24.8 C
Padang
Sabtu, Juni 19, 2021
Beritasumbar.com

AM Kuncoro Vokalis Heniikun Bay feat Steven & Tege Coconut Treez Bakal Rilis Ulang ‘Mimi Mintuno Tresno’
A

Kategori -

Yogyakarta (BeritaSumbar.com) – AM. Kuncoro, Musisi asal Kota Yogyakarta makin mendapat pengakuan di industri musik Tanah Air. Karya lagunya yang berjudul Mimi Mintuno Tresno dipercaya jadi soundtrack film serial Mimi Mintuno. Untuk versi soundtrack film tersebut, lagu Mimi Mintuno Tresno digarap ulang oleh AM. Kuncoro bersama dua musisi reggae legendaris Indonesia, Steven dan Tege Coconut Treez, proses recording dan syuting videoklipnya akan dilakukan pada 28 – 30 Mei 2021 di Yogyakarta.

“Tentu saja ini tak lepas dari rencana Prima Founder Records mengemas rangkaian kisah romantis dalam Hexalogy Yakin Wae untuk menjadi sebuah film serial yang berjudul Mimi Mintuno – The Story of Tresno yang akan tayang Agustus 2021,” kata AM. Kuncoro saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Rabu (5/5/2021).

Menurut AM. Kuncoro, sangat tepat untuk merilis ulang Mimi Mintuno Tresno bersama Steven dan Tege untuk menjadi soundtrack Mimi Mintuno, karena musik reggae sangat dekat dengan kisah dalam film tersebut yang mengangkat kehidupan masyarakat pesisir selatan Jawa dengan keindahan alamnya yang menawan hati, baik dengan pasirnya yang putih, juga pada tebing-tebing karangnya yang indah.

Lagu Mimi Mintuno Tresno merupakan salah satu lagu pada album trilogy ke dua Hexalogy Yakin Wae yang pernah dirilis oleh grup band Heniikun Bay. AM. Kuncoro adalah vokalis dan gitaris grup band tersebut, selain itu juga ada Hening (keyboard), Ipun (bass), Ijal (drum) dan Bayu (gitar).

Perbedaannya, lagu Mimi Mintuno Tresno versi soundtrack dinyanyikan oleh AM. Kuncoro berduet dengan Steven, dan track gitarnya diisi oleh Tege, guna menghadirkan aura reggae yang lebih kental dan kuat. Lagu Mimi Mintuno Tresno versi soundtrack tersebut diproduseri oleh Rulli Aryanto, Prima Founder Records dan Maya Sari Devi sebagai Executive Producer, dan aransemen musiknya dikerjakan oleh ROOS Brother (Luddy Roos dan Eckel Roos) yang juga sebagai produser musiknya.

“Bukan hanya kesempatan biasa untuk bisa kenalan dan kerjasama dengan Steven dan Tege Coconut Treez, yang melegenda di belantika musik Tanah Air lewat lagu Welcome to My Paradise. Hampir tak pernah terbayangkan hal luar biasa seperti ini bisa terjadi dalam kehidupan saya. Apalagi ketika Steven memberikan apresiasi terbaiknya pada lagu saya tersebut, bahkan menyanyikannya bersama saya,” kata AM. Kuncoro.

Lagu Mimi Mintuno Tresno dipercaya jadi soundtrack film memiliki makna yang sangat besar bagi AM. Kuncoro, bukan hanya karena untuk pertama kalinya, tapi karena itu juga adalah sebuah apresiasi yang sangat tinggi baginya sebagai seorang penulis lagu. AM. Kuncoro optimis lagu Mimi Mintuno Tresno akan dikenang tak hanya secara audio, tapi juga secara visual.

AM. Kuncoro menceritakan lagu Mimi Mintuno Tresno tersebut ia tulis terinspirasi dari kisah-kisah pribadi di sekitarnya, dan juga diambil dari legenda Jawa tentang hubungan binatang laut (ketam) yang dari lahir hingga matinya selalu menempel hidup bersama. Kesetiaan ini kemudian ia ambil untuk jadi teladan bagi pasangan suami istri agar setia sehidup semati hingga maut memisahkan. Meskipun ada cobaan dan rintangan dalam menjaga hubungan, dengan semangat kesetiaan dan komitmen untuk terus bersama dalam suka duka, juga dengan penuh rasa syukur dan mengandalkan pada Tuhan, kesetiaan sampai akhir bukanlah mustahil untuk terjadi.

