29 C
Padang
Minggu, April 11, 2021
Beritasumbar.com

KMDM Olah Sampah Jadi Eco Enzyme
K

Kategori -

Padang,BeritaSumbar.com,-Bank Sampah dan Eco Enzyme (BaSe) Koperasi Mandiri Dan Merdeka (KMDM) sebagai Langkah Nyata Berkoperasi dan Merawat Bumi dengan Bergotongroyong.
Masalah lingkungan menjadi isu global yang meresahkan bagi hampir semua umat manusia di atas bumi. Saat ini ada lebih dari 7.700.000.000 orang di planet Bumi. Butuh waktu hingga awal 1800-an bagi populasi dunia untuk mencapai satu miliar, kini penambahan sebanyak satu miliar orang pada setiap 12-15 tahun. Menghilangnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, polusi, penggundulan hutan, kekurangan air dan makanan, semuanya diperburuk oleh jumlah orang yang membesar dan terus meningkat, dampaknya terhadap lingkungan adalah produk dari konsumsi dan jumlah manusia.
Ada 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau Sustainable Development Goals (SDGS) bertujuan untuk mencapai kehidupan layak bagi semua orang di bumi yang sehat pada tahun 2030. Sebagian besar tujuan tersebut kemungkinan akan terlewatkan karena telah mengalami kegagalan dalam mengatasi pertumbuhan populasi manusia. Solusi positif yang memberdayakan penduduk bumi menjadi kunci untuk memenuhi SDGs.
Koperasi Mandiri Dan Merdeka (KMDM) mencoba berkontribusi dalam pemberdayaan setiap orang untuk mengatasi permasalahan lingkungan yang mengancam kehidupan manusia di muka bumi tersebut. Terutama melaui pengelolaan sampah, pembuatan eco enzyme, ecobrick, komposter, dan solar biodigester. Semua kegiatan yang diselenggarakan oleh KMDM tersebut dikelola dengan menginstitusionalisasikannya dengan pendirian Bank Sampah dan Eco Enzyme (BaSE) KMDM pada hari Rabu tanggal 29 Juli 2020, dengan Direktur yaitu Dikky Dores, seorang Sarjana Ilmu Teknik Lingkungan yang juga Anggota KMDM.
Eco enzyme adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air. Ecobrick adalah botol plastik yang dikemas dengan plastik bekas kepadatan kepadatan tertentu. Berfungsi sebagai blok bangunan yang dapat digunakan kembali. Ecobricks dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai barang, termasuk furnitur, dinding taman, dan struktur lainnya. Komposter adalah alat pengolahan sampah organik rumah tangga melalui pengomposan dengan memanfaatkan tong bekas yang dibenamkan ke dalam tanah atau pembuatan kompos yang membantu dekomposer atau bakteri pengurai untuk menguraikan bahan organik. Pengaplikasian sistem solar biodigester berada di ruang terbuka, merupakan kombinasi dari sistem biopori (lubang resapan) dan komposting. Mediumnya adalah tanah yang digali, lalu menyerap kandungan sampah organik melalui proses panas matahari.
Sampai saat ini, BaSE-KMDM telah menyelenggarakan dua kali pelatihan pengelolaan bank sampah dan pembuatan eco enzyme di Gudang Pasar Rabu Tani (PRT) dan Kantor KMDM di Palimo Cluster, Jalan Sungai Balang Nomor 29, Cupak Tangah, Pauh, Padang, Sumatera Barat, Indonesia pada Rabu, 29 Juli 2020 dan Rabu, 5 Agustus 2020. Kegiatan tersebut dibuat secara reguler atau rutin seminggu sekali dengan pelatih atau mentor Syaifuddin Islami, seorang Direktur Bank Sampah Unit (BSU) Andalas Sepakat dan Ketua Komunitas Eco Enzyme Padang (KEEP). Sebelumnya, juga diselenggarakan Workshop Online Koperasi Mandiri Dan Merdeka (KMDM) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas via Zoom Meeting, pada 18 Juni 2020 dengan narasumber yang sama dan dimoderatori oleh Novalinda (Anggota KMDM).
Nasabah BaSE-KMDM sejak dibuka pertama kali sudah mencapai enam orang yang untuk pembukaan rekeningnya harus menyetorkan sampah non-organik seperti berbahan kertas, plastik, kaca, dan logam. Para Nasabah tersebut terutama adalah Dosen-Dosen Universitas Andalas yang sudah bergabung di KMDM, juga para produsen dan konsumen PRT KMDM. BaSE-KMDM dalam penyelanggaraan pelatihan operasi bank sampah dan pembuatan eco enzyme, selain bekerja sama dengan BSU Andalas Sepakat dan KEEP, juga dengan Bank Nagari melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)-nya. Dikky Dores, sebagai Direktur BaSE-KMDM menyampaikan bahwa selain menyelenggarakan pelatihan langsung di kantornya, juga akan menyelenggarakan di komplek-komplek perumahan dan di kampung-kampung di Kota Padang melalui kerja sama dengan para pemangku kepentingan setempat.
Dilaporkan oleh: Virtuous Setyaka, Dosen HI FISIP Unand dan Ketua KMDM.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Asisten 1 Pemko Payakumbuh Buka Mukerda LPM

