21 C
Padang
Jumat, Juli 30, 2021
Beritasumbar.com

Ruang Kreasi Studious Luncurkan Grup Musik Berkonsep Pop Akustik Vintage, Story of Lea
R

Kategori -

BANDUNG (BeritaSumbar.com) – Pop akustik vintage punya tempat tersendiri di hati para penikmat musik. Aliran musik tersebut berhasil mengantar beberapa grup musik mancanegara untuk meraih pengakuan dunia. Di Indonesia ada Raia dan Zhia, duo cewek yang menamakan grup musik mereka Story of Lea, mereka konsisten membawakan pop akustik vintage pada setiap aksi panggung mereka di berbagai event di Kota Bandung.

Melihat potensi yang dimiliki Story of Lea, Dicky eks Drummer Five Minutes merekrut mereka untuk jadi talent binaan bagi Ruang Kreasi Studious, sebuah wadah yang didirikan untuk anak bangsa, guna berkreativitas dalam melahirkan karya. Ruang Kreasi Studious resmi meluncurkan Story of Lea  pada Minggu, 14 Februari 2021 di kanal YouTube ruangkreasi tv.

Para personal grup musik Story of Lea bersama Dicky Eks Drummer Five Minutes. (Dok. Istimewa)

Raia salah seorang personal Story of Lea yang tinggal di Bandung, saat kami wawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Minggu (14/2/2021) mengatakan, “Personil grup musik Story of Lea ada dua orang. Saya di vokal dan gitar, Zhia di bass. Kami mengusung genre musik pop berkonsep akustik vintage. Kami siap dibina Ruang Kreasi Studious karena visi dan misi kami sama. Pergerakan, cara, dan langkah kami satu pemikiran untuk mewujudkan cita-cita.”

Raia juga mengatakan ekspektasi Story of Lea bergabung dengan Ruang Kreasi Studious untuk mengaplikasikan dan merealisasikan karya-karya Story of Lea dalam bentuk digital dan konvensional, juga untuk mempromosikannya agar lebih dikenal oleh penikmat musik di Tanah Air. Story of Lea optimis memperkuat karakter dalam memperkenalkan konsep musik yang mereka usung, dengan mengikuti sistem dan program kerja dari Ruang Kreasi Studious.

Pada kesempatan yang sama, Dicky, salah seorang pendiri Ruang Kreasi Studious mengatakan ketertarikannya pada Story of Lea karena materi lagu dan konsep musik yang mereka usung, pop akustik vintage, karena tidak terlalu sulit untuk mengemasnya menjadi suatu produk. Selain itu, Story of Lea punya banyak perbendaharaan lagu, mereka punya attitude yang baik.

Dicky juga mengatakan, dari segi konsep musik, Story of Lea tidak akan banyak diubah oleh Ruang Kreasi Studious, hanya penampilan mereka yang akan lebih disesuaikan dengan konsep musik mereka.

“Konsep musik akustik juga sangat digilai oleh penikmat musik di Indonesia di tengah ramainya genre dan konsep musik lainnya pada saat ini, tapi masih sedikit band di Indonesia yang mengusung format akustikan. Inilah yang membuat saya yakin Story of Lea bisa mendapatkan tempat di khasanah musik Tanah Air, dengan memperdengarkan lagu mereka ke semua kalangan. Story of Lea sengaja kami luncurkan pada 14 Februari, karena lirik dan konsep musiknya, membuat saya berpikir untuk tidak melewatkan momentum di saat orang-orang merayakan hari kasih sayang,” kata Dicky.

Raia dan Zhia, personal grup musik Story of Lea. (Dok. Istimewa)

Selain itu Dicky juga mengatakan, Ruang Kreasi Studious akan meluncurkan Story of Lea bersamaaan dengan rilisnya lagu terbaru Story of Lea yang berjudul Di Antara Dia.

