24.6 C
Padang
Senin, Januari 24, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Seorang Calon Jamaah Haji Pariaman Belum Lunasi BPIH
S

Kategori -
- Advertisement -

Pariaman – Kementerian Agama Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mengemukakan hanya seorang dari 48 calon haji yang belum melunasi Biaya Perjalanan Ibadah haji (BPIH) di kota itu.

“Kepada calon haji bersangkutan masih diberikan kesempatan untuk pelunasan hingga batas akhir 30 Juni 2015,” kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Pariaman, Ory Sativa Syakban di Pariaman, Kamis.

Batas pembayaran BPIH memang berakhir pada 30 Juni, jadi bagi jemaah haji yang belum melunasi agar secepatnya melunasi biaya tersebut meskipun masih tersisa beberapa hari lagi.

Ia menyebutkan, pada tahap awal pembayaran, umumnya para calon haji membayar Rp20 juta, yang kemudian sisanya akan dilunasi pada akhir Juni 2015.

“Rata-rata secara keseluruhan para calon haji membayar Rp30 juta, tergantung bagaimana keadaan mata uang dollar terhadap rupiah, selain itu juga tergantung kepada biaya kegiatan calon haji,” kata dia.

Untuk keberangkatan haji tahun ini, akan ada penambahan lima orang calon cadangan untuk mengantisipasi calon haji yang membatalkan keberangkatan.

“Lima calon haji tersebut kita persiapkan dari sekarang, hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi adanya calon haji yang mengundurkan diri jelang keberangkatan,” jelasnya.

Hal tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk mengantisiapasi kekurangan tadi, untuk wilayah Sumbar sendiri lima persen haji cadangan dari 3.900 calon haji yang akan diberangkatkan.

Sementara itu, Kasi Penyusunan Dokumen Penyelenggaraan Ibadah Haji, Jusneti menyebutkan para calon haji tersebut diperkirakan akan berangkat pada Agustus 2015.

“Semua kelengkapan mereka sudah siap, hanya satu calon jamaah saja yang belum melunasi BPIH, termasuk para calon haji cadangan semua sudah melunasi BPIH,” kata dia.

Para calon jamaah haji cadangan sebelumnya telah melakukan perjanjian dengan pihak Kemenag setempat bahwasanya mereka tidak bisa dipastikan berangkat pada tahun ini.

“Jika ada yang batal berangkat baru bisa digantikan jamaah cadangan, namun bila mana tidak ada maka mereka akan berangkat pada 2016,” jelasnya.

Para jamaah cadangan tersebut jika berangkat pada 2016 maka tidak akan ada lagi penambahan biaya, meskipun biaya mata uang dollar naik terhadap rupiah. Namun jika dolar turun maka sisa uang mereka akan dikembalikan dan disesuaikan saja.

(Antara/Oleh Altas Maulana)
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img