Melalui lagu Mimi Mintuno Tresno, AM. Kuncoro menyampaikan pesan kepada para pendengarnya agar tetap setia dan percaya bahwa apapun yang terjadi akan ada solusinya, dan setiap masalah membawa hikmah bagi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Bukan saja hanya berlaku bagi hidup berumah tangga, namun juga dalam segala aspek kehidupan.

Tentang album Trilogy ke dua Heniikun Bay, AM. Kuncoro menjelaskan bahwa album tersebut merupakan bagian akhir dari mini album Hexalogy Yakin Wae. Trilogy pertama cenderung bernuansa sedih, kecewa, putus asa, tidak berani, tidak mampu, dan takut, sedangkan trilogy ke dua menampilkan nuansa musik yang berbeda, mencirikan happy ending dari perjalanan kisah pada Hexalogy Yakin Wae. Terlihat jelas dari genre musik yang beragam dan cenderung rancak dalam 3 lagunya, yaitu Padamu Memori, Bungah Pungkasane, dan Mimi Mintuno Tresno. Khususnya di lagu Mimi Mintuno Tresno, Heniikun Bay memilih genre reggae yang kuat nuansa bahagia pada iramanya.

Mengenai kehidupan pribadinya, AM. Kuncoro mengatakan ia lahir pada 14 April 1978 di Kota Bumi – Lampung, dari pasangan RB. Kadino dan Sumiati. Dari lahir sampai  tamat SMP  ia tinggal di kota kelahirannya tersebut.  Saat duduk di  bangku SMA ia pindah ke Pulau Jawa. AM. Kuncoro mengaku jatuh cinta pada Yogyakarta saat ia berkuliah di Kota Gudeg tersebut, kemudian ia menemukan tambatan hatinya di sana, dan akhirnya memutuskan untuk tinggal di kota tersebut sampai hari ini.

Sejak kecil AM. Kuncoro dibimbing kedua orang tuanya yang memiliki latar belakang seni Jawa, mereka sangat mendukung dan membimbingnya dalam bermusik. AM. Kuncoro mulai bermusik di grup band saat bersekolah di SMP. Sewaktu duduk di bangku SMA ia senang menulis puisi, cerita-cerita pendek, mengikuti paduan suara, berlatih teater, belajar bermain biola, dan mulai mengenal lagu-lagu barat. Saat itu ia juga senang mempelajari kisah-kisah inspiratif para musisi terkenal zaman dahulu, baik nasional maupun mancanegara.

Dalam perjalanan karir musiknya, AM. Kuncoro telah menulis lagu-lagu yang telah ia rilis bersama Heniikun Bay, berjudul: Cukup Uwis, Abadi di Hati, RWN – Rung Wani Nembung, Padamu Memori, Bungah Pungkasane, dan Mimi Mintuno Tresno. Untuk album solo perdananya, berjudul: Kau Dewiku, Maafkan Takutku, Ternyata Cinta, Kau Masih di Sini, serta Teman dan Senang. Selain itu juga juga ada lagu Algoritma Cinta yang dinyanyikan oleh penyanyi bergenre dangdut, Rojanah, serta lagu Sampai Matahari Berhenti Bersinar yang dinyanyikan oleh Bea Serendy.

“Lagu-lagu yang saya tulis didistribusikan oleh diginal music platform, seperti Joox, Spotify, Langit Musik, iTunes, Google Play, dan lainnya, juga bisa dinikmati di channel Youtube Prima Founder TV. Kabar gembiranya, mulai tanggal 10 Mei 2021, beberapa lagu-lagu yang saya tulis telah tersedia dalam bentuk CD dan VCD, aktivitas bermusik saya bisa diikuti melalui akun media sosial Prima Founder Records, label musik yang menaungi karya-karya lagu saya. Pada tanggal 5 dan 7 Mei 2021 saya akan di-interview stasiun radio secara on air, untuk lebih mengenalkan karya-karya lagu saya pada masyarakat,” kata AM. Kuncoro.

AM. Kuncoro menyampaikan pesan pada kita agar tetap bersemangat dan optimis penuh harapan dalam menghadapi situasi pandemi saat ini. Ia menyatakan bahwa pandemi telah membantunya dalam memulai langkah memasuki industri musik, hal yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Ia sangat bersyukur dapat menemukan kegembiraan dalam menjalani setiap prosesnya. AM. Kuncoro juga mengajak bangsa Indonesia agar konsisten berkarya. Apa yang kita kerjakan hari ini mungkin belum terlihat hasilnya, tapi bukan mustahil untuk bisa menjadi sesuatu yang luar biasa pada saatnya nanti. Seperti halnya lagu-lagu yang ia tulis sejak tahun 1996, menjadi sesuatu yang sangat ia syukuri pada saat ini.