“Sebenarnya kami sudah merencanakan sebuah acara peluncuran Story of Lea dan lagu terbaru mereka pada salah satu venue di Bandung. Tapi karena kondisi saat ini tidak memungkinkan, maka kami memutuskan peluncuran Story of Lea dilakukan pada salah satu program live streaming di kanal YouTube ruangkreasi tv, dan lagu terbaru mereka kami rilis pada digital music stores,” kata Dicky.

Sementara itu Raia mengatakan, lagu Di Antara Dia ia tulis terinspirasi dari cerita-cerita yang dialami oleh banyak orang di sekitarnya, ia rangkum untuk dijadikan lirik sebuah lagu. Lagu tersebut bercerita tentang sepasang kekasih yang terlibat suatu hubungan yang didasari perasaan cinta yang tidak bisa dipaksakan. Namun, jauh sebelum hubungan dan perasaan itu lahir, sudah ada hubungan dengan hati yang lain. Pesan lagu tersebut agar kita tidak memaksakan sesuatu yang diharapkan dan diinginkan, jika hal itu akan menyakiti hati yang lain. Sebesar dan setulus apapun cinta itu, bukankah mencintai itu tidak selalu harus memiliki?

Juga  pada kesempatan yang sama, Zhia mengatakan, Story of Lea berdiri pada 21 Oktober 2019 di Bandung. Berawal dari satu hobi dan misi yang sama, yang pernah direncanakan untuk band mereka sebelumnya, tetapi tidak terlaksana. Karena kesibukan masing-masing, akhirnya band tersebut bubar. Namun Raia dan Zhia tetap bersemangat untuk melanjutkan misi tersebut, dengan menerapkan konsep musik yang diusung Story of Lea pada saat ini. Background bermusik para personal Story of Lea dari lingkungan keluarga.

“Story berarti cerita, semua lirik lagu karya Story of Lea berasal dari kisah nyata yang pernah dialami oleh banyak orang. Lea bila diartikan secara numerik angkanya berjumlah 18, artinya ekspresi kreatif, menurut studi numerologi. Berdasarkan itu, akhirnya kami memutuskan untuk memberi nama band kami Story of Lea. Sasaran bermusik kami tujukan untuk seluruh lapisan masyarakat, baik remaja, maupun dewasa, semoga lirik lagu dan alunan musik yang kami sajikan dapat mewakili perasaan semua orang,” kata Zhia.

Story of Lea  sudah mempunyai add player sendiri, sehingga tidak menjadi kendala bagi Ruang Kreasi Studious untuk mengemas keperluan live perform mereka. Kebiasaan Story of Lea saat tampil dipanggung yang juga menampilkan lagu-lagu tradisi Sunda, menurut Dicky itu sesuatu yang luar biasa, karena jarang dilakukan oleh para musisi milenial, khususnya di Jawa Barat. Dicky tidak menutup kemungkinan di kemudian hari Ruang Kreasi Studious meriliskan Story of Lea dengan lagu Sundanya.

Zhia mengatakan, “Menyajikan karya musik yang diadopsi dari tradisi dan budaya akan menjadikannya sesuatu yang berbeda, bisa dianggap sebagai sebuah kreativitas, dan bentuk kebanggaan dan apresiasi kami pada seni budaya tanah kelahiran kami, Sunda.”

(Muhammad Fadhli)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Unit Pemberantasan Pungli Kota Payakumbuh laksanakan Sosialisasi Pencegahan Pungli dan Gratifikasi bagi ASN dan Penyedia/Rekanan

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Kota Payakumbuh mengadakan sosialisasi pencegahan pungli dan gratifikasi dalam pengadaan barang dan jasa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta bagi penyedia/rekanan yang bekerjasama dengan Instansi di Pemerintah Kota Payakumbuh yang digelar di Aula Ngalau Indah lantai 3 Kantor Wali Kota Payakumbuh, Rabu(28/7).
- Advertisement -

Lawan Pembiayaan Rentenir, Gubenur Bersama OJK Kukuhkan Tim TPAKD Se Sumbar

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Setelah dilakukan pertemuan dan sosialisasi sebelumnya pada bulan Maret 2021, yang digagas OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Provinsi Sumatra Barat bersama seluruh kabupaten/kota Provinsi Sumatra Barat yang bertujuan untuk menyusun serta percepatan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) kabupaten/kota di Sumatra Barat.

