29.2 C
Padang
Monday, November 30, 2020
Beritasumbar.com

Pertamina Mengkaji Penghapusan Premium dan Pertalite
P

Kategori -

PT Pertamina (Persero) kini tengah mengkaji penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan nilai oktan (Research Octane Number/ RON) di bawah 91 sejalan dengan rencana pemerintah untuk menerapkan BBM ramah lingkungan.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan kajian ini karena adanya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.20 tahun 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O mengatur bahwa bensin minimum harus RON 91. Ini artinya, bila mengacu pada peraturan tersebut, maka seharusnya tidak boleh ada lagi produk bensin di bawah RON 91 yang dijual ke publik.

Namun di sisi lain, lanjutnya, porsi penjualan bensin RON 88 atau Premium dan Pertalite dengan RON 90 memiliki porsi penjualan yang paling besar di antara bensin lainnya.

Berdasarkan data Pertamina per 22 Agustus 2020, penjualan harian bensin di bawah RON 91 ini mencapai 75.500 kilo liter (kl) atau 86,7% dari total penjualan harian rata-rata bensin perseroan yang sebesar 87.100 kl. Bensin jenis Pertalite dengan RON 90 memiliki porsi penjualan terbesar yakni mencapai 51.500 kl per hari, lalu disusul RON 88 atau Premium sebesar 24.000 kl per hari.

Jumlah kedua jenis bensin tersebut jauh berada di atas penjualan bensin dengan RON 92 ke atas seperti Pertamax dan Pertamax Turbo yang hanya memiliki porsi 13,3%. Penjualan bensin RON 92 atau Pertamax hanya sebesar 10.900 kl per hari dan Pertamax Turbo dengan RON 98 sebesar 700 kl per hari.

Jumlah ini memang menurun bila dibandingkan pada Desember 2019 sebelum adanya pandemi Covid-19, di mana penjualan harian bensin Pertamina bisa mencapai 98.100 kl. Pada Desember 2019, rata-rata penjualan harian Pertalite mencapai 58.200 kl dan Premium mencapai 28.300 kl. Begitu pun dengan penjualan Pertamax pada Desember 2019 mencapai 11.100 kl per hari dan Pertamax Turbo 600 kl per hari.

CEO Commercial & Trading Subholding Pertamina Mas’ud Khamid, mengatakan perusahaan akan terus mendorong penjualan bensin dengan RON 92 ke atas, salah satunya melalui program penambahan channel hingga ke pelosok desa seperti menargetkan 10.000 titik Pertashop per tahun. Dengan demikian, dia berharap konsumen bisa beralih ke BBM yang lebih ramah lingkungan.

“Untuk dapat mengakselerasi pertumbuhan konsumsi BBM ramah lingkungan tersebut, diperlukan dukungan terkait penetapan regulasi dari stakeholder terkait,” tuturnya kepada anggota Komisi VII DPR RI, Senin (31/08/2020).

sumber berita: CNBC Indonesia (Premium-Pertalite Berkontribusi 86,7%, Yakin Bisa Dihapus?)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Diterjang Banjir, Satu Jembatan Putus Di Tapan

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Satu unit jembatan permanen sepanjang 4 meter di Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan putus diterjang banjir, Rabu (25/11)....

Wawako Bandung Saksikan Penampilan SPD Band Di Pasar Ekraf 2020

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com--- SPD Band tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 di Agam Jua Art and Culture Cafe, Kawasan Batang Agam pada...

Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Bantu Kerugian Penabrak Mobil Dinas Yang Sedang Parkir

Tanah Datar,BeritaSumbar.com,-Malang tak dapek ditulak pepatah itu sering dilantunkan oleh masyarakat Minangkabau Sumatera Barat umumnya. Beberapa waktu yang lalu,...

Paud Yayasan Kemala Bhayangkari Ranting Lintau Buo Peringati HGN

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Paud Yayasan Kemala Bhayangkari ranting Lintau Buo peringati Hari Guru Nasional (HGN) secara sederhana pada hari Rabu 25/11/2020 di...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Apresiasi dan Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

JAKARTA - Dengan Akan memasuki masa Pensiun, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis terus melakukan Reformasi Birokrasi di tubuh Kepolisian, namun bursa calon...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Gaji THL di Payakumbuh dipastikan berkurang pada 2021

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Meski sempat mendapatkan penolakan dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), gaji Tenaga Harian Lepas di Kota Payakumbuh...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Menanam Bunga Krokot, Hobi Membawa Berkah Ditengah Pandemi Covid-19

Padang,BeritaSumbar.com,- Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang boring akan keadaan yang tak lazimnya seperti saat ini, hanya berdiam dan hampir semua...

Di Hari Pahlawan Para Kooperator Indonesia Gelar Diskusi Daring Dengan Tema “Inisiasi Pendirian dan Deklarasi Partai Koperasi di Indonesia”

Bertepatan dengan Hari Pahlawan pada Selasa, 10 November 2020, pukul 20.00-22.00 WIB, sejumlah aktivis koperasi atau yang biasanya disebut sebagai kooperator di...

Padang Panjang Latih Koperasi Mengelola Pembiayaan Berbasis Syariah

Padang Panjang, www.beritasumbar.com - Pemerintah Kota Padang Panjang ke depannya akan menerapkan sistem perekonomian syariah, untuk itu Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan...

APBD Payakumbuh 2021 Defisit, Ini Penyebabnya

Payakumbuh , www.beritasumbar.com - Perintah Kota Payakumbuh mulai bahas Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tahun 2021 bersama dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD)...

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang...

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

KOORDINASI PERUSAHAAN INDUSTRI

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh Pengertian Expansion(pengembangan) Pengembangan...

PENGAWASAN ANGGARAN

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh Pengertian Anggaran Anggaran...
- Advertisement -