‘Mari terus kita jalani kehidupan ini dengan bahagia dan penuh rasa syukur. Temukan hal yang kita sukai, dan bagikan itu kepada orang lain. Meskipun hanya satu saja orang yang ikut merasakan kebahagiaan yang kita bagikan,  itu sudah sangat  luar biasa, karena pada hakikatnya akan sulit bagi kita untuk bisa membuat semua orang puas dan bahagia dengan apa yang kita kerjakan. Dari kenyataan tersebut, janganlah mengubah rasa bahagia dan rasa syukur pada apa yang telah kita miliki. Seni itu salah satu cara mengubah hari kita untuk menjadi lebih berwarna dan bahagia,” kata AM. Kuncoro.

Lagu Mimi Mintuno Tresno versi Heniikun Bay ada di link berikut ini: https://youtu.be/U-z8BNGxdmA

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pulang Kampung, Gonjong Limo Bandung Salurkan Bansos Di Kecamatan Luhak Dan Payakumbuh Barat

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Gonjong Limo (G5) merupakan salah satu Perkumpulan perantau asal Luak Limopuluah di berbagai kota di Luar Sumbar. Salah satunya di Kota Bandung Jawa Barat. Gonjong Limo yang ada di Bandung ini selain wadah berkumpul dan menjalin silaturahmi sesama perantau asal Luak Limo puluah juga menggalang dana sosial untuk warga tidak mampu. Penggalangan dana melalu bidang Rumah Zakat Gonjong Limo.
- Advertisement -

Kakanwil Hadiri Sosialisasi KMA No. 660 Tahun 2021 oleh Kakankemenag Padang Panjang

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,_Kementerian Agama Kota Padang Panjang Sosialisasi KMA Nomor 660 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Tahun 2021 Masehi/1442 Hijriyyah dipimpin langsung Kakankemenag Kota Padang Panjang H. Gusman Piliang bersama Kasi PHU Endang Sriyani dan jajarannya di Masjid Taqwa Kauman Muhammadiyah Kota Padang Panjang, Kamis (14/06/2021)

MAN 1 Padang Panjang Terima Pendidikan Kependudukan dari BKKBN Propinsi Sumatera Barat

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_Tenaga Pendidik MAN 1 Kota Padangpanjang mengikuti kegiatan Sosialisasi Pembentukan Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan ( Satuan Pendidikan Formal Melalui Sekolah Siaga Kependudukan). Kegiatan ini terlaksana setelah diadakannya komunikasi antara Pihak Madrasah melalui Pembina Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) yang dilanjutkan kepada Julpiadi Hutabarat, S.Ag.,M.S.I selaku Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang melalui Wakil Bidang Kesiswaan Lainah, S.Ag., M.Pd.I dengan Dinas Sosial PPKBP3A Kota Padang Panjang yang diteruskan ke BKKN Propinsi Sumatera Barat, Selasa (15/06/2021).
- Advertisement -

Gagak Hitam Satreskrim Polres Padang Pariaman Ringkus Pelaku Pencurian Mobil

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,- Tim Opsnal Gagak Hitam Sat Reskrim Polres Padang Pariaman berhasil menangkap inisial IS (27) tersangka pencurian kendaraan roda 4 (empat) yang terjadi di Jalan Raya Padang Bukittinggi Simpang Pariaman Korong Pasa Laban, Nagari Sicincin, Kecamatan 2X11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Pelaku IS tersebut diringkus dirumahnya di Parak Sigarang, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Pada Jumat 11/6/2021 sekira pukul 22:00 WIB.

BAZNAS Padang Pariaman Bantu Keluarga Punya Rumah Tak Layak Melalui Program Padang Pariaman Peduli

Padang Pariaman, beritasumbar.com - Hari Jum'at, (18/6) berkah sangat dirasakan oleh Keluarga Ali Syofyan yang merupakan salah satu penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

AM Kuncoro Rilis 3 Karya Lagu dari 3 Genre Musik di Bulan Juni 2021

Karya lagu biasanya terlahir dalam genre musik tertentu. Setiap genre musik memiliki pangsa pasarnya tersendiri. Seorang penikmat musik bisa saja menyukai lebih dari satu genre musik. Membaca peluang tersebut, AM. Kuncoro, Vokalis grup band Heniikun Bay akan merilis 3 lagu dari 3 genre di bulan Juni 2021 pada stasiun radio berbagai kota di Indonesia.

