26 C
Padang
Minggu, Juli 25, 2021
Beritasumbar.com

PR Besar Bupati Baru Padang Pariaman Jelang Pilwana
P

Kategori -

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,-Pemilihan Wali Nagari atau yang biasa kita sebut Pilwana merupakan salah satu bentuk pesta demokrasi masyarakat di tingkat Nagari yang diselenggarakan untuk memilih calon Wali Nagari terbaik versi masyarakat dan memenuhi harapan masyarakat.

Dalam hal ini masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pemilihan Wali Nagari dimana mereka berpartisipasi untuk memilih dan menentukan arah kemajuan bagi Nagari yang mereka tinggali. Sehingga, pemilihan Wali Nagari menjadi suatu proses yang penting dijalani dalam mewujudkan prinsip demokrasi di negara kita serta bagi keberlangsungan jalannya pemerintahan di lingkup Nagari.

Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah, praktis membuka kran demokrasi baru bagi masyarakat Indonesia yang selama ini mengharapakan sebuah proses pemilihan langsung di wilayah mereka dengan harapan perbaikan penyelenggaraan dan pelayanan publik di tingkat Nagari. Dengan adanya undang-undang ini, menandai berakhirnya penyelenggaraan pemerintahan Nagari yang didasarkan pada undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa. Karena dianggap sudah tidak lagi relevan dengan kemajuan dan peradaban yang semakin berkembang.

Selanjutnya dalam UU Otonomi Daerah No.32 Tahun 2004, disebutkan bahwa masa jabatan kepala desa 6 tahun lalu dapat dipilih kembali untuk 1 kali masa jabatan, Dan hanya dapat menjabat paling banyak 3 kali masa jabatan secara berturut-turut. Dalam perkembangannya terdapat perubahan terhadap peraturan tentang desa yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa.

Hal ini menjadi jawaban yang ditunggu-tunggu oleh pemerintah daerah untuk dapat mengisi kekosongan posisi kepala Desa atau Wali Nagari sekaligus dalam rangka implementasi Undang-Undang Desa. Dengan terbitnya Permendagri tentang UU Kepala Desa ini akan menjadi dasar hukum bagi pemerintah kabupaten Padang Pariaman untuk dapat melakukan Pemilihan Wali Nagari di daerahnya baik secara berbarengan maupun secara bergelombang.

Kontestasi Pilwana memiliki ciri khas dan karakteristiknya sendiri jika dibanding dengan Pilkada maupun Pilpres mengingat pemilihnya yang notabene secara letak geografis saling berdekatan dan beberapa diantaranya memiliki hubungan kekerabatan dengan sang calon Wali Nagari. Hal ini mengakibatkan suhu dan tensi politik menjelang Pilwana cukup memanas karena berkaitan dengan tarik menarik dukungan dan kepentingan masing-masing kubu.

Semakin menjadi menarik ketika mengamati komunikasi politik dan strategi marketing politik yang dilancarkan masing-masing kubu demi meraih suara sebanyak-banyaknya kepada calon pemilih. Segmentasi pemilih yang beragam juga turut berpengaruh dalam pola strategi yang digunakan timses masing-masing calon. Mulai dari segmentasi usia seperti kalangan generasi X yang berada di kisaran usia 41-50an, generasi Y yang berada di kisaran usia 30-40an, ataupun generasi Z atau yang dikenal kalangan milenial atau kaum muda usia produktif yang lahir di tahun 90-an sampai 2000an yang saat ini berusia belasan tahun sampai dibawah 30 tahun.

Berbagai kemungkinan terjadinya hal buruk seperti kecurangan, perselisihan antar kubu tentunya bisa saja terjadi, ini sangat perlu di antisipasi oleh penyelenggara ataupun pemerintah daerah kabupaten Padang Pariaman. Pemilihan Wali Nagari di Padang Pariaman mengacu kepada peraturan daerah no 6 tahun 2016 tentang pengangkatan dan pemberhentian Wali Nagari lalu peraturan bupati Padang Pariaman nomor 23 tahun 2017 tentang tata cara pemilihan, pengangkatan, dan pemberhentian Wali Nagari. Dalam dua dasar hukum ini tertera tatacara pembentukan panitia, pemilihan, hingga penetapan pemenang.

