30 C
Padang
Sabtu, Januari 16, 2021
Beritasumbar.com

Urgensi Vaksin Covid-19
U

Kategori -

Oleh: Ayu Resti Andrea Suri – Mahasiswa Biologi Universitas Andalas

Baru-baru ini masyarakat telah digencarkan oleh banyaknya vaksin yang beredar untuk mengatasi Covid-19, akan tetapi sampai sekarang vaksin tersebut belum terlaksana bahkan sampai saat ini belum ada informasi pastinya kapan vaksin tersebut benar-benar diluncurkan ke berbagai daearah Indonesia.

PT Bio Farma pun berencana mengembangkan vaksin Covid-19. Bio Farma, selaku induk holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor farmasi, akan menggandeng Tiongkok untuk mengembangkan pembuatan vaksin virus corona di dalam negeri.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan pihaknya masih melakukan komunikasi dengan lembaga vaksin di Tiongkok yang bernama Sinovac Biotech.”Kami juga lagi melakukan koordinasi dengan mereka, bagaimana kalau seandainya vaksin uji klinis berikutnya serta juga untuk proses pembikinan massalnya itu nanti bisa dilakukan di Bio Farma,” kata dia dalam RDP dengan Komisi VI DPR secara virtual, Selasa (21/4).

Selain itu, Bio Farma juga berencana melakukan kolaborasi dengan lembaga The Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI). Hingga saat ini, lembaga tersebut sedang meninjau proposal yang telah dikirimkan Bio Farma ke CEPI.

Untuk menghadirkan vaksin, perlu adanya tahap uji coba vaksin, mulai dari  keamanan vaksin, imunogenisitas, sampai  efikasi. Imunogenisitas adalah kemampuan vaksin memicu respons imun dari tubuh manusia, sedangkan efikasi adalah kemampuan vaksin memberikan manfaat bagi penerima imunisasi. Karena kondisi tersebut maka vaksin tidak dapat dikatahui dalam uji coba selama sebulan, setidaknya harus menunggu 6 bulan dan bahkan waktu setengah tahun masih dianggap terlalu singkat.

Selain itu, dari data vaksin yang beredar, telah ditemukan sekitar 95 sampai 100 vaksin untuk Covid-19 yang dikembangkan perusahaan dan universitas di seluruh dunia. Tetapi, dari jumlah tersebut hanya 33,4 persen atau sekitar lima atau enam vaksin yang sukses masuk clinical trial phase atau uji coba terhadap manusia.

Kemudian, LaporCovid-19 melakukan survei terhadap 2.109 orang mengenai keyakinan mereka pada vaksin Covid-19. Hasilnya, sebanyak 53% mengatakan vaksin bisa melindungi mereka dari paparan Covid-19. Akan tetapi, masih ada 41% yang ragu-ragu dan 6% yang tidak setuju.

Berbagai macam opini masyarakat pun dimuculkan, mulai dari yang setuju sampai yang tidak setuju. Masyarakat yang tidak setuju beranggapan bahwa begitu banyak vaksin yang sudah diuji cobakan tapi hasilnya tidak memuaskan hingga saat ini, menimbulkan apakah vaksin itu benar-benar nyata atau hanya sebagai pereda saja supaya tidak ada rasa khawatitir di Indonesia ini.

Terlebih lagi vaksin tidak bisa menjamin seseorang akan benar-benar pulih dari Covid-19 ini, bagaimana tidak sudah ribuan orang yang meninggal di dunia ini belum ada satupun vaksin yang berhasil mampu menyembuhkan banyak orang yang berdampak covid-19.

Sekarang penelitian vaksin Covid-19 diberbagai negara terus mengalami kemajuan begitu banyak vaksin yang dihasilkan tapi sayangnya vaksin tersebut bisa dipasarkan paling cepat pertengahan 2021 mendatang. Lantas dengan ditemukannya vaksin Covid-19, apakah wabah bisa berakhir dan manusia kembali hidup normal tanpa ada virus corona?. Inilah yang menimbulkan teka-teki hingga saat ini.

Akan tetapi, vaksinasi merupakan salah satu cara dari sekian banyak penanganan wabah. Selain mengontrol kematian, juga mencegah kecacatan dan komplikasi akibat  penyakit. Pemberian vaksinasi dilakukan dalam waktu dekat. Tetapi pemerintah perlu mengkomunikasikannya dan meyakinkan serta mensosialisasikan kepada masyarakat terutama yang menolak vaksin.

Maka dari itu perlu strategi khusus  dalam pengendalian Covid-19.Karena, kunci utama memutus mata rantai penyebaran virus corona adalah Gerakan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Langkah itu lebih efektif mencegah penularan jika dilakukan secara kolektif (*).

