25 C
Padang
Thursday, November 26, 2020
Beritasumbar.com

TEKNIK PENGEMBANGAN PRODUK INDUSTRI
T

Kategori -

Pengertian Pengembangan Produk Industri

Secara bahasa rekayasa merupakan penerapan kaidah-kaidah ilmu dalam pelaksanaan (seperti pembuatan konstruksi, serta pengoprasian kerangka, peralatan dan sistem yang ekonomis dan efisiens).

Sedangkan rekayasa genetika merupakan rekayaa ilmu di dalam cabang biologi yang berhubungan dengan prinsip keturunan dan variasi pada binatang dan tumbuhan jenis yang sama

Jadi dalam pembahasan atau tulisan penulis ini, rekayasa produk yang dimaksud mengacu pada proses perancangan dan pengembangan perangkat, perakitan, atau sistem sedemikian rupa sehingga dapat diproduksi sebagai barang untuk dijual melalui beberapa proses produksi manufaktur. Rekayasa produk biasanya memerlukan aktivitas yang berhubungan dengan masalah biaya, producibility, kualitas, performa, kehandalan, servis dan fitur user. Karakteristik ini produk umumnya semua dicari dalam upaya untuk membuat produk yang dihasilkan menarik untuk pasar yang dimaksudkan dan kontributor sukses dengan bisnis organisasi yang bermaksud untuk menawarkan produk ke pasar tersebut. Ini termasuk desain, pengembangan dan transisi ke manufaktur produk.

Istilah ini meliputi mengembangkan konsep produk dan desain dan pengembangan mekanik, elektronik dan komponen perangkat lunak. Misalnya produk seperti kamera digital akan mencakup mendefinisikan set fitur, desain optik, desain mekanik dan ergonomis kemasan, mengembangkan elektronik yang mengendalikan berbagai komponen dan mengembangkan perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk melihat gambar-gambar, menyimpannya dalam memori, download ke komputer, dll Setelah desain awal dan pengembangan dilakukan, transisi produk untuk memproduksi dalam volume dianggap bagian dari rekayasa produk.(sumber: Wikipedia)

Rekayasa produk disebut juga dengan rekayasa sietem yang merupakan aktivitas pemecahan masalah. Data, fungsi, dan perilaku produk yang diinginkan dicari, dianalisis, dibuat model kebutuhannya, kemudian dialokasikan ke komponen rekayasa. Selanjutnya komponen-komponen ini disatukan dengan infrastruktur pendukungnya sampai produk tersebut jadi. Komponen rekayasa disini seperti perangkat lunak, perangkat keras, data (basisdata) dan manusia. Sedangkan infrastruktur pendukung berupa teknologi yang dibutuhkan untuk menyatukan komponen dan informasi. Sebagian besar produk dan sistem yang baru masih samar akan fungsi yang dibutuhkan. Oleh karena itu, perekayasa sistem harus membatasi kebutuhan produk dengan mengidentifikasi ruang lingkup fungsi dan kinerja yang diinginkan dari sistem atau produk tersebut.

Dalam rekayasa produk ada beberapa aktivitas yang akan dilakukan untuk mengetahui data, fungsi dan perilaku produk yang diinginkan sebelum pengembangan produk dilakukan diantaranya adalah:

Analisa Sistem

Tujuan dilakukan analisa sistem adalah

  1. Mengidentifikasi kebutuhan pelanggan.
  2. Mengevaluasi kelayakan sistem.
  3. Melakukan analisis teknis dan ekonomis,
  4. Mengalokasikan fungsi-fungsi untuk perangkat lunak, perangkat keras,
  5. Basis data, manusia, dan elemen sistem yang lain.
  6. Membuat batasan biaya dan jadwal.
  7. Menentukan definisi sistem yang menjadi dasar kerja bagi komponen sistem baik perangkat lunak, perangkat keras, basisdata dan manusia.

Identifikasi Kebutuhan

Langkah pertama dari aktivitas analisa sistem adalah analisa kebutuhan dengan mengidentifikasi kebutuhan dari pelanggan. Mengidentifikasikan kebutuhan ini dilakukan dengan melakukan pertemuan antara seorang analis dengan pelanggan. Seperti halnya rekayasa informasi, tujuan dari pertemuan ini untuk memahami sasaran produk dan menentukan tujuan dibangunnya sebuah produk supaya sasaran tersebut tercapai. Setelah tujuan ditentukan, analis akan melanjutkan aktivitas evaluasi informasi. Berikut ada beberapa pertanyaan yang dapat digunakan untuk membantu mengevaluasi informasi dari sistem atau produk yang akan dibangun.

