22 C
Padang
Kamis, Januari 21, 2021
Beritasumbar.com

Rapat Paripurna HUT ke-50 Kota Payakumbuh, Riza Falepi : Pimpinan Kota Selanjutnya Jangan Biarkan Kota Ini Auto Pilot
R

Kategori -

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Kota Payakumbuh dengan tema “Tingkatkan Sinergisitas dan Pembangunan Menuju Payakumbuh Maju dan Masyarakat Sejahtera” digelar di Ruang Sidang Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Raktat Daerah (DPRD) setempat, Kamis (17/12).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Hamdi Agus itu dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat diwakili Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra Setdaprov Beni Warlis, Wali Kota Riza Falepi, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, Wakil Ketua DPRD Wulan Denura, Wakil Ketua DPRD Armen Faindal, Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda, Sekda Kabupaten Limapuluh Kota Widya Putra, mantan Wali Kota Payakumbuh Capt. Josrizal Zain, tokoh pendiri Kota Payakumbuh Dt Rajo Sulaiman, unsur Forkopimda, pimpinan ormas, dan tokoh masyarakat setempat.

Menariknya, Wali Kota Riza Falepi, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, Sekda Rida Ananda, dan seluruh Kepala OPD yang mengikuti rapat itu memakai baju dengan bahan dari produk Tenun Balai Panjang Payakumbuh. Payakumbuh sebagai Kota Randang, kota yang rancak dan terpandang.

Diawali dengan pembacaan wahyu ilahi oleh Qori Yano, Anak Nagari Aua Kuniang. Rapat paripurna digelar secara virtual via apliasi Zoom. Di ruangan rapat hanya boleh 50 orang saja karena dibatasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, diiikuti oleh kepala OPD di lantai III balaikota, serta disaksikan secara langsung oleh banyak warga lewat media sosial facebook, instagram, dan youtube resmi Pemerintah Kota Payakumbuh. Dalam rapat itu, juga ditampilkan video kilas balik sejarah Kota Payakumbuh.

Wali Kota Riza Falepi dalam pidato HUT ke-50 Kota Payakumbuh menyampaikan arti dari bertambahnya usia Payakumbuh kali ini sebagai mile stone atau batu penanda perjalanan setengah abadnya, itu bukanlah waktu sebentar. Silih berganti pemerintahannya sebagai bentuk pengbadian untuk pembangunan kota.

“Payakumbuh lahir, saya juga baru lahir, meski amanah sebagai pemimpin itu berat, namun harus dijalankan. Mari kita sambut hari ini sebagai wujud rasa syukur kepada Allah serta ungkapan terimakasih kepada pejuang pendahulu atas berdirinya kota ini. Kami juga mengapresiasi wali kota dan wakil wali kota periode pertama sampai periode sebelum kami yang telah berjasa membimbing masyarakat sampai saat ini,” kata Riza.

Wali Kota Riza Falepi juga menceritakan bagaimana sejarah Payakumbuh dari sejak masih menjadi bagian pemerintahan Luhak Limopuluah hingga sampai menjadi sebuah kota secara administratif. Riza ingin menjadikan Payakumbuh sejajar dengan kota maju, dirinya terus mengerahkan effort dan usaha lebih besar, akselerasi cepat, dan kesungguhan kuat dengan rencana program yang baik, serta berusaha efektif dan efisien menggunakan anggaran.

“Kita turut memastikan pemerintah hadir sebagai pelayan terbaik bagi masyarakat. Capaian-capaian yang telah ada ini secara statistik dan angka sudah menggembirakan. Namun yang sampai saat ini mengganjal adalah PR kedepan bagi wali kota selanjutnya menghadirkan sumber pertumbuhan dan daya saing yang lebih tinggi, dan menghadirkan kemakmuran. Jangan biarkan kota ini Auto Pilot dan tidak menghadirkan pertumbuhan yang berkualitas,” tegas Riza.

Wali Kota Dua Periode itu juga menegaskan Payakumbuh butuh industri yang bisa meningkatkan perekonomian. Dalam hal ini dibutuhkan peran kepala daerah, DPRD, akademisi dan komponen masyarakat bersama perangkat daerah mewujudkannya.

“Kemajuan kota harus dilihat sebagai suatu dukungan yang muncul dari berbagai hal. Seperti perguruan tinggi, sumber industri, dan penataan kota yang baik, karena kota Payakumbuh tidak memiliki hasil tambang guna meningkatkan pendapatan asli daerahnya,” kata Riza.

