28 C
Padang
Senin, Agustus 2, 2021
Beritasumbar.com

The Bungsu Optimis Rilis Single Perdana Setelah 16 Tahun Berkiprah
T

Kategori -

Bandung (BeritaSumbar.com) – The Bungsu bukanlah nama baru di peta musik Tanah Air. Grup band tersebut sudah 16 tahun menjajal berbagai panggung hiburan di Bandung, kota asalnya. Berbekal kematangan dari menjalani proses bermusik, The Bungsu optimis merilis single perdananya yang berjudul ‘Cinta Sebelah Mata’ pada Kamis, 27 Mei 2021 di kanal YouTube Ruangkreasi TV.

The Bungsu saat ini dikibarkan oleh 5 pemuda tampan, Arbywie sebagai vokalisnya, juga ada Aji Makiio (Bassist), Trian Destiansyah (Guitarist), Indra Arief (Guitarist), dan Ikhsan Alimuddin (Drummer). Keputusan mereka untuk merilis single perdana semakin kuat sejak bergabung dengan Ruang Kreasi Studious, manajemen artis yang dimotori oleh Dicky eks Drummer Five Minutes dan Herman Husin eks Drummer Jamrud.

Arbywie saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Sabtu (29/5/2021) mengatakan bahwa Ruang Kreasi Studious tertarik merekrut The Bungsu karena karya lagu yang mereka miliki diprediksi mampu berbicara banyak, juga karena konsitensi mereka dalam bermusik yang telah teruji waktu.

“Ruang Kreasi Studious saat ini menjadi wadah bagi para musisi untuk bicara, maka dari itu kami yakin Ruang Kreasi Studious adalah tempat yang tepat untuk The Bungsu berbicara melalui karya lagu yang kami miliki, ditambah Ruang Kreasi Studious dihuni oleh orang-orang yang telah berpengalaman dan bervisi misi yang fresh, serta out of the box,” kata Arbywie.

Seperti dijelaskan Arbywie, The Bungsu merasa yakin dengan karya lagunya. Mereka merasa, inilah saatnya untuk merilis single perdana agar menjadi grup band yang punya karya lagu sendiri.

Arbiywie juga menjelaskan bahwa The Bungsu terbentuk pada masa-masa mereka masih bersekolah. Saat itu mereka sering tampil membawakan karya-karya lagu orang lain, dari salah satu band ternama di Indonesia yang sebagian besar dari mereka menyukainya. Seiring bertambahnya usia, mereka merasa bosan, sehingga jadi pendorong untuk membuat karya lagu sendiri.

Pada kesempatan yang sama, Aji Makiio, Bassist The Bungsu yang menulis lagu Cinta Sebelah Mata mengatakan, inspirasi lagu bisa datang dari mana saja, termasuk lagu Cinta Sebelah Mata yang terilhami dari kisah percintaan manusia pada umumnya. Dari kisah dan masalah percintaan yang banyak dialami oleh orang, ia tuangkan menjadi sebuah lagu.

“Lagu Cinta Sebelah Mata bercerita soal cinta bertepuk sebelah tangan, karena jadi objek pelarian saja. Melalui lagu ini kami menyampaikan pesan agar berbesar hati dan bijak ketika mendapatkan cinta yang semu dari orang yang dicintai. Lebih baik kehilangan cinta seperti itu, karena akan menghancurkan hidup kita sendiri. Intinya, manusia itu harus move on,” kata Aji Makiio.

Sementara itu, Dicky eks Drummer Five Minutes, Owner and Founder Ruang Kreasi Studious, manajemen yang memproduseri single perdana The Bungsu mengatakan, “Berbagai aspek yang sudah kami pertimbangkan dengan matang, hingga kami rekrut The Bungsu. Secara musikalitas, mereka sangat siap untuk bersaing menjadi band industri. Dari performance, mereka sangat fashionable sebagai penampil. Secara attitude band ini sudah cukup bisa diandalkan, dan terlihat siap berkarir. Tidak ada alasan bagi kami untuk menolaknya.”

Indra Arief, Guitarist The Bungsu mengatakan, “Cinta Sebelah Mata adalah love song yang kami kemas sederhana, namun tetap elegant dan bisa dinikmati.”

