24.4 C
Padang
Selasa, Oktober 19, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Dini Hari Warga Jorong Nenan Sudah hadir Di Komplek Perkantoran Pemkab Limapuluh Kota
D

- Advertisement -

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com, Pertanyakan nasib jalan mereka yang pernah di ajukan perbaikannya melalui aspirasi anggota DPR RI, jam 03.00 wib warga jorong nenan sudah hadir di komplek perkantoran pemkab Limapuluh Kota di Bukik Limau Sarilamak Kecamatan Harau.
 Minggu 1/10 malam sekitar jam 23.00 wib puluhan warga jorong nenan Nagari maek Kecamatan Bukik Barisan berangkat menuju kantor Bupati Limapuluh Kota. Warga berangkat dengan tujuh kendaraan roda empat. Senin 2/10 Jam 03.00 wib rombongan sudah sampai di pusat perkantoran Bukik Limau Sarilamak. Sambil menunggu pagi warga istirahat di masjid di komplek ini.

Warga Nenan datang ke Kantor Bupati dan DPRD Limapuluh Kota untuk menyampaikan aspirasi dan unek unek atas pembangunan di daerah mereka.

Sebanyak 17 orang perwakilan warga Jorong Nenan di terima di ruang rapat DPRD,karena ruangan tidak mampu menampung seluruh warga yang datang. Rombongan di terima ketua DPRD Safaruddin Dt Bandaro Rajo, Sasri Andiko wakil ketua DPRD beserta beberapa anggota DPRD lainnya,Ferizal ridwan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Kompol Eridal Waka Polres Limapuluh Kota.


Mereka juga mempertanyakan mengapa proposal pembangunan jalan yang mereka buat atas permintaan Jhon Kenedy Aziz tidak pernah sampai ke pusat. Ihwal pembuatan proposal,Beberapa bulan lalu Jhon Kenedy Aziz(JKA) reses ke Jorong Nenan. Saat itu warga nenan yang hadir tatap Muka dengan Anggota DPR RI dari Partai Golkar ini memohon perbaikan jalan menuju kampung mereka.

JKA bersedia mencarikan solusi di DPR RI dengan syarat ada permohonan dari bawah. Yaitu dalam bentuk proposal dari masyarakat dan Pemkab Limapuluh Kota. Setelah proposal di buat,copiannya di kirim ke Jorong Nenan, Namun Untuk Jhon Kenedy Aziz tidak pernah sampai. hal ini di ketahui setelah Jhon Kenedy aziz menelpon kenapa proposal tidak sampai sampai.


Hal ini di ungkapkan dengan urain air mata oleh Saleh,perwakilan Warga Nenan di ruang pertemuan DPRD Limapuluh Kota.”Dimana menyangkutnya proposal kami. Apakah DPRD dan Pemkab tidak mengirimkan proposal itu kepada Bapak Jhon Kenedi Aziz. Kami sudah bosan dengan janji-jani, padahal warga sudah lama mengeluh tidak adanya perhatian wakil rakyat dan pemkab Limapuluh Kota kepada Jorong Nenan,” ujar Saleh.

Selain itu Saleh selaku perwakilan warga juga berharap Pemkab Limapuluh kota bersedia mengirim alat berat untuk memperbaiki jalan ke Nenan. karena kondisi jalan saat ini sudah sangat memprihatinkan,Jika alat tidak turun ke Nenan hari ini bersama kami maka kami akan bermalam di sini sampai alat bisa didatangkan untuk memperbaiki jalan ke kampung kami ujar Saleh. Kami tidak ingin ada warga kami jadi korban kecelakaan nanti karena kondisi jalan yang sudah parah,imbuh saleh.

Menanggapi aspirasi dan tuntutan warga Jorong Nenan, Wakil Bupati Ferizal Ridwan mengaku prihatin atas keluhan yang disampaikan warga. Namun demikian, Ferizal Ridwan, meminta waktu 7 hari untuk menyikapi aspirasi masyarakat tersebut terutama pemaiak alat berat, karena ada prosedur administrasi yang harus dipenuhi oleh penyelenggara pemerintah untuk memenuhi tuntutan warga tersebut.

“Terkait proposal yang diminta Jhon Kenedi Aziz, secara administrasi pemerintahan sudah kami kirimkan ke Kementerian PU. Berkenan proposal untuk bapak Jhon Kenedi Azis, bisa kirimkan lagi,” pungkas Ferizal Ridwan.

Usai dialog dengan Ketua DPRD Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Wakil Bupati Ferizal Ridwan, puluhan masa Jorong Nenan yang melakukan aksi demontrasi  ke gedung wakil rakyat itu membubarkan diri dengan tertib dan damai.(red)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img