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Yufnani Away membuka secara resmi musyawarah kerja daerah (mukerda) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Payakumbuh tahun 2021, di Aula Ngalau Indah Lt. III Balai Kota Payakumbuh, Kamis (08/04).
- Advertisement -

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Pemko Payakumbuh Mulai Lebih Awal Tender Pengadaan Barang Dan Jasa Tahun Anggaran 2021

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Memulai tender pengadaan barang dan jasa untuk tahun anggaran 2021 lebih awal yaitu sejak Desember lalu, Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), Bagian PBJ & Dalbang Kota Payakumbuh menjadi tempat study tiru beberapa daerah di Pulau Sumatera.
- Advertisement -

Andre Minta Kader Kerja Keras Untuk Hadapi Pemilu 2024

Bukittinggi, BeritaSumbar.com,- Rabu 7/4 malam rakorda Gerindra Sumbar digelar. Rapat Konsolidasi dan Koordinasi Daerah ini lansung langsung dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Gerindra Ahmad Muzani dan Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade.

Optimalkan Pelaksanaan Pembangunan Tahun 2021, Pemko Payakumbuh Lakukan Monev.

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Bagian Pengadan Barang Jasa Administrasi Pembangunan (PBJ Dalbang) Sekretariat Daerah Kota Payakumbuh mengadakan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) Triwulan I terhadap pelaksanaan dan pelaporan kegiatan pembangunan tahun 2021 di pemerintahan Kota Payakumbuh, Selasa(6/4).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...

Saat Rampungkam RPJMD, Bupati Minta OPD Sijunjung Himpun Data Ril Ke Lapangan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sijunjung diberi waktu selama dua minggu untuk turun ke lapangan dan menyusun langkah strategis untuk...

Polres Payakumbuh Amankan Tiga Tersangka Terduga Penggelapan Dana Koperasi

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat mengamankan tiga orang tersangka terduga penggelapan dana Koperasi Serba Usaha (KSU) Sutra Ketinggian Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota. Kasat...

Polres Sinjunjung Bekuk Dua Orang Pengedar Narkoba

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepolisian Resos Sijunjung mengamankan dua orang pengedar dan pemakai nakorba jenis yang selama ini beroperasi di wilayah hukum polres tersebut. “Yang bersangkutan berhasil...

SIKOCI Helat Festival Mentari

Hari ini Selasa (6/4) sekitar pukul 10.00 WIB, Festival Mentari yang ditaja oleh Serikat Koreografer Cinta Indonesia (Sekoci) akan dibuka di Taman Budaya Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Padang. Sepuluh koreografer muda Sumbar siap menampilkan karya terbaik mereka dalam iven tersebut

Mahyeldi Dukung Pemajuan Kebudayaan Koto Gadang Koto Anau untuk Jadi Destinasi Wisata Dunia

Peninggalan sejarah memiliki potensi besar bagi kemakmuran masyarakatnya. Jika tidak dijadikan cagar budaya, keberadaannya akan mengalami kepunahan. Menyikapi hal tersebut, Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Peneliti di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) memprakarsai Penyusunan Grand Design Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau yang digelar pada 3 - 4 April 2021 di Depan Balai Adat Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kabupaten Solok, Kecamatan Lembang Jaya, Provinsi Sumatera Barat.

Tak Sampai 24 Jam Polres Sinjujung Bekuk Sindikat Pencuri Antar Provinsi, Korban Rugi Puluhan Juta

Sijunjung, beritasumbar.com - Sekitar 12 jam setelah kejadian jajaran Polres Sijunjung berhasil membekuk enam orang pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil. “Pelaku...

Wako Sawahlunto: Mari Ciptakan Generasi Berlandaskan Al-Quran-Hadits

Sawahlunto, beritasumbar.com - Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebutkan perlu menciptakan anak-anak di daerah itu agar memiliki landasan hidup yang kuat dengan Al-Quran dan Hadits....

Percepat Pembangunan Infrastruktur, DPRD Sumbar Raker Bersama Pemkab Pasaman-Pasbar

Padang, beritasumbar.com - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Daerah Pemilihan (Dapil) IV Pemilihan Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, melakukan Rapat Kerja Usaha Percepatan Penanganan dan...
- Advertisement -