  1. Adakah teknologi untuk membangun sistem?
  2. Batasan apa saja yang akan dialokasikan terhadap jadwal dan biaya?
  3. Pengembangan dan sumber daya apa saja yang dibutuhkan?

Jika sistem atau produk yang akan dibangun berupa produk yang akan dijual ke pelanggan, ada beberpa pertanyaan yang bisa diajukan yaitu

  1. Bagaimana produk tersebut dapat bersaing dengan produk yang telah ada?
  2. Pasar apa saja yang potensial bagi produk yang akan dibangun?

Setelah semua informasi dikumpulkan pada aktivitas identifikasi kebutuhan.Informasi tersebut akan dispesifikasikan dalam sebuah dokumen konsep

Studi Kelayakan

Pengembangan sistem atau produk berbasis komputer lebih banyak terganggu dengan kurangnya sumber daya dan waktu penyelesaian dan penyampaian produk. Oleh karena itu, perlu dilakukan lebih awal evaluasi terhadap kelayakan sebuah proyek pengembangan sistem atau produk tersebut. Berikut ada empat studi kelayakan yang dapat dievaluasi.

  1. Kelayakan Ekonomis

Studi mengenai evaluasi biaya pengembangan dengan keuntungan yang diperoleh dari sistem atau produk yang dikembangkan.

  • KelayakanTeknis

Studi mengenai fungsi, sasaran dan kinerja yang perlu dipertimbangkanyang dapat mempengaruhi kemampuan sistem yang akan dikembangkan.

Pertimbangan yang dihubungkan dengan kelayakan teknis meiputi :

  1. Resiko pengembangan
  2. Keberadaaan sumber daya
  3. Teknologi
  • Kelayakan Legal

Studi mengenai pertimbangan yang perlu dilakukan mengenai kontrak, pelanggaran atau liabilitas yang akan dihasilkan dari sistem yang akan dikembangkan.

  • Alternatif

Studi mengenai evaluasi pendekatan alternatif pada pengembangan system atau produk. Hasil dari studi kelayakan akan menentukan proyek dilanjutkan atau dihentikan. Hasil studi kelayakan akan didokumentasikan terpisah dan dilampirkan pada dokumen spesifikasi sistem.

I. Pendahuluan

  1. Pernyataan Masalah
    1. lingkungan implementasi
    1. larangan larangan

II. ringkasan dan rekomendasi manajemen

  1. Penemuan penemuan penting
  2. Komentar
  3. Rekomendasi
  4. Pengaruh

III. alternative alternative

  1. Konfigurasi system laternatif
  2. Criteria yang digunakan dalam pemilihan pendekatan akhir

IV deskripsi system

  1. Ruang lingkup system
  2. Kelayakan elemen system

V  analisis biaya dan keuntungan

VI  evaluasi resiko teknis

VII percabangan legal

VIII  topik topic proyek khusu lainnya

Analisis Ekonomis

Analisis biaya dan keuntungan merupakan salah satu informasi analisa ekonomis yang paling penting yang diisikan dalam studi kelayakan. Analisis biaya dan keuntungan menggambarkan biaya pengembangan proyek dan membandingkannya dengan keuntungan yang akan diperoleh dari pengembangan sistem.

Analisis biaya dan keuntungan berbeda antara sistem yang satu dengan yang lainnya tergantung dari karakteristik dari sistem yang akan dikembangkan dan ukuran proyek. Keuntungan yang diperoleh dari pengembangan sistem tidak hanya berupa hal yang bisa diukur. Keuntungan yang tidak bisa diperoleh dari pengembangan proyek seperti kepuasan pelanggan, keputusan bisnis yang lebih baik, kualitas desain yang lebih baik dan lainnya.

Hasil dari analisa ekonomi didokumentasikan menjadi satu dalam dokumen studi kelayakan

Analisis Teknis

Pada aktivitas analisis teknis, seorang analis melakukan evaluasi secara teknisterhadap sistem serta mengumpulkan informasi mengenai reliabilitas, kinerja, pemeliharaan dan produktifitas dari sistem yang akan dikembangkan. Analisis meliputi penilaian viabilitas teknis dari sistem seperti teknologi apa yang akan dibutuhkan untuk membangun sistem, materi, metode, algoritma atau proses baru apa yang diperlukan oleh sisem, bagaimana masalah teknologi mempengaruhi sistem dan bagaimana resiko pengembangan sistem. Pemodelan matematis atau teknik optimasi pada saat analisis teknis dapat digunakan untuk mempermudah analis dalam menggambarkan sistem yang akan dikembangkan.