Puluhan Hektar Sawah Di Jorong Pudak Nagari Sijunjung Mengalami Kekeringan

Sijunjung, BeritaSumbar.com,- Puluhan hektar sawah tadah hujan di jorong Pudak Nagari Sijunjung, disinyalir gagal diolah tahun ini, karena rendahnya curah hujan saat ini, kata Malin Cahyo, Tokoh Masyarakat Jorong Pudak, Sabtu (24/7).
- Advertisement -

Kawa Naik Daun Terima Kujungan Tim Penilai Pemuda Pelopor Provinsi Sumatera Barat

Limapuluh Kota_ Beritasumbar.com _ Pada tahun 2021 ini, Kawa Naik Daun dipercaya sebagai peserta lomba Pemuda Pelopor tingkat provinsi Sumatera Barat, mewakili Kabupaten Limapuluh Kota, menerima kunjungan dari tim penilai lomba Pemuda Pelopor tingkat Sumbar Pada Selasa 27/07. Bertempat dikediaman M.Hadid Qosim.ST sekaligus rumah produksi Kawa Naik Daun, Padang Ambacang Situjuh Limo Nagari Kab. Limapuluh kota.

Lawan Pembiayaan Rentenir, Gubenur Bersama OJK Kukuhkan Tim TPAKD Se Sumbar

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Setelah dilakukan pertemuan dan sosialisasi sebelumnya pada bulan Maret 2021, yang digagas OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Provinsi Sumatra Barat bersama seluruh kabupaten/kota Provinsi Sumatra Barat yang bertujuan untuk menyusun serta percepatan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) kabupaten/kota di Sumatra Barat.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

CRID feat Anto Baret Rilis Lagu Honocoroko, Maknai Kesetiaan Hidup Bernegara Saat Hadapi Pandemi

Asal mula aksara Jawa yang dikenal dengan sebutan Honocoroko terdapat dalam legenda Ajisaka. Kisahnya yang mengharukan bisa menjadi bahan edukasi bagi mental bangsa dalam kesetiaan hidup bernegara, apalagi di situasi pandemi saat sekarang ini. Di momen penyambutan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, grup band CRID feat Anto Baret mengangkat mitologi tersebut di lagu terbaru mereka yang berjudul Honocoroko, soft lauching-nya akan dilakukan di acara tumpengan kecil pada Minggu, 18 Juli 2021 di Jalan Kalipasir No. 16 Cikini, Jakarta Pusat.

Amir Roez feat Ocka Sampaikan Pesan Perdamaian untuk Dunia Lewat Rilis Lagu Seperti Waktu

Pandemi Covid-19 masih terjadi hingga saat ini, wabah tersebut juga menimbulkan prasangka dan rasa saling curiga yang berujung pada caci maki, baik antara individu maupun kelompok tertentu. Tak ingin kondisi tersebut memberi efek negatif pada psikologis masyarakat, Amir Roez featuring Ocka memberi pesan perdamaian melalui lagu terbaru berjudul Seperti Waktu, dirilis pada Rabu, 7 Juli 2021 di kanal YouTube Sembilan Production Official.

AM Kuncoro Rilis 3 Karya Lagu dari 3 Genre Musik di Bulan Juni 2021

Karya lagu biasanya terlahir dalam genre musik tertentu. Setiap genre musik memiliki pangsa pasarnya tersendiri. Seorang penikmat musik bisa saja menyukai lebih dari satu genre musik. Membaca peluang tersebut, AM. Kuncoro, Vokalis grup band Heniikun Bay akan merilis 3 lagu dari 3 genre di bulan Juni 2021 pada stasiun radio berbagai kota di Indonesia.

