31 C
Padang
Selasa, Maret 9, 2021
Beritasumbar.com

Smart Garden dan Water Recycle Sukses Dikembangkan Dosen Saintek UIN STS Jambi
S

JAMBI, BeritaSumbar.com – Dosen yang tergabung dalam Green Sutha UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berhasil mengembangkan sistem Smart Garden yang terintegrasi dengan Water Recycle sebagai salah satu upaya kampus untuk menerapkan konsep recycle dalam hal penggunaan air sebagai langkah mewujudkan green campus. Sistem Smart Garden ini dipasang di taman pada rumah dinas rektor. Peralatan ini merupakan inovasi dari laboratorium Fisika Instrumentasi yang merupakan produk dari penelitian dosen dan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN STS Jambi.

“Alhamdulillah berkat kerjasama tim dosen dan mahasiswa, dan setelah melalui proses uji coba Laboratorium, kami berhasil melakukan instalasi peralatan smart garden + water recycle ini. Proses pembuatan hingga instalasi ini tidak membutuhkan waktu yang lama” ujar Indrawata Wardhana, Sekretaris pusat kajian Lingkungan Hidup pada Rabu (18/11/2020)

Dosen Fakultas Saintek ini menjelaskan bahwa penyiraman tanaman secara otomatis sangat dibutuhkan sangat ini dikarenakan tersedianya perangkat dan jaringan IoT. Berdasarkan berbagai referensi, smart garden mampu mengatur volume air sesuai yang dibutuhkan tanaman sehingga lebih efesien dalam penggunaan air. Selain itu, pemasangan sensor kelembaban tanah, suhu tanah dan data cuaca dapat mengoptimalkan penggunaan air. Dalam hal pengembangan smart garden, tim ini membuat terobosan dengan membuat sistem berbasis machine learning berbasis decision tree sehingga seluruh aplikasi tidak menggunakan operator.  

“Peralatan ini otomatis tidak akan melakukan penyemprotan air jika terjadi hujan pada pagi hari. Ataupun jika berdasarkan hasil analisa machine learning kami diprediksi akan terjadi hujan, maka machine learning yang berada di server akan melakukan kalkulasi debit air yang akan dikeluarkan. Sehingga air yang di gunakan lebih efektif ” ujar Ahmad Syukron Prasaja, Ketua pusat Studi Demografi yang juga dosen matakuliah Geografi.

Selain terobosan dari segi teknologi, tim green stuha ini juga melakukan optimalisasi sumber air smart garden. Dengan menggunakan air yang berasal dari kolam ikan, yang kaya akan nutrisi namun harus di buang per lima hari. Maka tim ini memutuskan untuk menggunakan air pada kedalaman -10 cm dari permukaan kolam untuk menyedot sisa-sisa kotoran / lumut dan lainnya dari dasar kolam. Sehingga ikan semah yang berada pada kolam dapat mendapatkan air bersih karena air terus berganti dan tanaman pada taman mendapatkan nutrisi dari air kolam.

“Biaya awal pembuatan sistem ini kurang dari 1 jt. Namun bisa mengairi seluruh sisi taman yang panjangnya saja bisa 100 meter. Rencananya Sistem ini akan dilengkapi peralatan Smart Pollution dan Monitoring Automatic Weather System (MAWS) buatan tim “ ungkap Syukra Ningsih, ketua pusat kajian lingkungan hidup.

Rencananya, sistem smart garden ini akan diuji coba pada lahan perkebunan masyarakat pada skala kecil sebagai upaya pendampingan masyarakat di sekitar area kampus. Selain itu beberapa alat smart system juga akan di pasang seperti smart building, smart pollution, early warning system sebagai upaya kampus untuk melakukan penerapan teknologi hasil penelitian pada masyarakat.

Green Campus merupakan konsep kampus yang peduli dan memiliki budaya lingkungan serta telah melakukan pengelolaan lingkungan lingkungan secara sistematis dan terus menerus. Akibat adanya pemanasan global, maka kampus peduli terhadap tersebut dengan melakukan berbagai upaya untuk menciptakan inovasi untuk mengurangi dampak tersebut. (red)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Personil TNI Batalyon 131 Tiba Di Papua

Jayapura,BeritaSumbar.com,- Setelah mengikuti perjalanan panjang selama 21 hari dimulai dari pelabuhan Sri Junjungan Dumai, Riau menuju pelabuhan Jayapura, Papua, Satuan Petugas (Satgas) Pengaman Batas (Pamtas) RI-Papua Nugini Yonif 131/Brs akhirnya tiba di Pelabuhan umum Jayapura, Senin (08/03) dengan menggunakan KRI Tanjung Kambani 971 milik TNI-AL.
- Advertisement -

Sempat Resahkan Warga, Seekor Harimau Dahan Masuk Perangkap BKSDA Limapuluh Kota

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Beberapa hari belakangan warga Jorong Sikabu Kabu digemparkan dengan ditemukan hewan ternak mereka mati dikandang. Hewan peliharaan berupa kambing warga tersebut mati dengan luka di leher. Melihat kondisi tersebut warga lansung menduga ada binatang buas yang memangsa ternak mereka dan lansung melaporkan ke pihak Nagari dan diteruskan kepada BKSDA Limapuluh Kota.

