28 C
Padang
Selasa, Oktober 19, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Tebing Sunga Tergerus, Tiga Rumah Dan Satu Masjid Terancam Roboh Di Sijunjung
T

Kategori -
- Advertisement -

Sijunjung, BeritaSumbar.com,–Kantor Walinagari, Tiga Rumah Penduduk dan masjid Baitul Makmur Nagari Mundam Sakti Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung, terancam roboh karena bangunan ini berdiri dipinggir sungai, tergerus oleh aliran Batang Palangki, kata Walinagari Mundam Sakti Dayusmar, diruang kerjanya dihadapan komisi ll DPRD, sekretarus Dinas PUPR kabupaten Sijunjung, Jumat (18/6)
Untuk itu kami perlu melaporkan kondisi ini kepada Komisi ll DPRD serta Dinas PUPR kabupaten Sijunjung, sebelum terjadi musibah bagi warga Mundam Sakti.

Tiga rumah penduduk dan masjid sudah tergerus bagian bawah rumahnya. Satu rumah sudah tidak berani dihuni oleh pemilik rumahnya untuk tinggal disana, kuatir rumah tersebut ambruk. diterjang Batang Palangki.

Sedangkan kondisi kantor walinagari, posisinya berada pada tumbukan air yang berbelok. Bila terjadi kenaik air sungai, dikuatirkan bisa membawa sebagian kantor walinagari ini, jelas Dayusmar.

Langkah yang sudah dilakukan pemerintahan nagari Mundam Sakti, melaporkan kondisi ke pemerintahan Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi. Untuk itu kami warga Nagari Mundam Sakti melalui pemerintahan nagari memohon kepada Ketua komisi ll bersama anggota DPRD Kabupaten untuk bisa membantu mencari solusi penyelesaian permasalahan ini, harap walinagari Dayusmar.

Setelah mendengarkan penjelasan walingari Mundam Sakti, Ketua Komisi ll DPRD kabupaten Sijunjung Afrisal PB menyatakan, kunjungan kerja komisi ll kenagari ini, untuk melihat langsung kelapangan kondisi yang sebenarnya. Hasil kunjungan ini, kita jadikan bahan kajian untuk kita carikan solusi yang pas sesuai kebutuhan dilapangan. Setelah dialok diruang kantor Walinagari Tim Komisi ll dan Dinas PUPR langsung menuju lokasi.Setelah melakukan peninjauan lapangan, maka diputuskan untuk melakukan koosdinasi kepada Balai Wilayah Sungai V Kementerian PUPR di Padang minggu depan kata Aprisal PB.

Melihat kondisi dilapangan, untuk mengatasi masalah ini membutuhkan biaya yang cukup besar. Tak mampu dana APBD maka perlu kita koordinasikan dengan pemerintahan provinsi dan pusat.

Pokoknya kita bertekad masalah yang dihadapi nagari Mundam Sakti ini bisa teratasi dengan baik. Dari mana dananya tidak masalah, yang penting persoal masyarakat bisa berlalu dengan baik, kata Aprisal.
Sekretaris Dinas PUPR Sijunjung Sarwo Edi mengatakan, masalah ini sudah pernah disampaikan kepada BWS V Kementerian PUPR di Padang. Seperti yang disampaikan Ketua Komisi ll DPRD Sijunjung kita rencanakan melakukan pertemuan dengan BWS V , untuk menindaklanjuti pertemuan sebelumnya, kata Sarwo Edi.

Adapun anggota komisi ll DPRD kabupaten Sijunjung yang ikut dalam kunjungan kerja di Nagari Mundam Sakti ini diantaranya, Yusnidarti, Amlasta Boy, Redi Susilo, E. Nangkodo serta dari Dinas PUPR.( alim)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img