Tanah Datar,BeritaSumbar.com,-Pesta demokrasi yang digelar serentak 14 april lalu telah usai. Banyak pelajaran dan pembelajaran yang bisa diraih, ada yang menang dan tak sedikit yang menuai kekalahan atau gagal merebut kursi parlemen, baik itu ditingkat I atau tingkat II maupun ditingkat Pusat.

Keadaan belum beruntung itu juga dirasakan oleh DPC PKB Tanah Datar, dari 4 daerah pemilihan yang ada, belum ada 1 orang pun yang bisa mewakili partai berlambang bola dunia bintang sembilan tersebut untuk duduk dirumah bagonjong pagaruyung Tanah Datar.

Menyikapi kegagalan tersebut, Rezki Aryendi, Politisi Muda PKB, mengungkapkan” PKB Tanah Datar jika ingin besar, maka harus bergerak dan besar bersama NU, PKB adalah simbol politik ulama, dan PKB akan besar dengan sendirinya ketika PKB menghormati dan memuliakan ulama melalui NU nya” ulasnya.

Tokoh muda lintau ini juga berharap” dengan lahir dan besarnya PKB ditanah datar, ini merupakan bukti kebangkitan para ulama minangkabau bersama NU nya diluhak nan tuo ini” paparnya.

Perintis milenial muda tanah datar ini juga mengungkapkan” PKB jika ingin besar, harus berani masuk ke kampung kampung, nagari nagari serta ke jorong jorong mengaji disuaru kecil, karena disitulah benih NU bertabur, maka tidak akan terasa PKB dan NU akan besar dengan sendirinya diranah luhak nan tuo ini” tutup aktifis PMII ini.(*)

loading...