Limapuluhkota,BeritaSumbar.com, – Masa Bakti DPD KNPI Limapuluh Kota akan segera berakhir, Itu dipastikan dengan digelarnya Rapat Pimpinanan Daerah (Rapimda) DPD KNPI Limapuluh Kota dalam waktu dekat ini. Itu berarti Musyawarah Daerah (MUSDA) KNPI Kabupaten Limapuluh Kota tak akan lama lagi.

Salah satu agenda dalam penyelenggaraan Musda tersebut adalah pemilihan calon Ketua Umum menggantikan Bambang Nasrul yang berakhir masa jabatannya. Dalam Musda Kali ini, Berbagai Calon Kandidat Ketua Umum DPD KNPI pun mulai bermunculan, ibarat benih sudah mulai bertaburan.

Sebut saja beberapa Nama Seperti Fajri Ramadhan yang sekarang menjabat sebagai sekretaris KNPI Limapuluh Kota, Pria yang santun ini berasal dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang notabene “dekat” dengan Partai Kader. Ada Desmar Ayudi, Pengurus KNPI Limapuluh Kota yang mudah senyum ini merupakan salah satu Kader Muhammadiyah dan Juga Caleg dari Partai Beringin dengan arti kata punya kedekatan Emosional dengan Sayap Partai. Ada lagi Prima Myfirstson, Mantan Presiden Mahasiswa STKIP Abdi Pendidikan yang juga aktif di Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) ini dikenal dekat dan menjadi orang kepercayaan “Buya” Wakil Bupati Limapuluh Kota yang berasal dari Partai PKB, dengan arti kata jika serius maju Prima akan menggunakan Barisan NU untuk mengantarkannya.

Masih ada beberapa calon yang berkeinginan maju tapi masih “malu-malu”, dan juga ada beberapa pilihan alternatif yang tidak bisa dianggap remeh salah satunya M. Ariful Fikri dari Gerbong Al-Washliyah, Fikri yang pernah menjabat sebagai Gubernur BEM dan saat ini merupakan salah satu Pengurus KNPI Sumbar dikenal dekat dengan Tokoh-tokoh Gonjong Limo Padang yang saat ini santer diberitakan tengah “menggodok” BA 1 C Kedepan.

Kursi KNPI 1 Limapuluhkota adalah Kunci Utama Kemenangan Pilkada Merebut BA 1 C, Geliat ber-KNPI adalah salah satu garda terdepan untuk pembangunan Limapuluh Kota, apalagi perebutan kursi nomor satu KNPI ini mempengaruhi perebutan kursi hangat kepala daerah. Yah, kenapa tidak? Sejogjanya KNPI adalah wadah pemersatu organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Limapuluhkota, yakni dari kecamatan sampai pada organisasi masyarakat yang bermuara kepada pemuda.

Sementara itu mendengar diwacanakannya untuk “menjebol” syarat usia maksimal 30 tahun di KNPI Limapuluh Kota yang belakangan ini disuarakan oleh beberapa kalangan, Anggota Komisi Organisasi dan Keanggotaan KNPI Sumbar- Surya menyatakan itu sangat sulit untuk terjadi ia mengatakan memang mendengar itu, bahkan tak hanya di Limapuluh Kota bahkan diberbagai daerah karena dirasa kurangnya tokoh muda dibawah usia 30 tahun.

“Jauah Panggang Daripado Api, Berdasarkan kesepakatan Rapimprov yang terdahulu seluruhnyo bersepakat untuak menjunjung UU No. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Ditambah juo setau kami kepengurusan Ketua Bambang mendapat dana Dari Pemkab yang notabenenya harus mengikuti aturan yang berlaku” Ujar Surya dihubungi Via Telepon.

Penulis: (Aan Muhammad – Pemerhati Luhak Limo Puluah)

loading...