26 C
Padang
Sunday, December 6, 2020
Beritasumbar.com

Cegah Korban Covid-19, Total Lockdown Perlu Diterapkan
C

Kategori -

Oleh : Jerry Massie (Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies)
Bahasa lockdown tiba-tiba menjadi trending topic bahkan begitu populer di jagad ini selain smackdown dan shudown.
Memang cara ini saya nilai cukup efektif dalam mengatasi penyebaran virus corona yang merajalela bahkan strategi jitu untuk menghentikan korban jiwa. Selain itu adapula cara lain yakni karantina, isolasi, social distancing and physical distancing.
Ingat, Italia awalnya menggangap remeh dan enteng wabah virus corona.
Berbarengan dengan hal itu harus dibayar mahal oleh PM Italia Giuseppe Conte. Bandingkan saat pandemi corona menerjang negeri Azurri ini pada 31 January 2020. Kala itu, jumlah korban hanya dihitung dengan jari.
Sikap apatis bahkan apiori ditunjukan Conte.
Jika dia cepat melakukan karantina bisa saja korban tak sebanyak sekarang ini.
Sejauh ini, korban wabah corona di Italia mencapai 10 ribu orang. Perhari saja tercatat 919 korban meninggal sedangkan jika ditotal semuanya mencapai 100 ribu orang. Sebelumnya, yaitu 21 Febuari tercatat hanya 20 korban di Italia dan dalam tempo 18 hari melonjak mencapai angka 9171 namun kini tembus 100 ribu orang.
Di Indonesia saat dua orang ditemukan terinfeksi Covid-19 di Depok yang diduga dibawa warga Jepang, pemerintah belum mengambil langkah antisipatif. Masih saja berasumsi. Seandainya langsung cepat di cegah maka dipastikan tidak akan menyebar luas seperti sekarang ini.
Saya salut dengan sikap pemerintah Tegal dan Papua dan sejumlah daerah yang menutup akses masuk dan keluar daerah mereka. Padahal Presiden Jokowi menyebutkan untuk urusan lockdown diserahkan ke pemerintah pusat.
Walikota Tegal Deddy Yon Supriyono lebih berani mengambil sikap tegas ketimbang Presiden Jokowi yang masih lambat meresponi kasus Covid-19 ini. Kota ini pun ditutup selama 4 bulan ke depan.
Begitu pula Walikota Bontang yang mau mendonasikan gajinya selama 6 bulan terhadap pandemi Corona. Ini layak ditiru oleh pemimpin di negeri ini.
Saya yakin jumlah provinsi akan lockdown sekitat 10-15 provinsi. Apalagi Perppu atau Perpres local lockdown akan diterbitkan oleh pemerintah.
Daerah-daerah yang membuat kebijakan lockdown selain Tegal, Solo (semi lockdown) adapula Provinsi Papua, Bali, Kabupaten Karawang khusus TKA, Maluku dan Bengkulu. Ada juga yang sempat membuat kebijakan ini yakni Provinsi DIY Jogjakarta dan Kaltim tapi merubah keputusannya.
Sebelum kejadian ini merebak, saya sudah sempat mengusulkan lockdown di awal Maret 2020. Barangkali ini langkah preventif agar korban tak berjatuhan.
Sedangkan untuk status darurat Covid-19 saya sudah sampaikan disejumlah media nasional pada 27 January 2020 lalu. Sedangkan pemerintah mengeluarkan status tersebut pada 29 Febuary 2020.
Barangkali menurut saya kebijakan ini agak telat dikeluarkan.
Metode karantina yang dari bahasa asli Italia “Quaranta giorni” artinya (40 hari). Istilah ini muncul pada abad ke-14 dengan wabah bubonic atau maut hitam yang membunuh sepertiga dan dua pertiga penduduk Eropah. Ini sama persis dengan wabah Black Death di Spanyol abad ke-14 silam yang membunuh kurang lebih 70-200 juta penduduk di Eropah.
Selain itu, muncul beberapa wabah penting yang muncul kemudian antara lain Wabah Italia (1629 – 1631), Wabah Besar London (1665 – 1666), Wabah Besar Wina (1679), Wabah Besar Marseille (1720 – 1722), serta wabah pada tahun 1771 di Moskwa. Penyakit ini berhasil dimusnahkan di Eropa pada awal abad ke-19, tetapi masih berlanjut pada bagian lain dunia (Afrika Tengah dan Oriental, Madagaskar, Asia, beberapa bagian Amerika Selatan).
Anggaran Lockdown
lockdown, social distancing dan total karantina.
Memang pertumbuhan ekonomi 0-2 persen melambat utang membengkak. Caranya setengah anggaran APBN di alokasikan untuk Covid-19. Anggaran 70 Triliun dana desa, Rp120 Triliun dana kesehatan dn Rp131 triliun anggaran PU-PR bisa menutupi soal financial.
Jakarta sendiri setidaknya butuh Rp12,4 triliun untuk lockdown. Khusus lockdown, India menggagarkan Rp353 triliun dari jumlah penduduk yang mencapai 1,3 miliar orang. Negara tetangga kita Malaysia lebih cepat dan tanggap mengatasi wabah corona. Negeri Jiran ini pun mengangarkan stimulus Rp920 triliun untuk cegah corona.
Bukan saja itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump rela berkorban dengan menyumbangkan 3 bulan gaji demi corona, PM dan menteri Malaysia pun ikut mendukung penanganan corona dengan memotong 30 persen gaji mereka selama 2 bulan, Presiden AS menyumbangkan gaji 3 bulan untuk membantu corona.
Singapura memotong gaji pejabat publik untuk tim medis.
Berbeda dengan Indonesia, penanganan corona hanya dianggrkan Rp62 triliun. Anehnya, pemerintah membuka sumbangan dari masyarakat. Sebetulnya, anggaran pemerintah dikas sampai Febuari yang ngangur sampai Rp270 triliun.
Sampai kini, virus corona telah menyebar ke-200 negara dengan jumlah kasus sebanyak 662.073 dan jumlah korban meninggal mencapai 30.780. Di Indonesia dilaporkan korban meninggal terus bertambah sampai 29 Maret 2020 berjumlah 1.155 kasus, 102 korban meninggal dan 59 orang sembuh.
Amerika Serikat (AS) menggeser Italia dengan jumlah kasus yang dirilis Jhon Hopkins University yakni, 127.131 kasus 2.202 orang meninggal dan 3.321 pasien sembuh.
Menterinya Jokowi pun kehilangan akal bahkan no action and no concept dalam menghadapi situasi genting ini. Seyogianya mereka
mencari solusi atau formula yang tepat mengatasi persoalan ini.
Pemerintah diperhadapkan antara nyawa dan krisis, benar pernyataan Presiden Ghana Nana Addo Danwa Dakufo-Addo, “Kami tahu bagaimana menghidupkan kembali perekonomian, yang kami tidak tahu adalah bagaimana menghidupkan kembali orang meninggal”.
Saat ini hampir 10 daerah menerapkan local lockdown sebentar lagi bakal ke arah total lockdown. Hari ini dipastikan Kabupten Toli-toli (Sulteng), dan Kabupaten Wajo (Sulsel) serta Kota Bogor akan mengikuti jejak Kota Tegal dan Papua.
Saya berharap pak Presiden menerapan total lockdown untuk menyelamatkan bangsa ini.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

