26.1 C
Padang
Minggu, Mei 16, 2021
Beritasumbar.com

Dipercaya Jadi Pengisi Soundtrack Film, Heniikun Bay Optimis Rilis Album Trilogy ke Dua
D

Kategori -

Yogyakarta (BeritaSumbar.com) – Eksistensi Heniikun Bay punya daya tarik tersendiri bagi para penikmat musik di Tanah Air pada saat ini. Kesuksesan grup musik asal Kota Yogyakarta tersebut merilis Extended Play (EP) album trilogy pertama Hexalogy Yakin Wae, membuat mereka optimis untuk meluncurkan album trilogy ke dua yang akan dirilis pada Senin 12 April 2021 di channel YouTube Prima Founder TV.

Album trilogy ke dua Hexalogy Yakin Wae yang dirilis Heniikun Bay berisi tiga lagu, judulnya Padamu Memori, Bungah Pungkasane, dan Mimi Mintuno Tresno. Semua lagu tersebut ditulis oleh AM. Kuncoro, vokalis dan juga gitaris Heniikun Bay. Selain AM. Kuncoro, formasi grup band tersebut juga ada Hening (keyboard), Ipun (bass), Ijal (drum) dan Bayu (gitar), seperti dikatakan AM. Kuncoro yang berada di Yogyakarta ketika diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Sabtu (10/4/2021).

AM. Kuncoro juga mengatakan, melalui album trilogy ke dua Hexalogy Yakin Wae, Heniikun Bay ingin mengajak masyarakat agar mensyukuri apapun yang terjadi, karena kejadian buruk yang dialami juga bisa jadi penyemangat untuk meraih kebahagiaan dan kesuksesan di masa depan, selama kita bisa menerimanya dengan sikap yang baik dan pemikiran yang positif.

Mengenai project Hexalogy Yakin Wae, AM. Kuncoro menjelaskan bahwa Hexalogy artinya rangkaian 6 karya seni yang saling terkait antara satu dengan yang lainnya, sehingga membentuk sebuah plot atau alur cerita. Pada trilogy pertamanya berisi lagu berjudul Cukup Uwis, Abadi di Hati, dan RWN ‘Rung Wani Nembung’, berisi kisah sedih, kecewa, takut, dan kehilangan rasa percaya diri.

“Bedanya dengan album trilogy pertama, pada album trilogy ke dua berisi harapan, cerita indah, cita-cita, dan keyakinan akan masa depan. Album trilogy ke dua inilah yang menguatkan lahirnya nama Hexalogy Yakin Wae sebagai sebuah inspirasi bagi seluruh masyarakat yang saat ini mengalami masa pandemi, agar bangkit dari kesulitan-kesulitan yang dihadapi dengan tetap membangun keyakinan yang positif tentang masa depan. Yakin wae, yakin saja,” kata AM. Kuncoro.

Menurut AM. Kuncoro, antara album trilogy pertama dengan yang ke dua ada perbedaan yang mencolok dalam penggarapan dan penyajiannya. Album trilogy pertama cenderung berwarna pop melankolis, sedangkan di trilogy ke dua lebih banyak warna; lagu Padamu Memori bergenre Rock, Bungah Pungkasane dikemas pop, dan Mimi Mintuno beraliran reggae. Mengikuti alur cerita Hexalogy Yakin Wae, dari sedih menjadi lebih gembira dan berwarna.

“Banyak kejadian tak terlupakan bagi Heniikun Bay saat penggarapan album trilogy ke dua. Salah satunya ketika workshop mulai berjalan dan kami harus saling bertemu, maka prosedur kesehatan menjadi kebutuhan sehingga pihak Prima Founder Records, label yang menaungi Heniikun Bay menerapkan kepada semua personal untuk melakukan rapid test secara rutin sekali seminggu. Dengan demikian semua pihak aman dan nyaman dalam menyelesaikan album trilogy ke dua. Selain itu yang tak terlupakan, yaitu wafatnya Ki Seno Nugroho, Dalang kondang asal Yogyakarta yang diidolakan oleh para personal Heniikun Bay. Secara spontan kami membuat lagu yang didedikasikan untuk almarhum yang judulnya Pahlawan Wayang,” kata AM. Kuncoro.

Selain itu AM. Kuncoro mengatakan, penggarapan album trilogy ke dua membutuhkan waktu 3 bulan. Tantangan yang dihadapi adalah kebutuhan para personal Heniikun Bay untuk mengasah kemampuan membawakan lagu-lagu yang lebih berwarna di album tersebut. Berkat latihan secara konsisten dan bimbingan dari Mas Gatot BandCong sebagai Music Director, Heniikun Bay mampu menyelesaikannya dengan baik.

