spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Universitas Tamansiswa Padang Jajaki “Kampung Jamur” Kerjasama Pendampingan Dengan Kelompok Tani Wanita Melati Sehati : Implementasi Kampus Berdampak
U

Kategori -
- Advertisement -

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Universitas Tamansiswa Padang jajaki kerjasama dan pendampingan pembinaan di Kota Payakumbuh. Kelompok Tani Wanita Melati Sehati Payolinyam Kelurahan Tigo Koto Dibaruah jadi pilihan untuk pendampingan pembinaan. Kelompok Tani Wanita Melati Sehati bergerak dibidang budidaya tanaman Jamur Tiram.

Kegiatan ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kampus sebagai tools dalam Tri Dharma tersebut senantiasa selalu siap mendampingi dan sharing ilmu pengetahuan untuk masyarakat. Bagaimanapun Universitas pada hakikatnya bertugas menjawab persoalan sains. Turun kali ini dalam rangka membantu para petani mencari jawaban atas kendala yang mereka temukan dilapangan dalam budidaya tanaman jamur tiram, terang Dr Deded Wakil Rektor II Universitas Tamansiswa.

Prof Dr Ir. Irfan Suliansyah MS Rektor Universitas Tamansiswa Padang pimpin lansung rombongan berkunjung ke markas Kelompok Wanita Tani Melati Sehati Payolinyam pada Kamis 10/7/25 siang.

Prof Irfan didampingi Dr Deded Deperiky Wakil Rektor II. Hadi Rafindo SP. M.P Kepala Bidang Penelitian LPPM. Widya Rahmawati SE.MM Ketua Prodi Studi Manajemen Ritel dan Afri Rona Dayanti SP.MP Ketua Program Studi Agroteknologi.

Rombongan tinjau lansung lokasi pembudidayaan jamur tiram yang dikelola oleh Kelompok Tani Wanita (KWT) Melati Sehati. Dihadapan para pengurus dan anggota KWT, Prof Irfan dan rombongan mengutarakan keinginan mereka untuk melakukan penelitian guna peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen jamur tiram. Tidak hanya di pembudidayaan Universitas Taman Siswa Padang juga akan melakukan pendampingan dalam pengelolaan pasca panennya Jamur Tiram Tersebut.

Payolinyam kelurahan Tigo Koto Di Baruah Payakumbuh Utara dikenal dengan julukan kampung jamur. Rata rata masyarakat Payolinyam terutama kaum wanita berusaha dalam pembudidayaan jamur tiram tersebut. Saat ini ada beberapa keluhan dari mereka tentang tidak maksimalnya hasil panen jamur yang mereka budidayakan.

Dengan adanya pihak Universitas Tamansiswa Padang yang akan melakukan penelitian dan pendampingan dalam budidaya Jamur Tiram mereka berharap kedepan usaha ini bisa meningkatkan pendapatan keluarga.

Hesri Yulinda, Elmira, Fitri Afriani, Dewi Suprianti, Fitri Hayati, Nengsih Herlina, Marsusanti bersama kawan kawan dari Kelompok Tani Wanita (KWT) Melati Sehati Payolinyam yang didampingi Suci Yulia, S.Hut dari penyuluh Kehutanan sangat bersyukur dan berterimakasih atas keinginan pihak Universitas Tamansiswa mengadakan kegiatan pendampingan dan penelitian tentang budidaya jamur tiram di KWT mereka.

Semoga kerjasama yang akan dimulai kedepan bisa membawa dampak manfaat dalam peningkatan kualitas dan kuantitas bertani jamur tiram kedepan, ucap Hesri Yulinda bersama kawan kawan anggota Kelompok tani wanita tersebut.

Setelah menampung dan mencatat keluhan para ibu ibu petani jamur, Prof Irfan didampingi Dr. Dedet Deperiky, Hadi Rafindo, Widya Rahmawati dan Afri Rona Dayanti dari Kampus Unitas menyatakan siap membantu peningkatan kualitas dan kuantitas KWT Melati Sahati Dalam budidaya dan pengelolaan pasca panen Jamur tiram tersebut kedepan.

Insya Allah Minggu depan kita mulai susun Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk pendampingan kelompok tani Wanita Melati Sehati dalam budidaya Jamur Tiram , terang Dr Deded kepada media ini disela sela diskusi santai pihak unitas dan KWT Melati Sehati di Payo Ngopi Payolinyam.

Kita siapkan RTL untuk satu tahun pendampingan dan menjadikan Payolinyam kelurahan Tigo Koto Dibaruah ini kelurahan Binaan Unitas, kata Dr Deded.

Rencana kegiatan kerjasama dan pendampingan dari universiras Taman Siswa dan KWT Melati Sehati ini juga mendapat dukungan dari tokoh masyarakat Payakumbuh Utara, Toto Setiawan A.Md tokoh muda yang bergerak dibidang pertanian dan peternakan yang juga Duta Ambassador Agriculture 2025 Kementerian Pertanian Republik Indonesia sangat mendukung dan berterimakasih kepada pihak Unitas yang telah bersedia melakukan penelitian dan pendampingan petani jamur di Kota Payakumbuh, hal senada juga disampaikan Alnoferi Dt Rajo Mangkuto Nan Putiah Niniak Mamak dan juga Pengurus KAN Nagari Koto Nan Godang Payakumbuh Utara kepada rombongan Unitas yang dipimpin lansung oleh Prof dr Ir irfan Suliansyah MS Rektor unitas.

Atas nama perangkat Nagari dan Penggerak Pertanian kita siap ikut mensupport untuk kelancaran kegiatan ini menuju petani jamur yang sukses dalam menupang ekonomi keluarga , kata Alnoferi Dt Rajo Mangkuto dan Toto Setiawan kepada media ini pada kamis 10/7 sore.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img