Berdasarkan peraturan daerah dan peraturan Bupati tersebut menjadikan pemilihan Wali Nagari di Kabupaten Padang Pariaman tidak begitu ketat dan belum bisa menjamin keamanannya, kemungkinan terjadinya kecurangan dari penyelenggara dan pihak pendukung atau tim sukses begitu besar dikarenakan tidak adanya pembentukan panitia pengawas dalam pemilihan Wali Nagari, tentunya dalam hal ini juga memungkinkan terbukanya ruang konflik yang cukup besar untuk melakukan hal-hal yang tidak diduga-duga oleh masyarakat.

Berdasarkan peraturan Bupati Padang pariaman nomor 23 tahun 2017 pasal 6 bahwa panitia pemilihan di bentuk dari beberapa unsur yang ada, seperti perangkat Nagari, pengurus lembaga kemasyarakatan dan tokoh masyarakat Nagari, tentunya hal ini tidak bisa menjamin keamanan atau keadilan dalam pemilihan Wali Nagari. Pertanyaannya, kenapa pemerintah daerah Kabupaten Padang Pariaman bisa untuk pembentukan panitia pemilihan namun tidak bisa untuk membentuk panitia pengawasan pemilihan? Atau mungkin karena keterbatasan anggaran?

Menjelang dimulainya pemilihan Wali Nagari, hal ini menjadi PR besar dan perlu dibahas oleh pemerintah daerah Kabupaten Padang Pariaman, untuk menghidari kecurangan seharusnya memang perlu dibentuk panitia pengawasan tidak hanya panitia penyelenggara saja. Itu sangat perlu dilakukan untuk menjamin pemilihan Wali Nagari yang berkualitas juga tentunya untuk menjaga hak konstitusional masyarakat Nagari yang sesuai dengan prinsip dan azaz demokrasi.

Oleh : Adi Saputra (Ketua Karang Taruna Kec. Ulakan Tapakis)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Peringatan HUT IAD, Kejari-IAD Sijunjung Tabur Bunga Ke Makam Pahlawan

Sijunjung, beritasumbar.com - Dalam Rangka Peringatan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke 21 Tahun 2021, Kejaksaan Negeri Sijunjung beserta pengurus IAD setempat melaksanakan Ziarah...
- Advertisement -

Seluruh Jajaran ASN Kankemenag Kota Padang Panjang Ikuti Takbiran Virtual

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_Kakankemenag Kota Padang Panjang H. Gusman Piliang, beserta seluruh jajaran ASN Kankemenag Kota Padang Panjang mengikuti Semarak Malam Takbiran Idhul Adha Virtual bersama Presiden Republik Indonesia, Senin (19/07/2021) Pukul 19.30 Wib secara Virtual via Zoom Meeting, Channel You Tube, Tv Nasional, dan Medsos Kementerian Agama Republik Indonesia

Sebungkus ES Cindua “Merubah Tangis Menjadi Senyum” Pada Program Jumat Barokah.

Sijunjung, BeritaSumbar.com,--Apapun bisa dilakukan seseorang, yang penting ada kemauan dan usaha yang maksimal. Seperti yang dikerjakan oleh seorang Bapak yang bernama Fadhlur Rahman Ahsas, yang hari ini menjadi penggerak UMKM dengan melakukan berdagang ES Cindua Sagu Abak dengan berkeliling memakai motor buntutnya.
- Advertisement -

Padang Panjang PPKM Level 4, Kakankemenag Ikuti Rapat Bersama Walikota

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_Kakankemenag Kota Padang Panjang diwakili Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Wahyu Salim mengikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 serta Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Padang Panjang, Rabu (21/07/2021)

Sebungkus ES Cindua “Merubah Tangis Menjadi Senyum” Pada Program Jumat Barokah.