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Riza Falepi : JK Pensiun, Saya dan Wartawan Merasa Kehilangan

Rapat Koordinasi Pemko Payakumbuh di awal tahun 2021 terasa berbeda. Karena juga ada momen perpisahan dengan pejabat yang memasuki purna tugas atau pensiun di Kafe Agam Jua, Kawasan Batang Agam, Rabu (13/1).
- Advertisement -

Dengan Dana CSR, PT HKI Bantu Perbaikan Jalan Di Lareh Sago Halaban

Upaya keras dan perjuangan masyarakat Lasahan untuk perbaikan infrastruktur jalan utama di Kecamatan Lareh Sago Halaban yang menghubungkan Payakumbuh-Tanah Datar ini akhirnya berbuah manis dan segera terwujud, setelah sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda mengadakan perbahasan final yang bertempat di ruangan Kantor Camat Lareh Sago Halaban pada Rabu (13/01) siang.

Seleksi LTMPT Terbuka untuk Jalur Vokasi

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) siap mendukung seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi vokasi se-Indonesia. Selain Politeknik, perguruan tinggi yang memiliki jalur vokasi dapat bergabung pada seleksi yang khusus dibuka untuk jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan.
- Advertisement -

Bagaimana Itu Sekolah Tangguh? Begini Kata Kadis Pendidikan Agustion

Menindaklanjuti persiapan program sekolah tangguh yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh pada rapat evaluasi Covid-19 beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion menjelaskan beberapa hal demi kelancaran program tersebut.

Kinerja Penyelesaian Perkara Pengadilan Agama Tanjung Pati Di Tahun 2020 Alami Peningkatan

Selama tahun 2020,kinerja pengadilan agama Tanjung Pati di Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota mengalami peningkatan.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Waspadai ! Perbudakan Intelektual dibalik Akreditasi Perguruan Tiggi

Perguruan Tinggi / Kampus adalah salah satu wadah pendidikan yang sangat berperan penting untuk kemajuan peradaban bangsa dengan mencetak para intelektual yang berkualitas. Melalui keilmuan yang dimilikinya mereka akan terjun kemasyarakat untuk menyelesaikan berbagai problem yang dihadapi.

Menkes: Bantu para Tenaga Medis dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Upaya keras pemerintah dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 di sisi hilir tidak akan lengkap bila tanpa dibarengi dengan upaya di sisi hulu atau pencegahan. Maka itu, kesadaran seluruh pihak untuk melakukan upaya proaktif mencegah penyebaran Covid-19 amat diharapkan.

Keuntungan Berbisnis Kotoran

Mungkin agak tekesan jorok istilah keuntungan berbisnis kotoran ini kita dengar. Tapi hal ini sangat membantu meningkatkan ekonomi para petani. Kotoran disini yang dimaksud adalah kotoran binatang ternak seperti sapi, kambing, kerbau atau lainnya yang banyak di pelihara masyarakat.

Universitas Bung Hatta Padang Tekan MoU dengan Yayasan Madani

Kamis 17 Desember 2020, bertempat di ruang Rektorat Universitas Bung Hatta Padang telah ditanda tangani kesepakatan atau MOU antara universitas Bung Hatta Padang dengan Yayasan Madani yang mempelopori gerakan Kembalikan Marwah Minangkabau.

Politik Dinasti dan Gerbang Meritokrasi

Bagi banyak individual, tata aturan kekerabatan tidaklah secara teoritis mengesampingkan aturan politik. Menurut definisi morgan terdahulu, kekerabatan megatur keadaan socitas dan yang kedua mengatur civitas. Atau menggunakan terminologi yang sering digunakan sekarang ini yang pertama merujuk pada struktur-struktur respositas dan kedua merujuk pada dikotomi yang jelas.

Simalakama Pandemi: Liburan atau Stay at Home?

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih - Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas Corona sudah menjadi beban dunia sejak pertama kalinya China melaporkan adanya penyakit...

Budidaya Sri Rejeki, Pilihan Bisnis Santai Namun Menjanjikan Saat Pandemi

Oleh: Iga Permata Hany & Jelita Putri Adisti Mari mengenal salah satu jenis tumbuhan yang sedang marak dibudidayakan dikalangan ibu-ibu saat ini, siapa lagi kalau...

Indikasi Bunuh Diri Relawan Covid-19 China di Brasil, Ada apa dengan Pengujian Klinis Vaksin Covid-19?

Oleh : Ramadhila Sari - Penulis adalah Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Kasus infeksi Covid-19 meningkat di 80 negara sebagian orang di belahan bumi utara menghabiskan...

Pandemi Covid-19 Dapat Mengancam Penurunan Populasi Hiu?

Oleh: Nada Julista. S - Mahasiswa Biologi FMIPA Unand Selama pandemi Covid-19 ini, tentunya kita dihadapkan dengan pencarian solusi terkait masalah ini dengan berbagai upaya...

Nauclea Orientalis, Bunga Yang Mirip Virus Corona.

Oleh: Lidia Gusvita Nasra ~ Mahasiswa Biologi, Universitas Andalas, Padang Tak hanya perkembangan kasus virus corona yang dibicarakan saat ini, namun dihebohkan juga dengan hadirnya...
- Advertisement -