“Bukan hanya genre yang berbeda, namun dengan keterampilan dan pengalaman yang telah lebih berkembang dibandingkan saat penggarapan trilogy pertama, maka hasil dari trilogy ke dua menjadi lebih baik dan menarik,” kata AM. Kuncoro.

Bagi AM. Kuncoro, album trilogy ke dua selain digarap lebih matang, kekuatannya juga ada pada lirik lagu-lagunya yang menyajikan cerita romantis. Inspirasi lagu-lagu tersebut diambil dari kisah nyata yang happy ending. 

Soal Heniikun Bay mendirikan channel YouTube sendiri alasannya karena telah memiliki channel sebelum berada di bawah naungan Prima Founder Records. Awalnya channel tersebut sebagai tempat untuk menyajikan karya-karya lagu mereka, dan sekarang juga digunakan untuk mengekspos aktivitas para personal Heniikun Bay selain bermusik, seperti rock fishing, memancing di pantai tebing karang di pesisir selatan Yogyakarta.

Dipercayanya lagu Abadi di Hati, salah satu lagu di album trilogy pertama Hexalogy Yakin Wae untuk menjadi soundtrack film Mimi Mintuno membuat Heniikun Bay makin optimis untuk merilis album trilogy ke dua. Lagu Abadi di Hati versi original soundtrack film tersebut akan dirilis pada 28 April 2021. Lagu tersebut tentang penggalan kejadian dari seseorang yang tidak bisa move on dari masa lalunya. Setiap orang memiliki seseorang yang istimewa di masa lalunya, seperti memiliki sebuah monumen di dalam hatinya, Abadi di Hati.

Pada kesempatan yang sama, Rulli Aryanto, salah seorang Owner and Founder Prima Founder Records mengatakan, “Pada mini album trilogy ke dua Hexalogy Yakin Wae dari Heniikun Bay, Maya Sari Devi (PFRecords) jadi Executive Producer-nya, AM. Kuncoro dan Rulli Aryanto sebagai Producer. Gatot BandCong selain sebagai  Music Director juga menangani mixing dan mastering-nya, tracking dilakukan di Prima Founder Studio, dan semua lagu di album tersebut sudah ada di digital music stores.”

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Tim KRYD Polres Dan Tim 7 Pemko Payakumbuh Lebih Intensif Dalam Razia Yustisi Prokes Dan Pelanggaran Perda Lainnya

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Pada minggu terakhir bulan ramadhan 1442 H tahun ini, Tim Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) merupakan Tim khusus yang dibentuk polres yang personilnya gabungan dari beberapa satuan kerja di Polres Payakumbuh. Dalam pelaksanaan operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan, tim ini bekerja sama dengan Satpol PP payakumbuh.
- Advertisement -

Tapan-Pessel di Rundung Banjir; ‘Sedih, Idul Fitri Di Dahului Banjir’

Tapan-Pessel (11/5/21) Banjir menghantam dan menenggelamkan beberapa nagari di kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Dari informasi di lapangan diketahui empat nagari terparah, yaitu; Binjai...

Tim Satgas Covid Kota Payakumbuh Lakukan Monitoring Ke Posko Tingkat Kelurahan

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19 di Payakumbuh, Tim Satgas Covid-19 yang tergabung kedalam tujuh kelompok melakukan monitoring ke Posko PPKM mikro di tingkat kelurahan, Selasa (11/05).
- Advertisement -

Banjir Bandang Tapan-Pessel; TRC BPBD Ingatkan 1078 KK Masih Tetap Waspada & Mengungsi di Rumah-Rumah Saudara Terdekat

Tapan-Pessel (12/5/2021). Sehari pasca banjir bandang yang berasal dari meluapnya sungai Batang Tapan Pesisir Selatan, Tim TCR BPBD masih mengingatkan dan menyarankan warga tetap...

DPC Gerindra Padang Pariaman Gelar Sosialisasi Pemakaian Pupuk Organik

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra Kecamatan Sintuk Toboh Gadang (Sintoga) didampingi DPC Gerindra Kabupaten Padang Pariaman mengadakan sosialisasi pemakaian pupuk organik bersama Eco Farming dan Kelompok Wanita Tani KWT Jaya Abadi serta seluruh kelompok tani KWT yang ada di Sintoga,tentang penyuluhan tata cara bercocok tanam yang baik serta tata cara penggunaan pupuk organik yang dipimpin langsung oleh Leader Sumbar Romi Yanto dan Irwan. Sabtu 8/5/2021
- Advertisement -

Tulisan Terkait

AM Kuncoro Vokalis Heniikun Bay feat Steven & Tege Coconut Treez Bakal Rilis Ulang ‘Mimi Mintuno Tresno’

AM. Kuncoro, Musisi asal Kota Yogyakarta makin mendapat pengakuan di industri musik Tanah Air. Karya lagunya yang berjudul Mimi Mintuno Tresno dipercaya jadi soundtrack film serial Mimi Mintuno. Untuk versi soundtrack film tersebut, lagu Mimi Mintuno Tresno digarap ulang oleh AM. Kuncoro bersama dua musisi reggae legendaris Indonesia, Steven dan Tege Coconut Treez, proses recording dan syuting videoklipnya akan dilakukan pada 28 - 30 Mei 2021 di Yogyakarta.