Prima Founder Records Gelar Jumpa Pers OST Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno

Kepiting Tapal Kuda dikenal masyarakat Jawa dengan nama Mimi Mintuno. Mereka memfilosofikan Mimi Mintuno sebagai sepasang hewan sejoli yang saling setia sehidup semati. Filosofi tersebut jadi budaya tersendiri bagi masyarakat Jawa, termaktub dalam doa pada saat prosesi pernikahan, "Dadio pasangan koyo mimi lan mintuno", artinya "Jadilah pasangan yang awet dan setia seperti mimi dan mintuno”.

AM Kuncoro bersama Steven & Tege Coconut Treez Siap Lestarikan Bahasa Daerah Lewat Lagu Mimi Mintuno Tresno

Sebuah lagu juga dapat menjadi media dalam pelestarian bahasa daerah untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya. Seperti Mimi Mintuno Tresno, lagu yang ditulis dan dinyanyikan oleh AM. Kuncoro berkolaborasi dengan Steven & Tege, dua personal Coconut Treez, grup musik reggae legendaris Indonesia yang popular dengan lagu Welcome to My Paradise.

The Bungsu Optimis Rilis Single Perdana Setelah 16 Tahun Berkiprah

The Bungsu bukanlah nama baru di peta musik Tanah Air. Grup band tersebut sudah 16 tahun menjajal berbagai panggung hiburan di Bandung, kota asalnya. Berbekal kematangan dari menjalani proses bermusik, The Bungsu optimis merilis single perdananya yang berjudul 'Cinta Sebelah Mata' pada Kamis, 27 Mei 2021 di kanal YouTube Ruangkreasi TV.

Prima Founder Records Buka Casting Web Series Mimi Mintuno – The Story of Tresno

Songbanyu, sebuah desa terpencil yang terletak di ujung timur Provinsi Yogyakarta memiliki keindahan alam yang begitu mempesona. Melihat potensi yang dimiliki oleh desa tersebut, Prima Founder Records mengangkat kearifan lokal yang dimilikinya ke dalam web series yang berjudul Mimi Mintuno – The Story of Tresno, casting-nya resmi dibuka dari tanggal 12 - 23 Mei 2021 untuk para pegiat seni peran di seluruh Indonesia.

Alex Yunggun Produseri Sendiri Single Solo Perdananya ‘Painting of Beauty’

Alex Yunggun, remaja berusia 16 tahun asal Kota Yogyakarta punya selera dan imajinasi unik dalam menulis lagu, seperti pada lagu Painting of Beauty yang akan menjadi single solo perdananya. Alex Yunggun akan take vokal lagu tersebut pada pada Senin, 31 Mei 2021 di Yogyakarta.

Andre Gustian Vokalis Lochness Rilis Single Solo Perdana Gadisku, Karya Yoni Dores Penulis Lagu Nike Ardila

Andre Gustian, Vokalis grup band Lochness dipercaya Yoni Dores, adik kandung Deddy Dores untuk menyanyikan karya lagunya yang berjudul Gadisku. Lagu tersebut jadi single perdana Andre Gustian, dirilis pada Kamis, 20 Mei 2021 di channel YouTube Bintang Delapan Production.

AM Kuncoro Vokalis Heniikun Bay feat Steven & Tege Coconut Treez Bakal Rilis Ulang ‘Mimi Mintuno Tresno’

AM. Kuncoro, Musisi asal Kota Yogyakarta makin mendapat pengakuan di industri musik Tanah Air. Karya lagunya yang berjudul Mimi Mintuno Tresno dipercaya jadi soundtrack film serial Mimi Mintuno. Untuk versi soundtrack film tersebut, lagu Mimi Mintuno Tresno digarap ulang oleh AM. Kuncoro bersama dua musisi reggae legendaris Indonesia, Steven dan Tege Coconut Treez, proses recording dan syuting videoklipnya akan dilakukan pada 28 - 30 Mei 2021 di Yogyakarta.
- Advertisement -