Sijunjung, BeritaSumbar.com,--Apapun bisa dilakukan seseorang, yang penting ada kemauan dan usaha yang maksimal. Seperti yang dikerjakan oleh seorang Bapak yang bernama Fadhlur Rahman Ahsas, yang hari ini menjadi penggerak UMKM dengan melakukan berdagang ES Cindua Sagu Abak dengan berkeliling memakai motor buntutnya.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pemerintah Kecamatan Ulakan Tapakih Gelar Rakor Bersama Tungku Tigo Sajarangan.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,-Dalam pelaksanaan tugas-tugas Pemerintahan dan menjalin komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kecamatan Ulakan Tapakih Kabupaten Padang Pariaman menggelar Rapat Koordinasi dengan Tungku Tigo Sajarangan. Pertemuan tersebut dilaksanakan pada Senin (19/7) bertempat di aula Kantor Camat setempat.

Camat Ultap Apresiasi Nagari Sungai Gimba Ulakan, Berhasil Salurkan BLT DD Tepat Waktu.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,- Disaat kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum terkendali, dan Kabupaten Padang Pariaman belum keluar dari zona merah, Nagari Sungai Gimba Ulakan telah berhasil salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun 2021 selama enam bulan terakhir tepat waktu.

Setelah Buron, Pelaku Pengeroyokan Berhasil Diringkus Polisi

Padang Pariaman, beritasumbar.com - Setelah sempat buron alias melarikan diri selama hampir empat bulan, akhirnya salah satu pelaku pengeroyokan korban tewas akibat teriakan maling...

Tim Terpadu Lakukan Pengawasan Perizinan Tambak di Pesisir Pantai Padang Pariaman.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,- Untuk meningkatkan investasi dan kemudahan berusaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, serta mendorong peran serta masyarakat dan sektor swasta dalam pembangunan di daerah. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap usaha tambak udang, yang semakin banyak bermunculan di pesisir pantai daerah itu.

Kapolres Padang Pariaman Semprot Disinfektan di Seputar Rumah Warga Isolasi Mandiri

Padang Pariaman,   - Mendengar laporan terkait adanya satu keluarga sedang isolasi mandiri melanggar protokol kesehatan, Kapolres Padang Pariaman AKBP. Dian Nugraha HBWPS. SH. SIK,...

Tim Dari Polres Padang Pariaman Lakukan Kegiatan Power On Hand

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com- Polres Padang Pariaman melaksanakan kegiatan tim Power On Hand yang dipimpin langsung oleh Kapolres Padang Pariaman AKBP Dian Nugraha HBWPS, SH.SIK. Kegiatan yang diadakan pada Jumat 18/6 siang tersebut merupakan rangka pengecekan terhadap Korong yang dinyatakan zona orange.

Tingkatkan Kompetensi Guru Madrasah, MTsN 2 Padang Pariaman Gelar Lokakarya di Bukittinggi

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,_Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Padang Pariaman gelar Kegiatan Lokakarya Peningkatan Kompetensi Guru di Hotel Pusako Bukittinggi, Sabtu (19/06/2021)

Pasca Penetapan Zona Merah di Kabupaten Padang Pariaman, Polsek Nan Sabaris Gelar Operasi Yustisi

Padang Pariaman, beritasumbar.com,-Dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kecamatan Ulakan Tapakih (Ultap), Kabupaten Padang Pariaman pasca penetapan zona merah oleh Satgas Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, yang berlaku selama satu Minggu, sejak tanggal 13 - 19 Juni 2021. Jajaran Polsek Nan Sabaris dan Koramil 07 Pauh Kambar bersama Pemerintah Kecamatan Ulakan Tapakih dan Puskesmas Ulakan, melakukan Operasi Yustisi di lokasi-lokasi strategis dan beresiko tinggi terhadap penyebaran Covid-19.

BAZNAS Padang Pariaman Bantu Keluarga Punya Rumah Tak Layak Melalui Program Padang Pariaman Peduli

Padang Pariaman, beritasumbar.com - Hari Jum'at, (18/6) berkah sangat dirasakan oleh Keluarga Ali Syofyan yang merupakan salah satu penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni...

10 Orang Pelaku Pungli Dicokok Tim Satreskrim Polres Padang Pariaman

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,- Satreskrim Polres Padang Pariaman berhasil mengamankan 10 orang yang diduga melakukan pungutan liar (pungli). Mereka tersebut diamankan di lokasi yang berbeda-beda. Selasa 15/6/2021
- Advertisement -