Payakumbuh, Beritasumbar.com,- bProgram Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat respon positif dari berbagai pihak, terutama peserta didik sebagai penerima manfaat. Menyusul hal tersebut, pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menambah hari pemberian manfaat dari semula lima hari menjadi enam hari dalam sepekan.
Penambahan hari pelaksanaan ini mulai diberlakukan Sabtu, 17 Oktober 2025, dan berlaku bagi seluruh penerima manfaat, termasuk peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
Jika sebelumnya peserta didik hanya menerima MBG dari Senin hingga Jumat, kini mereka juga mendapat tambahan paket untuk hari Sabtu. Namun karena Sabtu merupakan hari libur sekolah, makanan bergizi untuk hari tersebut diberikan lebih awal pada hari Jumat, berupa makanan kering dan buah segar.
Menurut pengelola program atau Satuan Penyedia Pemenuhan Gizi (SPPG), penambahan hari pemberian MBG ini akan terus dilaksanakan sesuai instruksi pemerintah pusat melalui BGN.
” Iya, Alhamdulillah hari ini (Jumat) merupakan hari pertama pemberian Makan Bergizi Gratis dari lima hari jadi enam hari. Untuk hari Sabtu karena hari libur kita berikan hari ini juga,”sebut
Kepala Dapur SPPG Dapur Badunsanak Koto Baru, Ledo Putra melalui Fitra Fernanda staf SPPG, Jumat pagi 17 Oktober 2025.
Lebih jauh ia menjelaskan, untuk menu MBG hari Sabtu diberikan berupa makanan kering, buah serta susu dan lainnya, diberikan pada hari Jumat untuk dibawa pulang.
” Menu MBG untuk hari Sabtu diberikan berupa makanan kering dan diberikan (Jumat) karena Sabtu libur. Yakni roti, susu, buah kurma serta kacang-kacangan.”tutupnya.
MBG 6 HARI DISAMBUT ANTUSIAS SEKOLAH
Sementara itu, pihak sekolah sebagai penerima manfaat menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kebijakan ini. Program MBG dinilai sangat membantu peserta didik, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

“Program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa kami. Apalagi jam belajar yang panjang hingga sore hari membuat kebutuhan gizi mereka harus tetap terpenuhi,” ujar Delfiati, penanggung jawab MBG SMPN 5 Payakumbuh.
Delfiati juga menambahkan, seluruh peserta didik disekolahnya sangat antusias menunggu MBG, selain menu yang bervariasi juga adanya penambahan hari penerimaan MBG.
” Untuk hari ini kita menerima dua MBG, satu dikonsumsi disekolah dan satu lagi berupa makanan kering yang bisa dibawa pulang sebagai pengganti hari Sabtu, karena kita sekolah cuma 5 hari. Kalau untuk respon, sangat ditunggu karena sebagian besar pelajar kita berasal dari keluarga yang rawan.” Tutupnya.
Pihak sekolah juga berharap agar program MBG dan berbagai inisiatif pemerintah pusat lainnya terus berlanjut, demi mendukung terwujudnya Generasi Indonesia Emas 2045 yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. (***)