Rojanah Rilis Perdana Single ‘Algoritma Cinta’ di 60 Radio se-Indonesia

Keunikan vokal Rojanah dalam mengusung genre musik dangdut remix modern punya potensi tersendiri di industri musik Tanahair. Gadis molek asal kota kembang Bandung tersebut merilis single perdananya yang berjudul Algoritma Cinta, yang diputar serentak di 60 stasiun radio se-Indonesia pada Selasa, 6 April 2021.

Next Gen Cari Penyanyi untuk Lagu-Lagu Chris Weni, Didukung oleh Indonesia Records dan Chossypratama

Chris Weni, dara cantik asal Pasuruan, Jawa Timur punya keahlian istimewa dalam menulis lagu, baik pada kekuatan lirik, juga pada komposisi akord. Karya-karya lagu yang ia tulis punya peluang besar untuk sukses di industri musik Tanah Air.

AM Kuncoro Rilis ‘Kau Dewiku’, Lagu Kontemplasi untuk Bersyukur

Eksistensi AM. Kuncoro punya magnet tersendiri bagi industri musik Indonesia. Penyanyi asal Kota Yogyakarta tersebut hadir menyajikan karya-karya lagu anti mainstream, mengikuti idealisme bermusiknya sendiri tanpa terimbas trend musik yang ada, seperti pada lagu Kau Dewiku yang dirilis di channel YouTube Prima Founder TV dan diputar serentak di 78 stasiun radio se-Indonesia pada Selasa, 20 April 2021.

Bea Serendy Kenalkan Pop Falsetto Harmonies Lewat Single Solo Perdana ‘Sampai Matahari Berhenti Bersinar’

Teknik vokal falsetto harmonies telah terbukti mengantar kesuksesan bagi Bee Gees, grup band rock legendaris dunia. Bea Serendy, penyanyi cantik asal Yogyakarta mengenalkan teknik vokal tersebut dalam aliran musik pop orkestra kepada para penikmat musik di Indonesia lewat single solo perdananya yang berjudul 'Sampai Matahari Berhenti Bersinar', videoklipnya dirilis pada Kamis, 15 April 2021 di channel YouTube Prima Founder TV.

Indonesia Records Rilis 3 Versi Lagu ‘Bahagia Untukmu’ dari Rara Zen, Luddy Roos, dan Nay X Zul

Indonesia Records akan mengukir sejarah baru di industri musik Indonesia. Label musik tersebut merilis lagu Bahagia Untukmu karya Bagus Aryanto, Musisi asal Kota Malang, Jawa Timur. Lagu tersebut dirilis secara serentak dalam 3 versi pada 23 April 2021 di platform YouTube dan digital musik stores.

Masuk Bursa Capres 2024, Ridwan Kamil: Kalau Jalannya Terbuka Saya Bismillah

Payakumbuh, beritasumbar.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan kesiapan dirinya untuk maju sebagai Calon Presiden RI 2024 apabila memang jalan untuk maju terbuka. Pria yang...

Bea Serendy Garap Videoklip Lagu Romantis Karya AM. Kuncoro, Sampai Matahari Berhenti Bersinar

Bea Serendy akan meramaikan dunia musik Indonesia dengan single solo perdananya yang berjudul ‘Sampai Matahari Berhenti Bersinar’, setelah sukses merilis lagu duet bersama Alex Yunggun, kakak kandungnya. Penyanyi cantik tersebut menjalani syuting videoklipnya pada Jumat 26 Maret 2021 di Yogyakarta.

Neo CPCP Buka Audisi untuk Jadi Penyanyi Lagu Terbaru Karya Musisi Legend Chossypratama

Chossypratama merupakan salah seorang musisi legendaris di Indonesia. Beratus karya lagunya berhasil mempopularkan banyak penyanyi. Pada tahun 2021 ini, Chossypratama kembali menjaring penyanyi berbakat dari seluruh Indonesia melalui program Neo Chossy Pratama Cari Penyanyi (Neo CPCP).

Indonesia Records Gandeng Banyak Potensi Baru dari Kalangan Generasi Muda Seluruh Indonesia

Indonesia Records merupakan perusahaan recording baru yang hadir menjadi pilihan bagi penikmat musik Indonesia. Walau terbilang baru dan belum 1 tahun berjalan, Indonesia Records telah merilis beberapa artis setiap bulannya. Indonesia Records sendiri didirikan oleh Rulli Aryanto (Jendral Rich) bersama rekannya Ahon Kiat.
- Advertisement -