Bukittinggi, beritasumbar.com — Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi menggelar Gebyar Pekan Imunisasi Dunia (PID) dan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di rumah dinas wali kota, Rabu.
Acara dibuka Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi didampingi Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi dan dari perwakilan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Metrizal (Ketua Pokja KIPI Kota Bukittinggi)
Wawako Bukittinggi Marfendi, menyampaikan PID merupakan momentum yang tepat dan strategis dalam meningkatkan kembali kesadaran masyarakat untuk melakukan tindakan kolektif dari seluruh unsur masyarakat dan swasta.
Disamping itu, kata dia, juga untuk meningkatkan cakupan imunisasi sebagai perlindungan semua kelompok umur, guna mencapai eradikasi dan eliminasi penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti difteri, campak, polio, pertussis dan lain-lain.
Saat ini di Bukittinggi pada tiga minggu terakhir telah terjadi peningkatan kasus campak hampir di semua kelurahan. Jika tak cepat diantisipasi akan menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB)
Penurunan cakupan imunisasi telah mengakibatkan timbulnya daerah kantong yang berpotensi menjadi sumber kasus-kasus PD3I atau penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
“Perlu dilakukan strategi melalui penguatan imunisasi dasar dan pemberian imunisasi tambahan. Pada Mei sampai Juni 2022, melalui BIAN dilakukan pemberian imunisasi Campak Rubela di usia sembilan bulan sampai 15 tahun, melakukan imunisasi kejar (Catch-Up) bagi anak balita yang belum lengkap imunisasi dasarnya,” paparnya.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi menyampaikan pandemi terjadi sejak 2020 telah berdampak pada penurunan cakupan imunisasi cukup signifikan.
“Ditingkat global, cakupan imunisasi menurun dari 86 persen di 2019 menjadi 83 persen 2020. Jumlah anak yang tidak mendapat imunisasi dasar mencapai 23 juta,” katanya.
“Jumlah tersebut secara Indonesia juga mengalami penurunan cakupan Imunisasi dasar, dari 93,7 persen di 2019 menurun menjadi 77,3 persen 2021,” ucapnya.
“Dengan PID, KLB yang terjadi bisa diminimalisir. Untuk kegiatan ini akan dilakukan di seluruh Kabupaten dan kota di Sumbar. Diharapkan seluruh pihak untuk menyukseskan gebyar ini,” ucapnya.
Sementara itu, Metrizal menyebutkan, PID bertujuan untuk mempromosikan penggunaan vaksin agar dapat melindungi seseorang dari berbagai penyakit.
“PID dilaksanakan pada pekan terakhir di bulan April setiap tahunnya, yaitu dari 16-22 April 2022 dengan tema ‘Sehatkan Keluarga Lewati Pandemi Dengan Imunisasi Lengkap’,” ungkapnya. (adil)