Bukittinggi, beritasumbar.com – Sebanyak 5673 pelajar tingkat SMP dan MTsN se-Kota Bukittinggi menjalani Pesantren Ramadhan 1443 Hijriyah. Program ini dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bukittinggi bekerjasama MUI, Kemenag dan LKAAM.
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menyampaikan Pesantren Ramadhan ini menjadi salah satu upaya pemerintah, untuk menyemarakkan Bulan Ramadhan dengan kegiatan keagamaan. Pesantren Ramadhan menjadi upaya memberikan dasar pada generasi muda untuk meningkatkan iman dan taqwa para pelajar.
“Kaum milenial saat ini, pada masa muda, banyak terpengaruh dengan media sosial. Ini tantangan hidup bagi generasi milenial. Bertekhnologi tidak boleh dihindari, tapi harus diatur bagaimana mempergunakan teknologi. Efek negatif perkembangan teknologi, membuat mental kurang baik, komunikasi tidak baik. Ini bisa diantisipasi salah satunya dengan Pesantren Ramadhan, diberikan ilmu keagamaan dari dini,” ungkap Erman.
Melalui Pesantren Ramadhan, para pelajar diberikan ilmu tambahan terkait tiga materi utama. Aqidah dan praktek ibadah, ABS-SBK, Tantangan Generasi Milenal.
Tema Pesantren Ramadhan 1443 H, pembentukan karakter berbasis Aqidah dan Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabulah. (Rel/Adil)