Padang Pariaman, beritasumbar.com,-Setelah diambil alih jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parik Malintang oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, semua pelayanan kembali normal, karena sebelumnya semua pelayanan sempat terhenti, karena semua dokter spesialis meminta direktur RSUD harus mundur dari jabatannya. “Akibat mogok kerja yang dilakukan oleh semua dokter spesialis, maka pelayanan terhenti,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, H. Aspinuddin kepada wartawan beritasumbar.com, Kamis (19 /7) di ruang kerjanya.

Dia menjelaskan, akibat permintaan semua dokter spesialis, maka direktur di non aktifkan dan jabatan diambil alih oleh Dinas Kesehatan. “Sebenarnya ini adalah mis komunikasi saja, ada semacam peraturan yang diterapkan oleh direktur, akan tetapi semua pemberi pelayanan tidak menerima dan meminta direktur mundur, maka dari itu untuk sementara direktur di non aktifkan, dan jabatannya kita ambil alih, ” terang Aspinuddin.

Sebelumnya, Kamis (19/7) pagi puluhan pasien RSUD Parik Malintang, Kabupaten Padang Pariaman terlantar, hal itu disebabkan tidak adanya dokter spesialis di ruangan yang telah ditentukan. Sementara semua pasien sudah mendaftar sebagai pasien BPJS maupun pasien umum, setelah mendaftar pasien tersebut tidak ada mendapatkan pelayanan. Mogok kerja yang dilakukan oleh dokter spesialis ini terjadi semenjak Rabu (18/7) dengan melakukan demo, dan berlanjut sampai Kamis ini.

Salah seorang pasien yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kami sudah melakukan pendaftaran akan tetapi sesampai di tempat poli penyakit dalam tidak ada dokter, selain kami juga banyak pasien yang mengalami. “Setelah kami sampai ditempat poli penyakit dalam, tidak ada dokter nya alias ruangan kosong,” ujarnya.

Yusmanidar. K salah seorang pasien yang berasal dari Kota Padang juga merasakan kekecewaan nya, karena ia sudah datang sekitar pukul 08.00 wib, akan tetapi sampai jam 12.00 wib juga ada dokter penyakit dalam. “Kami sangat kecewa, karena sudah datang dari pagi belum ada mendapatkan pelayanan, saya ini berobat ke RSUD Parik Malintang karena BPJS disini. Kalau begini terus pelayanan tentu bisa semua pasien akan memindahkan BPJS nya ke rumah sakit Yang lain,” ulasnya. (bus)

loading...