25.2 C
Padang
Friday, November 27, 2020
Beritasumbar.com

Jhon Pieris : Negara Indonesia Milik Bersama, Bukan Parpol Dan DPR
J

Kategori -

Maluku ,BeritaSumbar.com,-Jhon Pieris, Senator ( Anggota DPD RI) asal dapil Provinsi Maluku ungkapkan kekecewaannya atas revisi Undang-Undang 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD,yang biasa disebut MD3 .Pieris menegaskan, negara Indonesia milik bersama, bukan parpol dan DPR.
Diketahui, revisi tersebut mulai berlaku secara efektif, hari Rabu kemarin (14/03) dengan atau tanpa tanda tangan Presiden Joko Widodo.
“Negara milik bersama, bukan milik partai politik,bukan saja milik DPR. Tapi ,milik semua stakeholder bangsa ini.Revisi ini, adanya kepentingan yang kental sekali. Bukan kepentingan jangka panjang keutuhan bangsa dan negara. Jadi, hanya dibuat aturan untuk menampung keinginan seseorang,
sarat dengan kepentingan politiknya ,”tegas Pieris kepada media ini, Jumat pagi (16/03/2018) di Manise Hotel, Ambon.
Kendati demikian, dirinya mengaku, memang betul bahwa Undang-Undang itu konsensus dari kepentingan-kepentingan politik. Tapi kami merasa bahwa kepentingan politik DPD tidak terekomendasi. Jadi dengan begitu maka DPR itu, lembaga super body yang total power. Bisa memanggil paksa pihak-pihak yang
melecehkan lembaga ini. Jadi dia seperti Penyidik.
” Bagaimana parlemen jadi penyidik? Tidak bisa. Parlemen jadi Penyidik itu masalah internal,seperti kode etik Anggota dan apapun yang bersifat internal,”herannya.
Pieris menuturkan, dalam proses itu, DPD tidak dilibatkan secara maksimal. Ingatnya, yang terlihat disitu harusnya, MPR, DPR, DPD, dan Asosiasi DPRD provinsi,namanya MD3,supaya empat unsur ini diminta pandangannya.
“Namanya MD3,pasti empat unsur yang diminta pandangannya. Kalau hanya Presiden dan DPR saja otomatis kepentingan DPR yang dominan diperjuangkan. Ini negara demokrasi. Jadi ,proses pembuatan MD3 itu, juga tidak demokratis menurut pendapat Saya. Patrikreasi (pemerintahan oleh parpol) bukan demokrasi.
Itu yang Saya sesalkan sebagai Anggota DPD RI dapil Maluku,legitimasinya tidak kuat,”sebutnya.
Ditambahkan pula olehnya, betul bahwa Undang-Undang produk politik, karena dibuat oleh lembaga-lembaga politik.Tapi sebenarnya juga secara etis, UU juga produk peradaban,produk etika dan moral, supaya hasilnya itu memuaskan semua pihak. Sehingga ,terpenuhi unsur kepuasan sosiologisnya. Artinya ,masyarakat menerima itu, tidak ada resistensinya.
“Ternyata sekarang masyarakat tidak setuju dengan revisi itu. Tidak semua masyarakat. Ada kelompok-kelompok masyarakat yang kritis tidak setuju. Karena prosesnya tidak demokratis,”tutur Pieris. (Yulin/IPJI)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Sudah Zona kuning, Kegiatan PBM Tatap Muka Di Payakumbuh Mulai Rabu Ini

Payakumbuh, beritasumbar.com - Setelah ditetapkan kembali sebagai daerah zona kuning atau daerah dengan zona penyebaran rendah, Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat akan...

Zulkifli Hasan Harus Banyak Belajar Dari Prestasi Irwan Prayitno Dan Mahyeldi

Kedatangan Zulkifli Hasan Ketua Umum PAN ke Sumbar beberapa waktu lalu, membuat pernyataan yang justru menyudutkan dirinya sendiri. “Apa saudara tidak bosan...

Diduga Gantung Diri, Pria di Limapuluh Kota Ditemukan Tak Bernyawa di Sebuah Pohon

Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com - Seorang pria yang belum diketahui identitasnya didapatkan tak bernyawa dan tergantung disebuah pohon di Koto Baru Simalanggang, Kecamatan...

80 KK Terima Bantuan Kambing Dari Pemko Sawahlunto

Sawahlunto, BeritaSumbar.com,- Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto Provinsi Sumatra Barat memberikan bantuan ternak kambing kepada masyarakat. Tahun 2020 ini, bantuan ternak kambing...

Walikota Buka Muzakarah MUI Kota Payakumbuh

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,— Walikota Payakumbuh yang diwakili Staff Ahli bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Ir. Syahril buka acara Muzakarah Majelis Ulama Indonesia (MUI)...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

KPK Menyerahkan Aset BMN Untuk Mendukung Operasional Kantor KASN

Bertempat di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/11/20) diselenggarakan acara serah terima penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari...

Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, HY Dijemput Paksa

Riau,- Akhirnya Oknum ustad kondang HY Resmi ditahan oleh unit Reskrim Polsek kota Pekanbaru pada 22 November 2020 dimapolsek kota Pekanbaru...

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...

IMO-Indonesia Siap Gaungkan Wisata Nusantara

JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal dan Khasanah Budaya

BOGOR - Bangsa Indonesia ini lahir terdiri dari berbagai Suku, adat- istiadat, budaya, agama, dan memiliki kearifan lokal dimasing-masing daerah. Bangsa Indonesia...

Sistem Pembelajaran Tatap Muka Bergantung Perkembangan Penanganan Covid-19 di Daerah

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait kemungkinan diadakannya kembali Pembelajaran Tatap Muka pada...

Pengembangan Sektor Pangan Butuh Cara-Cara Baru yang Inovatif

Jakarta,- Kebutuhan yang sangat besar masyarakat dunia terhadap pangan membuka peluang yang amat besar dan akan terus bertumbuh bagi sektor tersebut. Pengembangan...

Smart Garden dan Water Recycle Sukses Dikembangkan Dosen Saintek UIN STS Jambi

JAMBI, BeritaSumbar.com - Dosen yang tergabung dalam Green Sutha UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berhasil mengembangkan sistem Smart Garden yang terintegrasi dengan Water...
- Advertisement -