjadi di lingkungan kampus, untuk itu perlu dicegah agar tidak ada sanksi dari Universitas. Kadang mahasiswa bisa sengaja atau tidak sengaja menjadi plagiat. Jdi perlu tahu teknik menulis, bagaimana cara menulis referensi dan teknik lainnya,” jelasnya.
SIP 2018 rencananya akan berlangsung selama dua hari, 2-3 November 2018, bertempat di Balai Sidang dan Gedung FEB Universitas Indonesia. Hari pertama akan diisi dengan sharing mengenai publikasi internasional, kemudian pelatihan software Mendeley yang berguna untuk mengorganisisr penelitian mahasiswa. Hari kedua akan difokuskan pada materi sistematika penulisan ilmiah dan mentoring ilmiah. Materi ini lebih spesifik karena mahasiswa akan berrinteraksi langsung dengan materi sesuai dengan bidang akademis yang dimiliki.
“Kegiatan perharinya ada dua sesi, hari pertama tentang publikasi internasioal dan melatihan software Mendeley, hari berikutnya mengenai sistematika penulisan dan mentoring ilmiah,” imbuh Lukman sekali panitia acara.(red)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img