spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Tekan Kasus Ginjal Akut, Wako Bukittinggi Dinkes Waspada-Berikan Edukasi Ke Masyarakat
T

Kategori -
- Advertisement -

Bukittinggi, beritasumbar.com – Pemerintah Kota Bukittinggi  melalui Dinas Kesehatan mengambil langkah antisipasi terkait merebaknya kasus gagal ginjal akut.

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, Jum’at, (21/10) menegaskan kepada seluruh instansi kesehatan agar tetap waspada.

“Pengawasan dan sosialisasi harus ditingkatkan kepada masyarakat. Ini penyakit berbahaya yang bisa menimpa anak anak,” ungkapnya.

Wako mengimbau semua masyarakat setempat untuk sementara tidak  memberikan obat kepada anak tanpa rekomendasi dokter guna mencegah penyakit ginjal akut.

“Gencarkan edukasi ke tengah masyarakat, jika menemukan gejala tidak biasa pada anak, orang tua diharap segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota(DKK) Bukittinggi, Linda Faroza mengatakan pihaknya meningkatkan pengawasan terkait hal ini.

“Sejauh ini belum ada laporan terkait kasus ini di RSUD Bukittinggi, tapi kita tetap tingkatkan kewaspadaan, Beberapa kasus yang terungkap ada di Rumah Sakit M. Djamil Padang,” katanya.

Sebelumnya Dinas Kesehatan Sumbar mengumumkan sebanyak 12 anak meninggal dunia akibat mengidap kasus gagal ginjal akut misterius.

Kasus tersebut didominasi anak usia 1 hingga 5 tahun dengan gejala klinis berupa demam, diare dan infeksi saluran pernafasan. Kemudian, gejalanya berkembang menjadi gagal ginjal. (Adil)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img