HWK Sumbar Tampil di Konser Minang Bersuara II bersama Seniman dari 5 Negara

PADANG (BeritaSumbar.com)– Eksplorasi seni dan budaya dapat menjadi salah satu cara mengatasi banyak permasalahan. Seni dan budaya juga bermanfaat untuk menyukseskan program Pemerintah dalam...
- Advertisement -

HWK Sumbar Tampil di Konser Minang Bersuara II bersama Seniman dari 5 Negara

PADANG (BeritaSumbar.com)– Eksplorasi seni dan budaya dapat menjadi salah satu cara mengatasi banyak permasalahan. Seni dan budaya juga bermanfaat untuk menyukseskan program Pemerintah dalam...

P2TP2A Kota Payakumbuh kunjungi SMPN 4 Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Saat sekarang ini bahaya yang kerap menyerang anak-anak seperti kekerasan dan eksploitasi terhadap anak semakin meningkat. Tingginya kekerasan dan eksploitasi terhadap anak dapat mengancam generasi masa depan bangsa indonesia.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kawasan Blank Spot Di Mentawai Jadi Perhatian Pemprov Sumbar

Padang, beritasumbar.com - Empat pulau besar di Kabupaten Kepulauan Mentawai, yaitu Pulau Sipora, Pagai Selatan, Siberut, dan Pagai Utara, hanya Pulau Sipora yang sudah bisa...

Selama Menjabat Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri Janji tak Akan Terpecah

Sarilamak, beritasumbar.com - Selama menjabat Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Sumatera Barat Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Rizki Kurniawan Nakasri berjanji tidak akan...

Pemko Bukittinggi Programkan Subuh Berjamaah Setiap Jumat

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota Bukittinggi, memprogramkan setiap hari Jumat hingga tahun 2024 nanti, waji menyelenggarakan subuh berjemaah. Hal itu disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Erman...

PD PII Padang Dilantik; SKB 3 Menteri Kembali Menuai Tantangan

Polemik SKB tiga Menteri kembali menuai tantangan berat dari berbagai elemen di Sumatera Barat, selain tokoh ulama dan tokoh adat; saat ini juga di...

Wako Bukittinggi Erman Safar Buktikan Janji dan Komitmennya

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Sering memang, seseorang setelah duduk di tahta yang telah didapat, bakal banyak lupa apa yang telah dijanjikan. Penyakit lupa, terkadang harus...

Dilantik Jadi Wako dan Wawako Bukittinggi, Erman Safar – Marfendi Minta Doa Masyarakat

Padang, beritasumbar.com -- Hari ini, Bukittinggi telah resmi memiliki wali kota dan wakil wali kota baru. Dilantik langsung Gubernur Sumbar, Erman Safar - Marfendi...

Presiden Jokowi Lantik Mahyeldi-Audi bersama Dua Gubernur dan Wagub lainnya, Masa Bakti Hingga 2024

Jakarta, beritasumbar.com - Presiden Joko Widodo melantik tiga pasang gubernur dan wakil gubernur terpilih pada Kamis, (25/2), dimana pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara,...

Dirujuk ke RS M Djamil, Pasien Lutut Besar Dibezuk Danlantamal Padang

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Bintang Herlambang (18), pasien lutut membesar sebesar bola kaki karena kanker stadium 4, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit M. Djamil Padang...

BNPT Angkat Novel ‘Si Doel Anak Jakarta’ Versi Original Jadi Webseries untuk Media Pendidikan Toleransi

Novel Si Doel Anak Jakarta versi original yang ditulis oleh Aman Datuk Madjoindo yang diterbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 1932 akan dijadikan webseries oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Pesan webseries tersebut lebih menitikberatkan pada kesalehan, jiwa sosial, dan toleransi anak-anak Betawi.

Lutut Membesar Sebesar Bola Kaki, Ini Penyebabnya

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Miris, rupanya lutut membesar sebesar bola kaki dialami Bintang Herlambang (18), yang kini tengah dirawat di Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi, karena...
- Advertisement -