Prima Founder Records Gelar Jumpa Pers OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno

Kepiting Tapal Kuda dikenal masyarakat Jawa dengan nama Mimi Mintuno. Mereka memfilosofikan Mimi Mintuno sebagai sepasang hewan sejoli yang saling setia sehidup semati. Filosofi tersebut jadi budaya tersendiri bagi masyarakat Jawa, termaktub dalam doa pada saat prosesi pernikahan, "Dadio pasangan koyo mimi lan mintuno", artinya "Jadilah pasangan yang awet dan setia seperti mimi dan mintuno”.

AM Kuncoro bersama Steven & Tege Coconut Treez Siap Lestarikan Bahasa Daerah Lewat Lagu Mimi Mintuno Tresno

Sebuah lagu juga dapat menjadi media dalam pelestarian bahasa daerah untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya. Seperti Mimi Mintuno Tresno, lagu yang ditulis dan dinyanyikan oleh AM. Kuncoro berkolaborasi dengan Steven & Tege, dua personal Coconut Treez, grup musik reggae legendaris Indonesia yang popular dengan lagu Welcome to My Paradise.

The Bungsu Optimis Rilis Single Perdana Setelah 16 Tahun Berkiprah

The Bungsu bukanlah nama baru di peta musik Tanah Air. Grup band tersebut sudah 16 tahun menjajal berbagai panggung hiburan di Bandung, kota asalnya. Berbekal kematangan dari menjalani proses bermusik, The Bungsu optimis merilis single perdananya yang berjudul 'Cinta Sebelah Mata' pada Kamis, 27 Mei 2021 di kanal YouTube Ruangkreasi TV.

Prima Founder Records Buka Casting Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno

Songbanyu, sebuah desa terpencil yang terletak di ujung timur Provinsi Yogyakarta memiliki keindahan alam yang begitu mempesona. Melihat potensi yang dimiliki oleh desa tersebut, Prima Founder Records mengangkat kearifan lokal yang dimilikinya ke dalam web series yang berjudul Mimi Mintuno – The Story of Tresno, casting-nya resmi dibuka dari tanggal 12 - 23 Mei 2021 untuk para pegiat seni peran di seluruh Indonesia.

Alex Yunggun Produseri Sendiri Single Solo Perdananya ‘Painting of Beauty’

Alex Yunggun, remaja berusia 16 tahun asal Kota Yogyakarta punya selera dan imajinasi unik dalam menulis lagu, seperti pada lagu Painting of Beauty yang akan menjadi single solo perdananya. Alex Yunggun akan take vokal lagu tersebut pada pada Senin, 31 Mei 2021 di Yogyakarta.

Andre Gustian Vokalis Lochness Rilis Single Solo Perdana Gadisku, Karya Yoni Dores Penulis Lagu Nike Ardila

Andre Gustian, Vokalis grup band Lochness dipercaya Yoni Dores, adik kandung Deddy Dores untuk menyanyikan karya lagunya yang berjudul Gadisku. Lagu tersebut jadi single perdana Andre Gustian, dirilis pada Kamis, 20 Mei 2021 di channel YouTube Bintang Delapan Production.

Rojanah Rilis Perdana Single ‘Algoritma Cinta’ di 60 Radio se-Indonesia

Keunikan vokal Rojanah dalam mengusung genre musik dangdut remix modern punya potensi tersendiri di industri musik Tanahair. Gadis molek asal kota kembang Bandung tersebut merilis single perdananya yang berjudul Algoritma Cinta, yang diputar serentak di 60 stasiun radio se-Indonesia pada Selasa, 6 April 2021.

Next Gen Cari Penyanyi untuk Lagu-Lagu Chris Weni, Didukung oleh Indonesia Records dan Chossypratama

Chris Weni, dara cantik asal Pasuruan, Jawa Timur punya keahlian istimewa dalam menulis lagu, baik pada kekuatan lirik, juga pada komposisi akord. Karya-karya lagu yang ia tulis punya peluang besar untuk sukses di industri musik Tanah Air.

AM Kuncoro Rilis ‘Kau Dewiku’, Lagu Kontemplasi untuk Bersyukur

Eksistensi AM. Kuncoro punya magnet tersendiri bagi industri musik Indonesia. Penyanyi asal Kota Yogyakarta tersebut hadir menyajikan karya-karya lagu anti mainstream, mengikuti idealisme bermusiknya sendiri tanpa terimbas trend musik yang ada, seperti pada lagu Kau Dewiku yang dirilis di channel YouTube Prima Founder TV dan diputar serentak di 78 stasiun radio se-Indonesia pada Selasa, 20 April 2021.
- Advertisement -