Menurut Blanchard dan Fabrycky ada beberapa criteria penggunaan model selama analisis teknis pada sistem, yaitu:

  1. Model harus mewakili sistem yang sedang dievalusi dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.
  2. Model harus menggambarkan faktor-faktor yang relevan dengan masalah yang ada dan hindari faktor yang tidak penting.
  3. Model harus dibuat komprehensif dengan memasukkan semua factor yang relevan dan sistem harus mampu memberikan hasil yang sama.
  4. Desain   model   harus   sederhana   supaya   memungkinkan pengimplementasian yang tepat waktu dalam pemecahan masalah.
  5. Desain model harus dapat mengantisipasi faktor-faktor yang memungkinkan adanya modifikasi dan atau perluasan terjadi pada sistem.
  6. Hasil dari analisis teknis meruapakan dasar apakah pengembangan sebuah sistem akan diteruskan atau dihentikan.

Oleh : Syaiful Anwar
Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh

Baca Juga: RISET DAN PENGEMBANGAN PRODUK INSDUSTRI

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Ketum LPPKI Azwar Siri Dipercaya Sebagai Team Seleksi Calon Anggota BPSK Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,- Seleksi tertulis dan wawancara calon anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Sumatra Barat dari unsur pemerintah yang dilaksanakan di Aula...

Ketum LPPKI Azwar Siri Dipercaya Sebagai Team Seleksi Calon Anggota BPSK Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,- Seleksi tertulis dan wawancara calon anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Sumatra Barat dari unsur pemerintah yang dilaksanakan di Aula...

DIKLATSAR Pecinta Alam Penting Bagi Pendaki Modern Maupun Pendaki Pemula

Oleh : SEPTIANI (Raff 400 Tst) ~ Mahasiswa Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Diklatsar Pecinta Alam, sebuah kata yang...

Presiden Genpro : Program Wirausaha Trinda Farhan Paling Konkret

Agam,BeritaSumbar.com,- Debat putaran kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Agam sudah selesai dilaksanakan pada Jumat (20/11). Dengan mengusung temapembangunan ekonomi dan kesejahteraan...

Persentase Kesembuhan Pasien COVID-19 di Payakumbuh Capai 75 Persen

Payakumbuh, BeritaSumbar - Meski angka kasus positif COVID-19 di Kota Payakumbuh terus meningkat, Dinas Kesehatan Kota (DKK) di daerah itu mencatat angka...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Gaji THL di Payakumbuh dipastikan berkurang pada 2021

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Meski sempat mendapatkan penolakan dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), gaji Tenaga Harian Lepas di Kota Payakumbuh...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Menanam Bunga Krokot, Hobi Membawa Berkah Ditengah Pandemi Covid-19

Padang,BeritaSumbar.com,- Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang boring akan keadaan yang tak lazimnya seperti saat ini, hanya berdiam dan hampir semua...

Di Hari Pahlawan Para Kooperator Indonesia Gelar Diskusi Daring Dengan Tema “Inisiasi Pendirian dan Deklarasi Partai Koperasi di Indonesia”

Bertepatan dengan Hari Pahlawan pada Selasa, 10 November 2020, pukul 20.00-22.00 WIB, sejumlah aktivis koperasi atau yang biasanya disebut sebagai kooperator di...

Padang Panjang Latih Koperasi Mengelola Pembiayaan Berbasis Syariah

Padang Panjang, www.beritasumbar.com - Pemerintah Kota Padang Panjang ke depannya akan menerapkan sistem perekonomian syariah, untuk itu Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan...

APBD Payakumbuh 2021 Defisit, Ini Penyebabnya

Payakumbuh , www.beritasumbar.com - Perintah Kota Payakumbuh mulai bahas Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tahun 2021 bersama dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD)...

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang...

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

KOORDINASI PERUSAHAAN INDUSTRI

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh Pengertian Expansion(pengembangan) Pengembangan...

PENGAWASAN ANGGARAN

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh Pengertian Anggaran Anggaran...
- Advertisement -