Lagu Cinta Sebelah Mata dari The Bungsu ada di videoklip berikut ini:


(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Kawa Naik Daun Terima Kujungan Tim Penilai Pemuda Pelopor Provinsi Sumatera Barat

Limapuluh Kota_ Beritasumbar.com _ Pada tahun 2021 ini, Kawa Naik Daun dipercaya sebagai peserta lomba Pemuda Pelopor tingkat provinsi Sumatera Barat, mewakili Kabupaten Limapuluh Kota, menerima kunjungan dari tim penilai lomba Pemuda Pelopor tingkat Sumbar Pada Selasa 27/07. Bertempat dikediaman M.Hadid Qosim.ST sekaligus rumah produksi Kawa Naik Daun, Padang Ambacang Situjuh Limo Nagari Kab. Limapuluh kota.
- Advertisement -

Backdrop Pemimpin Birokrasi

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia Seri 8/1000 “Backdrop Pemimpin Birokrasi” Kali ini, kita berbincang tentang “backdrop” atau latar belakang penampilan seorang pemimpin birokrasi yang merujuk...

Kawa Naik Daun Terima Kujungan Tim Penilai Pemuda Pelopor Provinsi Sumatera Barat

Limapuluh Kota_ Beritasumbar.com _ Pada tahun 2021 ini, Kawa Naik Daun dipercaya sebagai peserta lomba Pemuda Pelopor tingkat provinsi Sumatera Barat, mewakili Kabupaten Limapuluh Kota, menerima kunjungan dari tim penilai lomba Pemuda Pelopor tingkat Sumbar Pada Selasa 27/07. Bertempat dikediaman M.Hadid Qosim.ST sekaligus rumah produksi Kawa Naik Daun, Padang Ambacang Situjuh Limo Nagari Kab. Limapuluh kota.
- Advertisement -

Pohon Kebahagiaan, Watering..

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia Seri 3/1000 Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Di hamparan hijau sawah yang subur, sumber pengairannya berasal dari banyak penjuru mata...

MTsN 5 Padang Pariaman Gelar Kegiatan Madrasah Berbagi di Momen Idul Adha.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,- "Bahagia itu bersama, bukan sendiri. Senang itu bersama, bukan sendiri. Bahagia itu sesungguhnya sederhana, ketika digapai bersama". Itulah ungkapan yang terucap, oleh Dra. Lismaini Amir, M.Si. Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang Pariaman, ketika disambangi awak media di ruang kerjanya usai penyerahan bantuan paket sembako kepada beberapa murid-muridnya.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Qori Lestari Semangati Masyarakat Jalani PPKM Lewat Rilis Lagu Jangan Menyerah

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat Qori Lestari tersentuh dan terinspirasi menulis lagu Jangan Menyerah. Dokter cantik asal Kota Bandung tersebut ingin menyemangati masyarakat Indonesia dalam menjalaninya.

CRID feat Anto Baret Rilis Lagu Honocoroko, Maknai Kesetiaan Hidup Bernegara Saat Hadapi Pandemi

Asal mula aksara Jawa yang dikenal dengan sebutan Honocoroko terdapat dalam legenda Ajisaka. Kisahnya yang mengharukan bisa menjadi bahan edukasi bagi mental bangsa dalam kesetiaan hidup bernegara, apalagi di situasi pandemi saat sekarang ini. Di momen penyambutan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, grup band CRID feat Anto Baret mengangkat mitologi tersebut di lagu terbaru mereka yang berjudul Honocoroko, soft lauching-nya akan dilakukan di acara tumpengan kecil pada Minggu, 18 Juli 2021 di Jalan Kalipasir No. 16 Cikini, Jakarta Pusat.

Amir Roez feat Ocka Sampaikan Pesan Perdamaian untuk Dunia Lewat Rilis Lagu Seperti Waktu

Pandemi Covid-19 masih terjadi hingga saat ini, wabah tersebut juga menimbulkan prasangka dan rasa saling curiga yang berujung pada caci maki, baik antara individu maupun kelompok tertentu. Tak ingin kondisi tersebut memberi efek negatif pada psikologis masyarakat, Amir Roez featuring Ocka memberi pesan perdamaian melalui lagu terbaru berjudul Seperti Waktu, dirilis pada Rabu, 7 Juli 2021 di kanal YouTube Sembilan Production Official.

