Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Puluhan mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh pada Kamis 16/7 datangi gedung perwakilan rakyat Limapuluh Kota. kedatangan para calon Intelektual ini dalam rangka menolak RUU HIP.

Untuk memastikan aksi mahasiswa ini berjalan aman dan tertib, Polres Limapuluh  kota terjunkan 70 orang personil dan dibantu 25 orang dari Satpol PP Limapuluh Kota. Aksi Tolak RUU HIP ini merupakan Aksi serentak BEM se Indonesia.

“Berdasarkan pengajuan aksi unjuk rasa ini kami terjunkan sebanyak 70 orang personil dari semua fungsi yang ada di Polres 50 Kota,”kata Kapolres 50 Kota AKBP Sri Wibowo,S.I.K , M.H yang juga didampingi oleh Kabag Ops Polres 50 Kota Kompol Basrial,Kamis (16/7/2020).

Dijelaskannya dalam pengamanan aksi unjuk rasa damai,Polwan ditempatkan pada bagian terdepan,dengan didukung oleh fungsi Sabhara ,sedangkan anggota dari fungsi lain menyebar di seputaran Gedung DPRD Lima Puluh Kota,seperti Sat Intelkam ,Sat Reskrim dan Satuan lainnya.

Mahasiswa Politeknik Negeri Payakumbuh menggelar Aksi unjuk rasa ke Gedung DPRD Lima Puluh Kota,guna menyampaikan pernyataan sikap menolak Rancangan Undang Undang (RUU) HIP dan Omnibus Law karena dinilai tidak Pro Rakyat.

“Kami terima tuntutan dari adik-adik mahasiswa,dan akan kami perjuangkan juga agar kita mendapatkan kebijakan yang merakyat,”kata Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Wendi Chandra,ST Dt Marajo.”

“Aksi damai berjalan lancar tanpa adanya tindakan anarkis dari mahasiswa,dan selama kegiatan berlangsung,semua massa aksi tetap mempraktekkan protokol kesehatan covid19 dengan memakai masker dan menjaga jarak selama kegiatan berlangsung”kata Waka Polres 50 Kota Kompol H.Efrizal,S.H.

Pada kesempatan itu Paur Humas Polres 50 Kota IPTU Masrinal juga menambahkan”Kami Harap Unjuk Rasa di Kabupaten Limapuluh Kota ini selalu damai dalam.menyampaikan aspirasinya,seperti yang diketahui selama ini Kabupaten Lima Puluh Kota adalah daerah yang Kondusif.(tim).

loading...