7 Pelaku Yang Mengumandangkan Seruan Jihad Minta Maaf

Jawa Barat,- Sempat viral di media sosial akhirnya 7 orang pelaku yang mengubah seruan azan minta maaf. Mereka diketaui dari hasil gerak...

KPU Payakumbuh Masih Lakukan Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh terus melakukan sortir dan lipat surat suara yang akan digunakan untuk pemilihan Gubernur...

Audy Joinaldy, Pengusaha Muda Calon Wakil Gubernur Harapan Masyarakat Lintau

Tanah Datar,BeritaSumbar.com,-Puluhan masyarakat sambut kedatangan calon wakil gubernur sumatera barat di tepi selo lintau dalam acara silaturahmi audy bersama masyarakat pada jumat...

Peringati Hari Bhakti ke-75, Dinas PUPR Kota Payakumbuh Lakukan Program Berbagi dan Ganjar ASN Dan THL Dijajarannya

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,— Sejarah mencatat peringatan Hari bakti PU ini berawal dari kisah heroik para pegawai PU tak lama setelah Proklamasi 17 Agustus...

Terkait Bocornya Tanki Penyimpanan BBM SPBU Parit Rantang, ini Komentar Hamdi Agus

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, – Terkait Tumpahnya atau diduga ada kebocoran bahan bakar minyak (BBM) SPBU di drainase Kelurahan Parik Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Sabtu...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

BNPT Lakukan Koordinasi Dalam Rangka Penyelidikan dan Pemulihan Korban Aksi Terorisme di Sigi

Melalui siaran pers yang kami terima dari Humas BNPT, Kamis (3/12/2020), BNPT yang diwakili Direktur Perlindungan, Brigjen Pol. Herwan Chaidir beserta Wakil Ketua LPSK, Dr. Ahmadi pada Selasa (1/12/2020), melakukan koordinasi dengan pihak Polda Sulawesi Tengah dan Korem Sulawesi Tengah. Hal ini dilakukan guna mengumpulkan informasi tentang korban, fakta lapangan, informasi kondisi sosial dan geografis di lapangan, sebelum mengunjungi langsung tempat kejadian perkara.

7 Pelaku Yang Mengumandangkan Seruan Jihad Minta Maaf

Jawa Barat,- Sempat viral di media sosial akhirnya 7 orang pelaku yang mengubah seruan azan minta maaf. Mereka diketaui dari hasil gerak...

DPD Hipakad Jambi, Konsisten Jalankan Organisasi dibawah Komando Ketum DPP Hariara Tambunan

JAKARTA - Dengan adanya Informasi yang berkembang, desas desus yang menyatakan Masa periode Ketum DPP Hipakad Hariara Tambunan sudah habis, membuat Ketua...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Apresiasi dan Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

JAKARTA - Dengan Akan memasuki masa Pensiun, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis terus melakukan Reformasi Birokrasi di tubuh Kepolisian, namun bursa calon...

Satgas Covid-19: Pengalaman Libur Panjang Sebelumnya Jadikan Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman pada...

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

KPK Menyerahkan Aset BMN Untuk Mendukung Operasional Kantor KASN

Bertempat di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/11/20) diselenggarakan acara serah terima penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari...

Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, HY Dijemput Paksa

Riau,- Akhirnya Oknum ustad kondang HY Resmi ditahan oleh unit Reskrim Polsek kota Pekanbaru pada 22 November 2020 dimapolsek kota Pekanbaru...

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...
- Advertisement -