25.5 C
Padang
Tuesday, December 1, 2020
Beritasumbar.com

Sekretris Fatayat NU Perempuan Pertama Menjadi Ketua Panwascam Kabupaten Sijunjung
S

Kategori -

Sijunjung–Di balik perhelatan Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Pilgub), serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kabupaten Sijunjung pada tahun 2020. Lembaga Badan Pengawas Pemilu Bawaslu Kabupaten Sijunjung, telah melantik 24 putra-putri terbaik menjadi Komisioner Panitia Pengawas Kecamatan pada Senin (23/12) di Converention Room Wisma Keluarga.

Salah satu tugas penting yang menjadi tolak ukur keberhasilan Pilkada hari ini, agar peserta pemilu patuh terhadap aturan. Nah, di antara para Panwascam di Kabupaten Sijunjung, ada tiga sosok perempuan yang menjadi sorotan banyak mata, apalagi dari sekian banyak pesaing hanya mereka yang bisa menembus penjaringan, dan ini merupakan salah satu mewakili setiap Daerah Pemilihan di Kabupaten Sijunjung atau sebagai keterwakilan perempuan yang sesuai dengan perundangan.

Keterwakilan perempuan, merupakan hal yang paling diperhatikan dalam sebuah lembaga. Salah satunya sosok permpuan yang mewakili perempuan dari Dapil II (Koto VII dan Sumpur Kudus) sebagai Panwascam Koto VII yakni Mutia Rahmi, S.Pd

Setelah, usainya kegiatan pelantikan dan bimbingan teknis terhadap semua anggota Panwascam. Wanita yang kini menjabat Ketua Panwascam Koto VII. Mutia Rahmi, S.Pd bahkan menjadi satu-satunya Ketua Panwascam Perempuan di Kabupaten Sijunjung

”Seorang perempuan juga bisa memimpin. Saya selalu buktikan dengan kinerja yang selalu berpijak pada aturan main,” ujar aktivis wanita satu anak ini

Perempuan kelahiran Bukit Bual tahun 199, mengaku sebagai Panitia Pengawas kecamatan ini adalah pengalaman pertama kalinya. Karenanya, dengan pengalamam tersebut membuat tantangan kerja yang dilakoninya harus totalitas, apalagi melakoni langsung sebagai ketua dan tidak ada alasan untuk mengemban amanah.

”Saya bekerja sebagai Panwascam baru pertama kali, dan pengalaman baru ini bukan alasan tidak bisa atau tidak mampu. Kalau tidak mampu kenapa mendaftar. Nah, tekad kerja jujur dan berintegritas adalah modal utama untuk mengemban amanah supaya totalitas” tuturnya.

Tantangan yang ia hadapi adalah mengatur waktu. Mutia Rahmi harus putar otak untuk membagi waktu. Sebab selain menjadi ketua Panwascam, ia juga sebagai ibu rumah tangga (IRT) dengan satu orang anak.

”Alahamdulilah, berkat dukungan Suami, mendapatkan keringanan dalam mengatur waktu, hingga saat ini masih terpegang semuanya” ujar dia.

Tak cukup di situ, Mutia Rahmi sosok aktivis perempuan yang memimpin organisasi pemudi Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) sebagai Sekretris di Kabupaten Sijunjung, selain itu pernah aktif dan fokus membina nagari atau desa dalam program Inovasi Desa. Hingga hari ini di Nagari Bukit Bual ia juga memimpin ibu-ibu yasinan

”Dengan memiliki pengalaman lintas organisasi dan juga program di kecamatan Koto VII wabilkhusu di Nagari Bukit Bual. Paling tidak ini akan memudahkan saya bertugas di Panwascam, insyallah semua jadi ringan dan bisa terkendali,” pungkasnya ( Rezki Aryendi )

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Militer Ottoman Mulai Memakai Meriam pada 1420-an

Perkembangan militer yang paling penting selama periode bangkitnya Kerajaan Ottoman adalah pengenalan meriam dan senjata api lainnya. Senjata-senjata ini digunakan di Eropa Barat selama...

Simalakama Pandemi: Liburan atau Stay at Home?

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih - Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas Corona sudah menjadi beban dunia sejak...

Diterjang Banjir, Satu Jembatan Putus Di Tapan

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Satu unit jembatan permanen sepanjang 4 meter di Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan putus diterjang banjir, Rabu (25/11)....

Audy Joinaldy Sanbangi Kantor DPN LPPKI

Padang,BeritaSumbar.com,-Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat Ir.Audy Joinaldy mengunjungi kantor sekretariat Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (DPN LPPKI) Jalan...

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Melihat Kondisi Jalan Memprihatinkan, Warga Tanam Batang Pisang

Sijunjung,BeritaSumbar.com, --Sungguh memprihatinkan jalan negara lintas sumatera disimpang Simanjung Nagari Padang Sibusuk kecamatan Kupitan kabupaten Sijunjung ditanami Batang Pisang oleh masyarakat pada...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Kak Seto Hadir di Acara Seminar Peringatan HUT PGRI Dan HGN Sijunjung

Sijunjung, Berita Sumbar--Memeriahkan HUT PGRI ke 75 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2020, di Kabupaten Sijunjung, ditandai dengan Workshop dan Seminar Nasional...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...
- Advertisement -