Wali Kota Riza Falepi juga memaparkan beberapa inovasi langkah strategis bagi Kota Payakumbuh, seperti hadirnya Mal Pelayanan Publik Kota Payakumbuh, menggeliatnya sentra IKM, membangun pusat ekonomi dan sosial yang baru, mendapatkan sumber pendanaan lain dari APBN, dan memastikan mandatory spending yang diamanahkan pemerintah pusat, dimana government spanding lebih optimal dalam mendorong bergeraknya roda ekonomi yang pada gilirannya secara akumulasi dari tahun ke tahun mampu menopang serta menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Ketua DPRD Hamdi Agus menyampaikan 17 Desember 1970 merupakan hari lahirnya Kota Payakumbuh secara administratif. Genap berusia setengah abad pada tahun 2020.

“Rapat paripurna ini adalah bentuk rasa syukur atas nikmat dan rahmat Allah SWT, sehingga pada usia emas kota ini bisa kita merasakannya bersama-sama, selamat berulang tahun Kota Payakumbuh. Meski sederhana, namun ini tidak mengurangi semangat, rasa syukur, dan kebahagiaan menyambut hari jadi kota ini,” kata Hamdi.

Diterangkannya, Payakumbuh telah banyak menoreh catatan dan prestasi penting, menjadi bagian yang tak mungkin terpisahkan dari sejarah perkembangannya. Angka 50 merupakan angka cukup besar.

“Merujuk kepada apa yang sudah kita lakukan, usia 50 tahun menunjukkan kedewasaan dan kemapanan, meski masih banyak kekurangannya, ini bisa diperbaiki demi mengukur dan mengubah wajah Payakumbuh kedepannya,” ujarnya.

Hamdi menyampaikan kalau Payakumbuh terus bergerak untuk kemajuan dan kebaikan, masing-masing wali kota sejak awal kota ini berdiri telah meninggalkan jejak yang vital, baik fisik maupun non fisik.

“Di masa kepemimpinan Riza Falepi dan Erwin Yunaz juga sangat banyak perubahan terjadi, baik fisik kota ini dan mental masyarakatnya juga. Ini membuat kita senang, wajah Payakumbuh berubah mempesona, muncul destinasi wisata baru, serta sarana prasarana umum yang mensejahterakan masyarkat,” ungkapnya.

Hamdi mencontohkan, seperti Batang Agam yang ramai dikunjungi, hal ini dapat dicapai karena adanya kerjasama. Ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, baik sosial, ekonomi, budaya, dan pembangunan lainnya untuk Payakumbuh. Tertumpang harapan bagaimana program dapat direalisasikan, asas manfaat yang dirasakan masayarakat, apalagi kondisi hari ini pandemi Covid-19, perlu melaksanakan program kegiatan dengan tepat waktu.

“Covid-19 belum akan berakhir dalam waktu dekat. Semoga wali kota bisa membawa kita selamat dari wabah ini, dan kita selalu dilindungi Allah dalam setiap usaha itu. Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap semangat bekerja dan kreatif dengan karya, demi meningkatkan perekonomian dan kehidupan di Payakumbuh. Setiap lini bahu membahu membangun Payakumbuh ini,” tegasnya.

Hamdi juga memaparkan beberapa prestasi dan penghargaan Payakumbuh di tingkat provinsi dan nasional. Seperti SAKIP dengan predikat BB, Praktik Baik Pencegahan Korupsi, Penghargaan mendorong keberhasilan UMKM, WTP dari BPK RI ke 5 kali sejak 2015, Penghargaan Pelaksana Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemda se Sumatera Barat dari Bank Indonesia.

Di sisi Tokoh Masyarakat Capt. Josrizal Zain dalam sambutannya berkata kalau merayakan hari ulang tahun ini sejatinya adalah mengenang sejarah berdirinya kota Payakumbuh, dan siapa yang berjasa dalam menjadikan Payakumbuh sebagai kota.

“Pendirian kota ini sudah digagas pada 1950 waktu Bupati Luak Limopuluah Darwis, sempat tertunda selama 20 tahun, pada tahun 1970 baru terlaksana, dan waktu itu saya masih SMA kelas 3. Mari kita mendoakan para founding fathers khusnul khatimah dan Allah membalas jasa mereka,” kata Yos, panggilan akrab mantan Wali Kota Payakumbuh Periode 2002-2012 itu.

