24.2 C
Padang
Rabu, Januari 19, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Disnakerin Payakumbuh: 51 Paket Pelatihan Akan Diselenggarakan Pada 2021
D

- Advertisement -

Payakumbuh, beritasumbar.com– Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh, mengemukakan pada tahun 2021 akan  ada 51 pelatihan keterampilan dari berbagai bidang yang akan dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) setempat

51 paket pelatihan yang dilakukan tersebut merupakan program dari BLK Provinsi Sumbar yang dilaksanakan di BLK yang berada di daerah itu, kata Kepala Disnakerperin Kota Payakumbuh Wal Asri di Payakumbuh, Selasa.

“Pelatihan ini memang tidak hanya diperuntukkan kepada masyarakat Kota Payakumbuh saja. Namun, kami akan memaksimalkan pesertanya ini nanti dari Payakumbuh,” kata dia.

Kehadiran pelatihan, katanya memang dibutuhkan di situasi pandemi COVID-19 saat ini. Terlebih di masa pandemi setidaknya ada 593 tenaga kerja di Payakumbuh yang dirumahkan bahkan di PHK.

“Memang sudah banyak yang kembali bekerja saat ini. Namun, bagi yang masih belum bekerja dan berminat untuk mengikuti pelatihan ini dipersilahkan untuk mendaftarkan diri,” ujarnya.

Bagi yang memiliki usaha di bidang tersebut dan mengikuti pelatihan, ini diharapkan dapat meningkatkan keahliannya sehingga yang dihasilkan juga lebih berkualitas.

Ia mengatakan beberapa bidang atau jenis pelatihan yang akan dilaksanakan di BLK Payakumbuh seperti teknisi telepon genggam, pengelasan, mekanik sepeda motor dan pelatihan membuat kue.

“Saat ini yang masih dibutuhkan itu yakni teknisi telepon genggam 20 orang, pengelasan 20 orang, mekanik sepeda motor 11 orang dan membuat kue 17 orang,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan bisa langsung mendatangi kantor Disnakerperin yang terletak di Padang Kaduduak.

“Tidak ada persyaratan khusus untuk jenjang pendidikan yang diminta. Namun, tentu untuk dapat mengikuti pelatihan ini akan ada penyeleksiannya,” kata dia.

Ia mengatakan pelatihan direncanakan akan dimulai pada Februari mendatang dan ditargetkan dapat selesai sebelum Oktober. Sebab, satu paket pelatihan hanya akan bisa diikuti oleh 16 orang.

“Pelatihan ini dipastikan akan mematuhi protokol kesehatan, jadi satu paket pelatihan tidak diikuti oleh banyak orang. Pesertanya dibatasi,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sedang menjajaki kerjasama dengan Bank Nagari untuk memberikan pelatihan pemasaran melalui daring.

Hal ini sangat bermanfaat untuk beberapa program olahan makanan, sandang dan kerajinan di Kota Payakumbuh. “Pada saat ini akses untuk mengirim barang sudah mudah, ini harus dapat dimanfaatkan. Pelatihan ini nantinya akan menghadirkan narasumber yang ahli di bidang itu,” katanya. (Asa)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img