Payakumbuh,Beritasumbar.com, – Puluhan siswa SMA Negeri 3 Payakumbuh ikuti Pelatihan Menulis Kreatif dan Menulis Berita pada Selasa 14 Juni 2022. Pelatihan ini digelar saat siswa melakukan class meeting usai melaksanakan ujian semester beberapa waktu lalu.
Kepala SMA Negeri 3 Payakumbuh Irma Takarina mengatakan pelatihan tersebut digelar sebagai salah satu langkah sekolah untuk meningkatkan minat dan bakat siswa dalam menulis serta jelang pengaplikasian Kurikulum Merdeka di sekolah.
“Menulis sangat penting dan sangat banyak manfaat karena apapun kegiatan lomba, lomba fiksi dan berbagai lomba lainnya diawali dengan menulis, masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi, itu membutuhkan kemampuan menulis yaitu menulis esai,” ujar Irma Takarina dihadapan 40 siswa peserta pelatihan.
Menurutnya, pelatihan ini sangat tepat diikuti karena apapun yang dikerjakan nanti kemampuan penulis sangat penting, apalagi untuk menuangkan ide apa yang ada di pikiran.
“Sebagus apapun idenya, kalau tidak bisa atau tidak mampu menuliskannya juga tidak bermanfaat sehingga kami berharap akan ada nantinya produk atau karya seperti buletin sekolah yang minimal kalau tidak bisa sekali sebulan atau tiga bulan, minimal sekali satu semester itu ada,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah akan memberikan dukungan kepada siswa mulai dari pelatihan sampai pembuatan majalah atau produk lainnya yang bisa dimanfaatkan melalui Dana Bos.
Selain itu, untuk dikatakannya SMAN 3 Payakumbuh memiliki Jurusan Bahasa dan menjadi satu-satunya sekolah yang memiliki Jurusan Bahasa.
“Beberapa waktu lalu, kami juga telah melakukan zoom meeting bersama salah satu lembaga di Jerman dan menyiapkan 3 orang siswa yang mudah-mudahan nanti bisa ke Jerman untuk bekerja,” ujar Irma Takarina yang pernah menyabet gelar Kepala Sekolah Terbaik beberapa waktu lalu tersebut.
Pelatihan Menulis Kreatif dan Menulis Berita ini sendiri menghadirkan dua orang narasumber yaitu Ade Suhendra yang merupakan alumni Jurusan Bahasa SMA 3 Payakumbuh tamatan 2009 dan kini berprofesi sebagai jurnalis dan aktif di media sosial.
Kemudian pemateri lain yaitu Heru Joni Putra, sastrawan muda asal Payakumbuh yang berdomisili di Yogyakarta dan telah menelurkan dua buku berjudul ‘Badrul Mustafa, Badrul Mustafa, Badrul Mustafa’ dan ‘Suara yang Lebih Keras: Catatan dari Makam Tan Malaka’.