Payakumbuh, BeritaSumbar.com,-Berbagai langkah dan usaha dilakukan Pemko Payakumbuh bersama Forkompimda dan stakeholder terkait dalam penanganan virus covid-19. Serta dukungan dari Para wakil rakyat kota Payakumbuh dengan siap menganggarkan biaya penanganan wabah tersebut.

Baca Juga: Terkait Penanganan Wabah Covid-19, Ini Instruksi Walikota Payakumbuh

Berbagai langkah telah dilaksanakan, mulai dari sosialisasi bahaya corona, menyeluruh hingga lapisan masyarakat bawah, pendirian Posko tanggap darurat dan serangkaian giat pencegahan. Semua aksi tersebut dikoordinasikan bersama sesuai Petunjuk Presiden dan Kementerian terkait.

Kebijakan terbaru yang diambil Pemko Payakumbuh guna mengantisipasi penularan virus corona, Walikota Payakumbuh mengeluarkan Instruksi, menambah waktu libur, dan menutup akses masuk ke pusat Kota Payakumbuh atau patrial lockdown.  Pengendara yang akan atau melintasi kota Payakumbuh dalam perjalannya dilarang untuk singgah. Dan jalur diarahkan ke jalan lingkar, Baik yang dari arah Bukittinggi, Lintau, maupun Pekanbaru.

Disamping Posko tanggap darurat di Pusat Kota yang sudah melayani ratusan warga ditambah Posko di kecamatan, Pemko Payakumbuh menambah 3 (Tiga) pos pantau akses masuk ke Payakumbuh, yakni di batas kota Payakumbuh dengan Tanjung Pati, batas kota Payakumbuh dengan Luak, serta batas kota Payakumbuh dengan Piladang.

Tak peduli malam semakin larut, Walikota Payakumbuh Riza Falepi didampingi Wawako Erwin Yunaz, Jumat (27/03/2020)  meninjau ketiga pos pantau tersebut, bersama gugus tugas. Tampak menyertai Kapolres Payakumbuh Dony Setiawan, Dandim 0306/50 Kota, Ferry S. Lahe, Kadinkes, Kepala BPBD, Kasat Pol PP dan Damkar, Camat Payakumbuh Utara bersama Lurah Ompang Tanah Sirah (OTS) dan rombongan.

Di Posko batas Payakumbuh dengan Tanjung Pati, tepatnya di Tanjung Anau kelurahan OTS, Walikota Payakumbuh Riza Falepi menyampaikan selamat menjalankan tugas kemanusian kepada personil yang ada di sana.

“Ini adalah tugas mulia dan kemanusian, jalanilah dengan penuh tanggungjawab. Kita sudah komitmen, bagaimana kita bersama fokus menjaga daerah yang kita cintai ini, dari bahaya virus corona. Untuk sementara, arus masuk ke Payakumbuh kita alihkan ke lingkar Utara. Terima kasih atas dukungan forkopimda dan kita semua,”ucap Riza Falepi.

Pembatasan akses ke pusat Kota Payakumbuh diambil untuk kepentingan Kota Payakumbuh, bukan soal siapa yang untung dan siapa yang rugi, setiap warga harus bisa memahami betapa gawatnya situasi sekarang dan mau tidak mau harus kooperatif dengan kebijakan darurat ini,”pungkasnya.(*)

loading...