Josrizal menyebut di usia emas Kota Payakumbuh ada harapan introspeksi dan evaluasi sejauh mana setiap pihak telah berbuat untuk ikut merobah atau menciptakan Kota Payakumbuh lebih maju moderen, sejahtera, dan tetap memegang teguh Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Atas nama tokoh masyarkat sekaligus mantan wali kota, kami menyampaikan rasa terimakasih, penghargaan, apresiasi, dan komplimen kepada wali kota, wakil wali kota, pimpinan DPRD dan jajarannya yang telah bekerjasama baik selama ini, sehingga mampu diraih prestasi membanggakan. Kita harus merasa bangga, karena di Payakumbuh ada kerjasama baik, koordinasi, sinergi, signifikasi, dan konsistensi antar lini,” ujarnya.

Josrizal juga berpesan pimpinan daerah dan jajaran serta DPRD Payakumbuh harus tetap menjalankan tugasnya engan baik. Tanpa ada kerjasama tak mungkin sebuah kota mendapatkan prestasi dan penghargaan.

“Managemen keuangannya baik dengan 5 kali penghargaan opini WTP dari BPK tentu karena pengelolaannya fair, transparan, ada credibility dan accountability disana. Pertumbuhan ekonomi walaupun di Sumbar menurun karena Covid-19, tapi Payakumbuh masih naik sebesar 1,15 persen, dan hingga saat ini tingkat kemiskinannya lebih kurang 4 persen,” katanya.

Menurutnya lagi, di zaman pandemi, pemerintah Kota Payakumbuh yang menjalankan tugasnya masih bisa memberi pemberdayaan kepada masyarakat. Sehingga keadaan masyarakat dalam menghidupi keluarganya tetap berjalan baik-baik saja.

“Payakumbuh termasuk kota terbaik di Indonesia dalam akses sanitasi, hampir 100 persen akses pengelolaan sanitasi baik. Sementara untuk pengelolaan air minum, Payakumbuh sudah lebih dari 98 persen. yang paling saya hargai sekali adalah pemkonya mampu memberdayaan sungai, dengan sungai diletakkan di depan dan diberdayakan menjadi sumber kehidupan. Ini sangat indah, memang tidak boleh membuang sampah dan limbah ke sungai, sekarang malah jadi tempat rekreasi, betah saya berada di Payakumbuh untuk berolahraga,” ujarnya.

“Terakhir, juga yang paling membanggakan adalah indeks pembangunan manusia di Payakumbuh. Dimana pelayanan kepada masyarakat secara kesehatan, pendidikan, dan ekonominya sangat bagus. IPM Payakumbuh termasuk 3 besar di Sumatera Barat pada 2017, di Indonesia nomor 44, artinya ada ratusan kota/kabupaten berada di bawah Payakumbuh,” pungkasnya.

Gubernur Sumatera Barat diwakili Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra Setdaprov Beni Warlis mengucapkan selamat hari jadi Kota Payakumbuh, semoga menjadi negeri yang sejahtera. Ini momentum yang penting dalam upaya mensejahterakan masyarakat Kota.

“Kita juga menginventarisasi berbagai kegiatan yang sudah dan akan dilakukan dimasa akan datang. Mari Kita evaluasi tidak hanya pemerintah dan DPRDnya saja, tetapi juga masyarakat. Kota Payakumbuh sudah berada dijalan yang tepat, dengan torehan berbagai prestasi baik ditingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

Menurut Beni, pemulihan sektor ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan perdagangan harus menjadi perhatian serius di tengah pendemi Covid-19.

“Kami apresiasi dinergi Pemko dan DPRD, Forkopimda, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan bundo kandung. Jangan ada kepentingan lain selain kepentingan masyarakat. Mari Kita sukseskan Perda AKB Nomor 6 tahun 2020 dengan tetap melakukan produktivitas dengan kebiasaan baru. Ekonomi mengalami aktraksi tetapi pertumbuhan tetap berada di atas 1,8 persen,” ungkapnya. (Humas)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Melalui Disperkim, Pemko Payakumbuh Lanjutkan Program peningkatan Kualitas RTLH

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Payakumbuh kembali lanjutkan program kegiatan bantuan swadaya peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Payakumbuh untuk tahun 2021.
- Advertisement -

Nagari Koto Tuo Wakili Sijunjung Lomba Kampung Tangguh Tingkat Sumbar

Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung dinilai Tim Kampung Tangguh Provinsi Sumatera Barat, Jumat (15/1). Nagari Koto Tuo mewakili kabupaten Sijunjung dalam penilaian Kampung Tangguh yang akan bersaing dengan nagari lain di Sumbar.

