32 C
Padang
Jumat, Juli 19, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Walikota, Tak Capai Target Pimpinan SKPD Tak Boleh Keluar Daerah
W

Kategori -
- Advertisement -

Pasangan Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, perintahkan Sekdako H. Benni Warlis, tidak merekomendasi pimpinan SKPD keluar daerah, bagi yang tak mampu mengejar target kegiatan yang menjadi tanggung-jawabnya. “Tak ada pilihan lain, pimpinan harus mengambil kebijakan tegas, demi kepentingan daerah dan masyarakat Payakumbuh,” ucap sekdako.

Penegasan tersebut disampaikan Sekdako Benni Warlis, dalam pertemuan pers dengan wartawan di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Senin (16/9). Menurut sekdako, waktu efektif dalam menyelesaikan kegiatan, terutama yang berhubungan dengan infrastruktur, tinggal dua bulan ke depan. Pemko mentargetkan, dalam bulan November mendatang, seluruh proyek fisik rampung dikerjakan.

Karena itu, pasangan walikota dan wawako melarang pimpinan SKPD keluar daerah, terutama bagi SKPD yang kinerjanya sangat lemah. Di antaranya, disebut sekdako pembangunan sejumlah fasilitas dan prasarana objek wisata di Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh. “Ini bukan tindakan diskriminatif, tapi untuk memacu kinerja pemko,” tegasnya.

Di bagian lain, dikatakan sekdako, dari segi pendapatan daerah pencapaiannya cukup lumayan. Hingga pekan pertama September 2013, penerimaan PAD Payakumbuh sudah mencapai Rp35.109.593.338,60 (68,20%) dari target Rp51.417.824.860. Penerimaan PAD tersebut berasal dari 14 sumber pendapatan berupa pajak dan retribusi daerah yang dikelola 14 SKPD.

Menurut sekdako, penerimaan PAD 68,20% itu dibanding waktu tersisa lebih kurang 3,5 bulan lagi, cukup tersedia untuk memenuhi target PAD secara keseluruhan. Hanya saja yang membuat walikota merasa tak nyaman, karena masih ada di antara SKPD yang pencapaiannya dibawah 60%. Karena itu, seluruh pimpinan SKPD diminta untuk mengawal penerimaan PAD yang menjadi tanggungjawab tugasnya, tegas sekdako dalam pertemuan yang didampingi Kabag Humas Jhon Kenedi itu.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img