spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Anak 5 Tahun Asal Sumbar Lawan Leukemia Langka, Butuh Transplantasi Sumsum Tulang di Luar Negeri
A

Kategori -
- Advertisement -

Bukittinggi,BeritaSumbar.com, — Di balik senyum sederhana dan mata yang masih bersinar itu, tersimpan perjuangan yang tak seharusnya dipikul oleh pundak sekecil apa pun pundak itu milik Kalandra Muhammad Azis. 

Umurnya baru berusia 4 tahun 8 bulan, diusia yang seharusnya diisi dengan bermain, berlari, dan mengenal dunia, justru lebih banyak dihabiskan di rumah sakit. Sudah satu tahun tujuh bulan terakhir, hari-harinya habis untuk menjalani pengobatan, jauh dari kebebasan yang seharusnya dirasakan anak seusianya.
 
Ayah Kalandra, Azis Wahyudi mengukapkan, bahwa anaknya Kalandra yang merupakan ber-KTP Bukittinggi namun berdomisili di Kota Padang, Sumatera Barat saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, yang di dampingi ibunya, Mardiyah Khairani. 

“Kalandra harus berhadapan dengan Mixed Phenotype Acute Leukemia (MPAL), salah satu jenis leukemia akut yang tergolong sangat langka” katanya pada Minggu (23/08/2026).
 
Menurut dokter di Rumah Sakit Kanker Dharmais, penyakit tersebut menyerang sumsum tulang dengan memproduksi sel darah putih secara berlebihan. Namun sel-sel tersebut tidak berkembang secara sempurna, justru memenuhi ruang yang seharusnya ditempati sel darah sehat, perlahan melemahkan pertahanan tubuh si kecil. 

Kondisi itu membuat Kalandra harus menjalani rangkaian pengobatan dan perawatan dalam waktu yang sangat panjang.
 
Perjuangan ini juga memisahkan keluarga. Selama menjalani perawatan, Mardiyah dan Kalandra harus tinggal di Jakarta. Sementara ayahnya, Azis Wahyudi, tetap berada di kampung halaman untuk bekerja dan terus berjuang mencari nafkah sekaligus harapan kesembuhan putra semata wayangnya.
 
Kini, perjuangan Kalandra memasuki tahap yang lebih berat. Dokter menyarankan agar Kalandra menjalani transplantasi sumsum tulang belakang sebagai satu-satunya jalan pengobatan yang dapat menyembuhkannya. 

Sayangnya belum ada rumah sakit di Indonesia yang dapat melakukan tindakan tersebut untuk jenis penyakit yang diderita Kalandra. Atas kondisi itu, Kalandra harus menjalani tindakan medis di luar negeri.
 
Persoalannya, biaya pengobatan yang dibutuhkan sangat besar dan berada jauh di luar kemampuan ekonomi keluarga sederhana ini.
 
“Kami tidak menyerah. Tapi tangan kami sendirian belum cukup kuat untuk mengangkat beban ini,” ujar Azis Wahyudi dengan lirih.
 
Atas kondisi tersebut, keluarga Kalandra memohon dukungan dan uluran tangan dari seluruh lapisan masyarakat untuk membantu biaya pengobatan Kalandra di luar negeri. Setiap rupiah yang terkumpul adalah jembatan yang membawa Kalandra menuju kesembuhan, menuju masa depan yang layak ia miliki.

Bantuan untuk Kalandra dapat disalurkan melalui:


Bank BRI
Nomor Rekening: 738401012113539
Atas Nama: Mardhiyah Khairani (Ibu Kalandra Muhammad Azis)

Informasi dan konfirmasi bantuan juga dapat menghubungi ayah Kalandra, Azis Wahyudi, melalui nomor 082382368674

Semoga bantuan dari masyarakat dapat mendukung Kalandra menjalani pengobatan dan tindakan medis yang dibutuhkannya.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img