AM Kuncoro Rilis 3 Karya Lagu dari 3 Genre Musik di Bulan Juni 2021

Karya lagu biasanya terlahir dalam genre musik tertentu. Setiap genre musik memiliki pangsa pasarnya tersendiri. Seorang penikmat musik bisa saja menyukai lebih dari satu genre musik. Membaca peluang tersebut, AM. Kuncoro, Vokalis grup band Heniikun Bay akan merilis 3 lagu dari 3 genre di bulan Juni 2021 pada stasiun radio berbagai kota di Indonesia.

Prima Founder Records Gelar Jumpa Pers OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno

Kepiting Tapal Kuda dikenal masyarakat Jawa dengan nama Mimi Mintuno. Mereka memfilosofikan Mimi Mintuno sebagai sepasang hewan sejoli yang saling setia sehidup semati. Filosofi tersebut jadi budaya tersendiri bagi masyarakat Jawa, termaktub dalam doa pada saat prosesi pernikahan, "Dadio pasangan koyo mimi lan mintuno", artinya "Jadilah pasangan yang awet dan setia seperti mimi dan mintuno”.

AM Kuncoro bersama Steven & Tege Coconut Treez Siap Lestarikan Bahasa Daerah Lewat Lagu Mimi Mintuno Tresno

Sebuah lagu juga dapat menjadi media dalam pelestarian bahasa daerah untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya. Seperti Mimi Mintuno Tresno, lagu yang ditulis dan dinyanyikan oleh AM. Kuncoro berkolaborasi dengan Steven & Tege, dua personal Coconut Treez, grup musik reggae legendaris Indonesia yang popular dengan lagu Welcome to My Paradise.

Prima Founder Records Buka Casting Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno

Songbanyu, sebuah desa terpencil yang terletak di ujung timur Provinsi Yogyakarta memiliki keindahan alam yang begitu mempesona. Melihat potensi yang dimiliki oleh desa tersebut, Prima Founder Records mengangkat kearifan lokal yang dimilikinya ke dalam web series yang berjudul Mimi Mintuno – The Story of Tresno, casting-nya resmi dibuka dari tanggal 12 - 23 Mei 2021 untuk para pegiat seni peran di seluruh Indonesia.

Alex Yunggun Produseri Sendiri Single Solo Perdananya ‘Painting of Beauty’

Alex Yunggun, remaja berusia 16 tahun asal Kota Yogyakarta punya selera dan imajinasi unik dalam menulis lagu, seperti pada lagu Painting of Beauty yang akan menjadi single solo perdananya. Alex Yunggun akan take vokal lagu tersebut pada pada Senin, 31 Mei 2021 di Yogyakarta.

Andre Gustian Vokalis Lochness Rilis Single Solo Perdana Gadisku, Karya Yoni Dores Penulis Lagu Nike Ardila

Andre Gustian, Vokalis grup band Lochness dipercaya Yoni Dores, adik kandung Deddy Dores untuk menyanyikan karya lagunya yang berjudul Gadisku. Lagu tersebut jadi single perdana Andre Gustian, dirilis pada Kamis, 20 Mei 2021 di channel YouTube Bintang Delapan Production.

AM Kuncoro Vokalis Heniikun Bay feat Steven & Tege Coconut Treez Bakal Rilis Ulang ‘Mimi Mintuno Tresno’

AM. Kuncoro, Musisi asal Kota Yogyakarta makin mendapat pengakuan di industri musik Tanah Air. Karya lagunya yang berjudul Mimi Mintuno Tresno dipercaya jadi soundtrack film serial Mimi Mintuno. Untuk versi soundtrack film tersebut, lagu Mimi Mintuno Tresno digarap ulang oleh AM. Kuncoro bersama dua musisi reggae legendaris Indonesia, Steven dan Tege Coconut Treez, proses recording dan syuting videoklipnya akan dilakukan pada 28 - 30 Mei 2021 di Yogyakarta.
- Advertisement -