PWI Tanah Datar Gelar KLW

Persatuan Wartawan Indonesia Tanah Datar gelar karya latihan wartawan di pendopo Indojalito Kamis (14/01) ini.
- Advertisement -

Peringatan Peristiwa Situjuah Diisi Dengan Ziarah Dan Tabur Bunga

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan peristiwa Situjuah ke-72 tahun 2021, Jumat (15/1/2021), berlangsung secara sederhana. Bila sebelumnya acara diawali dengan upacara dan berbagai atraksi, kali ini hanya berupa ziarah dan tabur bunga di makam Lurah Kincia Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Limo Nagari.

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Asik Ngelem Dan Bawa Sajam, 3 Pemuda Diamankan Satpol PP Payakumbuh

Menindaklanjuti laporan warga dengan adanya beberapa remaja yang kedapatan sedang mabuk akibat menghisap lem Banteng sehingga sering meresahkan sampai terjadi perkelahian, pada Selasa (19/1) dini hari sekitar pukul 02.00, Tim Penegak Peraturan Daerah Kota Payakumbuh bergerak cepat mengamankan 3 orang pemuda di depan Mesjid Muhammadiyah, pusat Kota Payakumbuh.

Disnakerin Payakumbuh: 51 Paket Pelatihan Akan Diselenggarakan Pada 2021

Payakumbuh, beritasumbar.com- Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh, mengemukakan pada tahun 2021 akan  ada 51 pelatihan keterampilan dari berbagai bidang yang akan...

Erwin Yunaz Kunjungi SMKN 1 Payakumbuh

Lakukan kunjungan ke SMKN (Sekolah Menengah Kejuruan Negeri) 1 Payakumbuh, Wakil Walikota Erwin Yunaz disambut langsung oleh kepala sekolah SMKN 1 Yunita Rosanti di ruang kerja bersama beberapa orang guru, Senin (18/1/2021).

Dua Orang Petugas Satuan Pengaman Sentra IKM Randang Dapat Penghargaan

Apel pagi di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh agak sedikit berbeda dari hari biasanya, dua orang petugas pengamanan dipanggil kedepan oleh kepala dinas secara khusus, Senin (18/1).

Pemerintah Kota Payakumbuh Ikuti Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PMA, PMDN dan UMKM seluruh Indonesia.

Menindaklanjuti surat Nomor 9/A.9/B.2/2021 dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Pemerintah Kota Payakumbuh mengikuti kegiatan secara Virtual Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Kemitraan antara Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) via Unique Link, Senin(18/1).

Covid-19 Merambah Tenaga Pendidik, Dinkes Payakumbuh Prediksi Kasus Bakal Meningkat

Dalam seminggu terakhir, di Kota Payakumbuh telah ditemukan sebanyak 42 orang guru terpapar Virus Corona (Covid-19), 8 diantaranya berdomisili di luar daerah atau daerah tetangga. Mulai dari guru TK, SD, SMP, dan SMK.

Silaturahmi Dengan Paguyuban Jawa Di Payakumbuh, Ini Kata Walikota

Wali Kota Riza Falepi menerima kunjungan dari perwakilan masyarakat suku jawa yang berada di Kota Payakumbuh yang dikenal dengan nama Paguyuban Saduluran Ngapak dan Paguyuban Pakuwojo di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, Minggu (17/1).

Polres Payakumbuh Rekonstruksi Pembunuhan Di Situjuah, 40 Adegan Diperagakan

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat melakukan rekonstruksi peristiwa pembunuhan di Jorong Bumbuang, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota yang terjadi saat hari H...

Erwin Yunaz Pimpin Goro Di Gedung Asrama Ponpes CI Yang Terbakar

Wakil Wali Kota Erwin Yunaz memimpin gotong royong pembersihan dan pembenahan puing-puing bekas kebakaran yang menimpa Asrama Putri Pondok Pesantren Cahaya Islam di Lingkungan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara Minggu (17/1) pagi.

Berpasangan Dengan YB Dt Parmato Alam, Wawako Kalahkan Dirut Perumda Tirta Sago Di Nusa Bersinar Cup

Wakil Wali Kota Payakumbuh memenangkan pertandingan eksekutif saat pembukaan turnamen Nusa Bersinar Cup 2020 di lapangan PB. Nusa Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Sabtu (16/01) malam.
- Advertisement -